Nyi Ageng Giring dalam kemarahannya akan mengambil kepala (umumnya laki-laki), menjelma menjadi Betari Durga dengan sepuluh tangan.
Sementara itu R. Fajar Bagoes Putranto selaku Eksekutif Produser mengatakan bahwa film Pulung Gantung ini perlu diwujudkan, karena momentumnya adalah sekarang! Keberanian sejarah perlu dibuka.
Film Pulung Gantung tidak hanya menyajikan hiburan melainkan dapat membuka sejarah yang hingga kini belum terungkap.
“Pulung Gantung bukanlah mitos. Ada sejarah besar di balik peristiwa Pulung Gantung di Gunung Kidul Yogyakarta. Dan, Pulung Gantung ini harus segera berakhir. Film ini juga akan membuka bagaimana cara menyudahi Pulung Gantung di Gunung Kidul, Yogyakarta,” ungkapnya dalam keterangan pers kepada Poskota,co.id di Depok, Minggu (03/01/2021).






