MEDAN, sln70-news.com – Seorang pemuda bernama Abdul Dani (31) tewas bersimbah darah di depan sebuah rumah kosong di Jalan Pertanian, Gang Sawah, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Kamis (22/7/2021).
Korban yang berfropesi sebagai sopir truk itu, meregang nyawa setelah dianiaya menggunakan senjata tajam dan benda tumpul. Korban mengalami luka tikam di dada dan pecah bagian kepala.
“Ada ramai-ramai. Kabarnya ada pemuda tewas karena dikeroyok,” ujar seorang warga yang tidak mau menyebut namanya.
Informasi diperoleh menyebutkan, korban asal Cimahi, Jawa Barat, menetap di Jalan Sari, Dusun VI, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.
Korban diduga dikeroyok dua orang pelaku menggunakan senjata tajam dan benda tumpul/keras.
Penemuan korban tewas itu ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dua orang saksi berinisial AW dan CI dimintai keterangan. Petugas Inafis Polrestabes Medan telah melakukan pemeriksaan.
Disebutkan, pada tubuh korban ditemukan sebanyak satu luka tusukan benda tajam tepat di dada dan bagian kepala pecah diduga akibat hantaman benda tumpul.
Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara. Pelaksana Tugas Kapolsek Patumbak AKP Neneng Armayanti mengatakan, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses autopsi.
“Iya sekarang ini mau dibawa ke RS Bhayangkara,” Kata PLT Kapolsek Patumbak, AKP Neneng Armayanti. Kamis (22/7/2021).
Pantauan di lokasi, terlihat bercak darah disemak-semak dekat rumah kontrakan pelaku.
Pantauan di lokasi, terlihat bercak darah disemak-semak dekat rumah kontrakan pelaku.
Polisi masih mengejar pelaku yang diduga dua orang, yakni Bandot dan Erwin, yang kabur menggunakan sepeda motor berboncengan tiga.
Setelah melakukan olah TKP polisi juga menyita beberapa barang seperti sarung pisau dan satu kendaraan Suzuki Thunder berwarna biru.
Selain itu, polisi juga tengah memeriksa istri pelaku yang saat itu berada dirumah dan satu teman Dani yang datang bersama korban ke lokasi.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Sondi Rahardjanto ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan di lapangan.
“Kami masih di lapangan, mohon doa rekan-rekan supaya cepat terungkap,” tandasnya. (Adl)






