oleh

Guru Honorer Berharap SK Walikota Agar Dapat Mengikuti NUPTK dan PPG

-EDUKASI-14 views

MEDAN, sln70-news.com – Permasalahan yang dihadapi para guru honorer di bidang pendidikan yakni, tidak adanya SK Walikota yang mengatur tentang guru honorer.

“Kami berharap adanya SK Walikota, agar guru honorer dapat mengikuti NUPTK dan PPG,” kata Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Drs Sriyanta saat audensi di Balai Kota, Selasa (16/3).

Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM diwakili Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE menyatakan, Pemko Medan akan memperhatikan guru honorer dengan mengeluarkan SK Walikota.

BACA JUGA:  Gajinya Direkayasa, Guru Honorer Lapor ke DPRD Medan

Akan tetapi guru honorer tersebut harus yang linear, agar lebih optimal dan bermanfaat. Sebab saat ini banyak ditemukan guru honorer, yang tidak memiliki kemampuan untuk mengajar.

Hal ini disebabkan karena kurangnya perhatian dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan.

“Saya banyak menemukan guru honorer yang tidak sesuai jobdesk. Tentunya ini akan merugikan dirinya sendiri. Oleh sebab itu menjadi catatan kita, sebelum dikeluarkannya SK Walikota untuk guru honorer,” ungkap Aulia.

Dikatakannya, Pemko Medan memiliki sejumlah visi misi, khususnya dibidang pendidikan dalam memperhatikan dan meningkatkan kualitas guru-guru.

BACA JUGA:  Khalifah Archery Johor Mendidik Anak Usia Dini Lewat Panahan

Sebab, Pemko Medan memiliki visi melahirkan generasi yang tangguh. Hal ini akan dilakukan dengan mendirikan taman literasi di setiap kecamatan, bahkan kelurahan.

Taman ini nantinya akan dilengkapi dengan sarana pendukung yang melibatkan OPD terkait. Selain itu, taman literasi di rumah ibadah sebagai pondasi keimanan yang kuat pendidikan agamanya.

“Visi misi ini memerlukan Kolaborasi semua pihak, untuk itu kami meminta dukungan PGRI Medan agar dapat berkolaborasi mewujudkan hal tersebut,” jelas Aulia Rachman. (adl)