Di sisi lain, Pemilik sekaligus Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo–atau dikenal Hary Tanoe–meminta Dewan Pers terlibat memperjuangkan hak perusahaan media berkaitan dengan data dan pembagian pendapatan (revenue sharing).
Tanoe menilai tanpa campur tangan Dewan Pers atau lembaga sejenis, perjuangan para pengusaha media untuk mengupayakan agar konten dan karya jurnalistik tak disadur tanpa izin, tidak akan menemukan titik temu.
“Tentunya ya paling tidak, minimal kita harus perjuangkan adalah revenue dan data sharing itulah perspektif saya, ini harus diperjuangkan bersama-sama melalui fasilitator bisa Dewan Pers atau ASMI tidak mungkin publisher itu berjuang sendiri-sendiri, tidak mungkin, nanti malah bisa tidak mencapai sasarannya,” kata Hary Tanoe.
Saat ini kata Tanoe, penjiplakan konten jurnalistik yang seolah dinormalisasi sangat mudah ditemukan. Pelanggaran berkaitan dengan publishers right melalui mesin pencari atau search engine ini pun menjamur.






