MEDAN, sln70-news.com – Walikota Medan, Bobby Nasution meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan agar tidak tebang pilih, ketika melaksanakan penegakan Peraturan Daerah (Perda).
Hal ini dilakukan agar tidak terjadi paradigma ketidakadilan ditengah masyarakat. Selain itu, saat bertugas harus tegas dan tetap mengedepankan tindakan humanis.
“Sebagai contoh ada bangunan bagus meskipun bermasalah tidak ditertibkan, sebaliknya bangunan yang tidak bagus milik masyarakat biasa begitu salah langsung ditertibkan. Untuk itu jangan tebang pilih dalam penegakan Perda, apalagi zaman sekarang informasi itu mudah didapatkan masyarakat,” Kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika memimpin Apel Personil Satpol PP dan Batalion Jalak Cakti dalam rangka Pemantapan Kegiatan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat di Lapangan Kebun Bunga Medan, Jalan Candi Borobudur, Medan Petisah, Kamis (4/11).
Peran Satpol PP sangat besar dalam penegakan Perda di wilayah Kota Medan, serta menjalankan program Pemko Medan, salah satunya dalam mendisiplinkan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)
Menurut Bobby, petugas saat menjalankan tugasnya tidak jarang terjadi gesekan dengan masyarakat dilapangan. “Tentunya kita harapkan gesekan yang terjadi di lapangan tersebut, kedepannya itu harus bisa diperbaiki untuk lebih baik,” jelas Bobby.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2022, Bobby Nasution berpesan kepada seluruh Personil Satpol PP harus sama-sama diantisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19. “Kalau ibadah tidak akan dilarang, namun kegiatan di luar yang memicu kerumunan seperti berlibur di tempat wisata sehingga dapat memicu terjadinya kenaikan Covid-19 harus diantisipasi. Oleh karena itu sama-sama kita menjaga agar tetap landai dan terjaga,” imbuh Bobby Nasution.(wiku)






