Sadis !!! Kuli Bangunan Tewas Dicangkul Pria Diduga Stres

Foto: Korban tewas (atas) dan Pelaku (bawah) Istimewa

 

PERCUT SEITUAN, sln70-news.com – Seorang buruh bangunan tewas bersimbah darah dibantai seorang pria yang kabarnya pencandu narkoba di salah satu rumah Jalan Sidumolyo, Gang Gelatik, Pasar 9 Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (2/7/20) siang.

Data yang didapat, korban yang merupakan kuli bangunan bernama Dodi Sumandika alias Andika (41) tewas dengan kondisi mengenaskan setelah bagian kepalanya dicangkul pelaku.

Informasi dihimpun wartawan, peristiwa maut ini bermula ketika korban bersama temannya bekerja memperbaiki rumah ibu Lomo (60). Siang itu, korban baru saja memulai bekerja setelah istirahat makan siang.

Namu ketika korban dalam keadaan jongkok dan sedang mengaduk aduk semen yang telah dimasukkan di dalam ember di ruang tamu. Tiba tiba seorang pemuda berinisial A (24) datang dan menebas leher korban mengunakan cangkul. Kabar yang didapat bahwa pelaku (A) disebut-sebut anak pemilik rumah tempat korban bekerja.

BACA JUGA:  Ngeri!! Rumah Wartawan di Binjai Ditembaki OTK

Usai mencangkul korban hingga terkapar berlumuran darah, pelaku langsung diamankan warga yang mendengar ada keributan di rumah tempat korban berkerja.

“Setelah mencangkul korban, pelaku yang ada stresnya langsung diam dan kemudian menangis,” ungkap Anto, salah seorang warga setempat.

Kejadian yang membuat warga sekitar geger, cepat menyebar sehingga personel Polsek Percut Sei Tuan meluncur ke lokasi dan membawa korban ke RS Bhayangkara Medan. Sedangkan pelaku langsung digelandang ke Polsek Percut.

BACA JUGA:  Gas PLTPB Bocor, Lima Warga Mandailing Natal Tewas

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Otniel Siahaan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut,”Ya bang. Pelakunya sudah diamankan sedangkan korban dibawa ke RS Bhayangkara guna otopsi,” terangnya saat dihubungi Kamis (2/7/20) malam.

Ketika ditanya apa motif pelaku menghabisi korban,”Motifnya belum kita ketahui karena personel masih melakukan penyelidikan. Kabar yang kita dapat pelaku baru pulang dari rehabilitas narkoba,” ujarnya.

Kapolsek juga menambahkan pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah pelaku anak dari pemilik rumah,”Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih kelihatan linglung,” ujarnya.

sumber: medanposonline.com