oleh

Kesawan Akan Jadi Pilot Project Pembayaran Parkir Nontunai Tepi Jalan

-EKONOMI-61 views

MEDAN, sln70-news.com – Setelah memberlakukan pembayaran nontunai untuk retribusi uji KIR, Dinas Perhubungan (Dishub) akan menerapkan transaksi nontunai untuk retribusi parkir tepi jalan umum.

Pemko Medan menargetkan pembayaran parkir melalui non tunai. Bank Sumut diminta bantuan dan dukungannya untuk merealisasikannya.

Sebab Parkir salah satu penyumbang PAD terbesar di Kota Medan. Lokasi pertama yang menjadi percontohan di kawasan Kesawan sebagai Lokasi The Kitchen of Asia. 

“Target kedepan adalah pembayaran parkir juga akan melalui non tunai. Untuk itu Pemko Medan juga meminta bantuan dan dukungan dari Bank Sumut untuk merealisasikan pembayaran parkir non tunai tersebut,” kata Walikota Medan, M Bobby Nasution, kemarin (16/03).

Sebab Parkir salah satunya penyumbang PAD terbesar di Kota Medan. Pembayaran dan retribusi yang masuk ke kas daerah, dapat dioptimalisasi sehingga PAD meningkat.

“Dengan berkolaborasi tentunya memiliki kekuatan yang besar untuk mewujudkannya. Jika berhasil makan PAD kota Medan akan meningkat,” ucap Bobby lagi.

Kadishub Medan, Iswar Lubis menambahkan, sebagai tahap awal kawasan Kesawan akan dijadikan pilot project atau proyek percontohan.

“Kami ingin buat percontohan, sekaligus launchingnya Kesawan City Walk. Jalan Kesawan akan dilaunching menggunakan e-parkir,” ujarnya.

Saat memberlakukan pembayaran nontunai untuk pengutipan retribusi parkir tepi jalan umum, diakui Iswar akan ada kendala salah satunya keberadaan jukir saat ini.

“Untuk parkir ini memang kendala di kita masih ada tenaga kerja bukan dari kita, jadi sedang kita godok perwal yang bisa mensiasati itu sebagai payung hukumnya. Menunggu ini selesai sebagai bentuk dukasi kepada masyarakat, dalam dua pekan kedepan kita akan melaunching dulu sebagai daerah percontohan, karena sebagai percontohan itu peralatan dan juga kami masih bisa gunakan PHL sebagai jukir,” terangnya.

Pengutipan retribusi parkir dengan metode nontunai diakuinya dapat meminimalisir kebocoran.

“Ini sebagai wujud implementasi penerapan visi misi Pak Wali Kota dan Pak Wakil yang ingin menjadikan Medan Berkah, salah satunya dengan pengelolaan keuangan yang transparan,” tuturnya. (adl)

News Feed