Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal Beri Kepastian Hukum

POLITIK5 views

MEDAN, sln70-news.com – Dalam Rapat Paripurna dengan agenda Penjelasan Kepala Daerah Terhadap Ranperda Kota Medan tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal di Gedung DPRD Medan, Selasa (08/08/2023), Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyampaikan, kesejahteraan masyarakat dan iklim penanaman modal yang kondusif merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Kegiatan penanaman modal yang didorong dengan iklim ekonomi yang kondusif tentunya akan memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Bobby Nasution. Dikatakan Bobby Nasution, penanaman modal yang berkembang dengan baik akan memiliki dampak positif dapat dirasakan oleh pemerintah dan masyarakat, di antaranya diikuti dengan aktivitas ekonomi yang dapat membuka lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan daerah.

Ketersediaan lapangan kerja baru ungkapnya, akan meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. Selain itu kata Bobby Nasution, penanaman modal juga memberi peluang bagi sumber daya ekonomi potensial untuk diolah menjadi kekuatan ekonomi riil yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Kasus Covid 19 Meningkat, Ketua DPRD Medan Imbau Perayaan Imlek Patuhi Prokes

Oleh karenanya imbuhnya, penciptaan iklim penanaman modal yang kondusif sudah seharusnya menjadi salahsatu langkah penting diprioritaskan Pemerintah Daerah dalam menarik investor. Atas dasar itulah, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan menyampaikan Ranperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.

BACA JUGA:  KPU Tetapkan Paslon H Anton Saragih dan Benny Gusman Sinaga Nomor Urut 2 di Pilkada Simalungun 2024

Dengan adanya regulasi tersebut, ujarnya, selain dapat mendorong peningkatan investasi di Kota Medan, juga memberikan kepastian hukum yang menjadi salahsatu faktor utama yang dipertimbangkan calon penanam modal.(adl)