oleh

Besok, Gerhana Matahari Cincin Akan Terjadi di Sumut

MEDAN, sln70-news.com – Fenomena alam Gerhana Matahari Cincin (GMC), bisa teramati di wilayah Provinsi Sumatera Utara selama 1 jam lebih.

GMC adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semuanya sampai ke bumi.

Kepala BMKG Deliserdang, Teguh Rahayu menerangkan, GMC akan terjadi pada 21 Juni 2020.

GMC akan melewati 432 pusat kota dan kabupaten di 31 provinsi berupa Gerhana Matahari Sebagian, dengan magnitudo terentang antara 0,000 di Kepanjen, Jawa Timur sampai dengan 0,522 di Melonguane, Sulawesi Utara.

BACA JUGA:  Jumlah Penduduk Sumut Hasil SP 2020 Capai 14,80 Juta Jiwa

Adapun di 83 pusat kota lainnya, yaitu dua kota di Bengkulu, tujuh kota di Lampung, sepuluh kota Jawa Tengah, dan tujuh kota di Jawa Timur, serta semua kota di Jawa Barat (terkecuali Indramayu), Banten, DKI Jakarta, dan DI Yogyakarta tidak akan dilalui gerhana ini, karena nilai magnitudo gerhananya kurang dari 0.

“Gerhana yang teramati dari Sumatera Utara berupa Gerhana Matahari Sebagian dengan magnitudo gerhana antara 0,092 di Teluk Dalam hingga 0,189 di Stabat, Langkat,” ujar Rahayu.

BACA JUGA:  Tangkap 18 Terduga Teroris di Sumut, Densus 88 Sita 31 Kotak Amal

Secara umum, gerhana di Sumatera Utara akan dimulai pada pukul 13.37 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul 14.48 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 15.48 WIB. Durasi gerhana yang teramati di Sumatera Utara rata-rata adalah 1,91 jam.

Data visibilitas Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020 dapat diakses melalui laman bmkg.go.id, sehingga dapat diketahui waktu kontak awal, puncak gerhana, kontak akhir, durasi gerhana, dan magnitudo gerhana. (red)