oleh

Kejari Nisel Tetapkan KAUR Keuangan Desa Hilihoru Tersangka Korupsi DD dan ADD

NISEL, sln70-news.com – Kejaksaan Negeri Nias Selatan (Kejari Nisel) menetapkan Kepala Urusan (KAUR) Keuangan Desa Hilihoru, Kec Amandraya, Nisel berinisial MH (34), sebagai tersangka dan sudah dilakukan penahanan sejak, Kamis (23/06/2021), karena diduga terlibat korupsi Dana Desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD)

Hal ini disampaikan Kajari Nias Selatan, Mukharom didampingi Kasi Intel Kejari Nias Selatan, Satria Dharma Putra Zebua kepada sejumlah wartawan dari berbagai media, saat menggelar Konferensi Pers di Kantor Kejaksaan Negeri Nias Selatan Jln Diponegoro, Kel Teluk Dalam, Kec Teluk Dalam, Kab Nias Selatan, Kamis (23/06/2022).

BACA JUGA:  Diamuk Massa, Johanes Bermandikan Darah

“Kejari Nisel telah menetapkan KAUR Keuangan Desa Hilihoru sebagai tersangka, dengan perkara Tindak Pidana Korupsi penyalahgunaan DD dan ADD TA 2019, dengan Pagu Anggaran sebesar Rp893.308.123 dan kerugian negara sebesar Rp452.960.405 sesuai LHP Inspektorat Kab Nias Selatan,” tutur Mukharom.

Dia menjelaskan bahwa perkara ini merupakan hasil pengembangan perkara yang melibatkan mantan Pj Kepala Desa Hilihoru, Kec Amandraya, Kab Nias Selatan Tahun 2019, berinisial “YH” yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Kelas III Teluk Dalam, Kab Nisel.

BACA JUGA:  Sudah Ditetapkan Tersangka, Berkas Robert Tobing Cs Ngendap di Polrestabes Medan

“Dan Sesuai fakta di Pengadilan bahwa “MH” juga terlibat, dan disangka melanggar Pasal 2 dan 3 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, dengan ancaman maksimal 20 Tahun dan minimal 1 tahun penjara,” jelas Mukharom.

Lebih lanjut dikatakannya, sesuai Surat Perintah Penahanan Nomor : 01/L.2.30/Fd.1/06/2022, tersangka “MH” ditahan selama 20 hari kedepan di Rumah Tahanan Polres Nias Selatan. (Ril)