oleh

Polisi Diminta Selidiki Kematian Istri Polisi di Diskotik Sky Garden

BINJAI, sln70-news.com – Tewasnya istri oknum polisi di tempat lokasi hiburan malam, kini menjadi buah bibir dimasyarakat kota Binjai. Kecaman atas keberadaan diskotik itupun banyak dilontarkan masyarakat yang berdomisili di kota yang dijuluki sebagai kota Rambutan.

Sebelumnya, Rani Apriza (35) yang akrab disapa Tetha, diketahui meninggal dunia saat dirinya mengunjungi Diskotik Sky Garden, yang berada di Dusun Tanjung Pamah, Desa Sialang Paku, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Senin (8/3) pagi dinihari.

Akibat kejadian itu, Polisi pun diminta agar segera melakukan penyelidikan atas kematian korban, yang diduga mengalami overdosis akibat mengkonsumsi obat-obatan terlarang (Narkoba). Terlebih menurut informasi, kuat dugaan di sekitar lokasi hiburan malam itu ada yang menjual narkoba jenis ekstasi.

Menyikapi adanya korban jiwa akibat keberadaan tempat hiburan malam tersebut. Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, meminta kepada pihak Kepolisian untuk segera melakukan penyelidikan atas kematian korban.

Lebih jauh, pria yang disapa Ustadz Sanni ini menilai, ini salah satu dampak bahaya dari adanya keberadaan diskotik-diskotik yang ada di pinggiran Kota Binjai.

“Sudah banyak jatuhnya korban jiwa dengan keadaan OD alias Over Dosis . Apa mungkin korban meninggal akibat meminum air putih ..? Kan enggak mungkin, jadi dengan korban mengalami OD itu jelas – jelas adalah dengan mengonsumsi narkoba,” terang Sanni.

Sanni juga sangat prihatin atas meninggalnya korban. Dirinya juga mempertanyakan, kinerja khususnya aparat terkait. “Apa dengan adanya kejadian ini pihak terkait diam saja sambil menunggu korban-korban lain berjatuhan dengan kasus yang sama. Kami masyarakat Binjai sudah berkali-kali menyatakan keresahan atas adanya lokasi hiburan malam yang beroperasi di pinggiran Kota Binjai,” kata Sanni.

News Feed