Terpisah, Z yang ditemui usai memberikan keterangan kepada penyidik mengakui jika dirinya memang berteman dekat dengan pelapor.
Dia juga mengaku mendapat 14 pertanyaan dari penyidik terkait aksi demo orang tua murid serta hubungannya dengan pelapor.
“Saya ditanyai 14 pertanyaan. Di situ saya juga menjelaskan tentang hubungan saya dengan pelapor,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Sebelumnya, para orang tua murid menggelar aksi demo di depan sebuah SD di Medan atas dugaan LGBT tersebut, menyusul viralnya foto sang kepsek dengan Z di media sosial.
Menindaklanjuti kasus tersebut, Komisi II DPRD Medan bahkan juga telah membahasnya dalam sebuah rapat dengar pendapat (RDP) pada 6 Januari 2021.
sumber: suara.com






