oleh

285 Rumah dari Tiga Kecamatan di Medan Rusak Akibat Puting Beliung

ist

MEDAN, sln70-news.com – Sebanyak 285 unit rumah warga dilaporkan mengalami rusak ringan akibat diterjang puting beliung disertai hujan dengan intensitas tinggi yang melanda tiga kecamatan di kota Medan pada Kamis, (24/7/2020) sore lalu.

Berdasarkan laporan dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Medan, sebanyak 248 unit rumah yang rusak terjadi di Kecamatan Medan Labuhan yang terbagi di Kelurahan Martubung, Kelurahan Sei Mati, Kelurahan Tangkahan dan kelurahan Besar.

Selanjutnya 35 unit rumah rusak di Kecamatan Medan Deli tepatnya di Kelurahan Medan Marelan. Sementara tercatat 2 unit rusak ringan di Kecamatan Medan Marelan tepatnya di Kelurahan Labuha Deli.

BACA JUGA:  Korban Meninggal Banjir Flores Timur Bertambah Jadi 54 Orang

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menyampaikan, hingga berita ini dirilis, Sabtu (26/9/2020), belum ada laporan korban jiwa dari bencana tersebut.

“Saat ini Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Medan terus melakukan kaji cepat dampak kerusakan serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna membantu percepatan penanganan bencana tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut dia, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca buruk yang dapat berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada 26 September hingga 28 September 2020 di sejumlah wilayah di Indonesia.

BACA JUGA:  41 Kali Gempa Terjadi Selama Minggu Kedua Oktober di Sumut-Aceh

Sejumlah wilayah tersebut antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimatan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

“Dengan adanya peringatan dini tersebut masyarakat diimbau selalu waspada terhadap potensi bahaya hidrometeorologi seperti angin kencang, angin puting beliung, banjir, banjir bandang maupun tanah longsor,” pungkasnya.(red)