oleh

Sebanyak 172 Orang Dimakamkan di Pemakaman Khusus Korban Covid-19

TPU Simalingkar lokasi pemakaman khusus jenazah Covid-19 (Dok.IDNTimes/istimewa)

 

MEDAN, sln70-news.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Arjuna Sembiring mengungkapkan, tercatat sebanyak 172 orang telah dimakamkan di pemakaman khusus korban Covid-19 di Simalingkar B, dan 85 di antaranya bukan warga Medan.

“Hingga saat ini yang dimakamkan di Pemakaman khusus Simalingkar B berjumlah 172 orang dan dari Medan sebanyak 87 orang, selebihnya dari luar kota Medan,” kata Arjuna yang juga Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Medan, Selasa (30/7/2020).

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa setiap satu kali penguburan pemko Medan dibebankan biaya hingga Rp5 juta. Jika dikalkulasikan hingga saat ini pemko Medan telah mengeluarkan anggaran untuk penguburan jenazah Covid-19 sebesar Rp860 juta.

BACA JUGA:  Total Pemeriksaan Virus SARS-CoV-2 Capai 21.233 Spesimen, Penambahan 1.113 Orang dan Sembuh 417

Seperti diketahui, Pemko Medan telah menyiapkan lahan kuburan khusus bagi para pasien terkait Corona yang meninggal. Lahan tersebut akan digunakan jika ada kendala terkait pemakaman.

“Kita secara khusus, Medan, sudah menyiapkan sampai kepada upaya akhir yang dilakukan seandainya ada yang korban meninggal, karena ini menjadi masalah karena keterbatasan tempat kuburan umum, kemudian hal-hal lain menjadi hambatan. Pemerintah Kota sudah menyiapkan tempat penguburan khusus ini dengan tim penguburnya,” kata Kadis Kesehatan Kota Medan, Edwin Effendi, dalam live streaming yang ditayangkan akun YouTube Humas Sumut, Selasa (31/3).

BACA JUGA:  Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat

Polemik soal pemakaman jenazah pasien terkait corona yang wafat memang sempat terjadi di Medan. Salah satunya yakni pemasangan spanduk yang berisi penolakan pemakaman jenazah positif corona.

Spanduk itu dipasang di gapura masuk Kelurahan Simalingkar B pada Senin (30/3). Spanduk yang sama terlihat di persimpangan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Kristen Simalingkar B. Spanduk digantung di simpang jalan tersebut.

“Kami warga Kelurahan Simalingkar B menolak keras korban COVID-19 yang meninggal dimakamkan di pemakaman Pemda Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan,” demikian isi spanduk tersebut. Spanduk telah dicopot pada Selasa (31/3) lalu. (adl)