Gempa Hari Ini Guncang 3 Wilayah di Indonesia

Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)

JAKARTA, sln70-news.com – Ada empat kali gempa yang menggoyang wilayah Indonesia hari ini, Rabu (5/8/2020). Satu wilayah yang sama bahkan diguncang lindu hingga dua kali, yaitu Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pukul 21.00 WIB, gempa pertama terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Gempa bermagnitudo 5,2 terjadi pada pukul 06:51:10 WIB.

Lindu berikutnya getarkan Sumba Barat Daya NTT. Gempa di kota ini terjadi hingga dua kali. Masing-masing dengan magnitudo 5,5 dan 4,4.

Saat gempa pertama terjadi getarannya terasa hingga Kota Bima, Tambolaka, Waingapu, dan Waitabula masing-masing dalam skala III MMI (Modified Mercalli Intensity). Sedangkan lindu kedua terasa di Kota Waingapu dengan skala II MMI.

Gempa keempat terjadi di wilayah Manokwari, Provinsi Papua. Pusat gempa terjadi di darat dengan mangnitudo 4,6.

Berikut empat gempa hari ini yang menggoyang wilayah Indonesia dihimpun dari laman resmi BMKG:

Gempa Pesisir Selatan Sumbar

BMKG menyebut gempa yang getarkan Pesisir Selatan Sumbar bermagnitudo 5,2 dengan pusat lindu berada di laut.

Sementara, lokasi gempa terletak pada koordinat titik 1,7 Lintang Selatan (LS) dan 100,2 Bujur Timur (BT). Atau lebih tepatnya di 56 km Barat Daya Pesisir Selatan.

Gempa yang terjadi pada pukul 06:51:10 WIB tersebut, getarannya bahkan terasa ke sejumlah wilayah. Pesisir Selatan dalam skala III-IV MMI, Padang III MMI, Pariaman III MMI, dan Padang Pariaman III MMI.

Sedangkan untuk di wilayah Padang Panjang, Bukit Tinggi dan Agam, masing-masing berskala II MMI dengan kedalaman 14 kilometer.

Gempa Sumba Barat Daya NTT

Ada dua kali gempa yang menggoyang Sumba Barat Daya hari ini. Lindu pertama terjadi pada pukul 15:27:12 WIB dengan magnitudo 5,5.

BMKG menginformasikan gempa tidak berpotensi tsunami. Sementara, lindu berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Sedangkan titik koordinat gempa terletak pada 9,79 LS dan 119.09 BT. Atau tepatnya di 24 km tenggara Kodi, Sumba Barat Daya.

BACA JUGA:  Sebagian Besar Kematian COVID-19 Di Indonesia Rupanya Disebabkan Oleh Hal Ini

Saat diguncang gempa, getarannya terasa hingga ke Kota Bima, Tambolaka, Waingapu dan Waitabula.

Tak berapa lama, gempa bermagnitudo 4,4 terjadi. Tepatnya pada pukul 15:29:49 WIB.

Berada di kedalaman 12 kilometer, BMKG melaporkan lindu kali ini berpusat di darat.

Dengan lokasi gempa terletak pada koordinat titik 9,62 LS dan 119.14 BT. Atau tepatnya di 13 km Tenggara Kodi – Sumba Barat.

Gempa Manokwari

Manokwari, Papua menjadi gempa keempat yang terjadi hari ini. Lokasi gempa berada pada koordinat titik 0.9 LS dan 134 BT. Atau tepatnya di 9 km barat daya Manokwari.

Saat gempa magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 16:46:22 WIB, getarannya dirasakan hingga ke Manokwari dalam skala II-III MMI. Sementara, gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer.

Antisipasi Gempa
Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

– Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

– Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

– Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

– Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

– Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

– Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi..

– Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

– Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

– Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

BACA JUGA:  BPBD Minta Warga Tidak Dekati Zona Merah Saat Erupsi Gunung Sinabung

Saat Terjadi Gempa bumi:

– Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

– Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

– Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

– Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

– Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa bumi:

– Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

– Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

– Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

– Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

– Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

– Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

– Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

sumber: liputan6.com