Polisi Diminta Selidiki Kematian Istri Polisi di Diskotik Sky Garden

Masih kata Sanni, “ Belom lagi, bahwa ini menunjukkan kalo dimasa pandemi covid 19 ini pun ternyata diskotik itu tetap juga beroperasi. Dan ini sudah jelas melanggar prokes, dan apa mungkin disana diterapkan prokes.. ? Trus .. dimana petugas satgasi covid 19 itu ? Apa mereka gak tahu ? Kan enggak mungkin, “ tanya Sanni sambil tersenyum kesal.

Sanni juga menuding kalau aparat terkait, tidak berani menghadai pemilik dan pengelola diskotik tersebut. “Mreka para aparat ternyata dikangkangi dan dilecehkan oleh para bos diskotik itu. Dengan kejadian ini adalah sebagai bukti nyata apakah mereka akan diam saja ? Kita lihat aja nanti apa tindakan penegak hukum satgas covid 19,” jelas Sanni.

BACA JUGA:  Hari Ini Operasi Yustisi Digelar, Siap Siap Yang Tak Bermasker Diberi Sanksi Sosial

Sekedar mengingatkan, kejadian tewasnya Tetha, ketika dirinya dugem di Diskotik Sky Garden. Kemudian korban tiba tiba kejang-kejang diduga overdosis. Dimana pihak keluarga mengetahui kabar meninggal dunianya korban dari RSU Dr Djoelham Binjai. Hal itu diungkapkan suami korban EH yang diketahui sebagai anggota Polri berpangkat Briptu.

BACA JUGA:  Satpol PP Jangan Tebang Pilih Dalam Penegakan Perda

“Iya benar istri saya meninggal di rumah sakit Dr Djoelham Binjai, tadi pagi ” ucap Briptu Edy Haryono.

Ketika disinggung apa penyebab korban meninggal dunia, suami korban langsung enggan memberika jawaban. ” Saya tidak tahu, maaf ya saya lagi berduka,” Katanya sembari berjalan meninggalkan kru koran ini.(pian)