oleh

BANJIR di Siantar – Simalungun, Hingga Terjadi Longsor di Parapat

Warga melihat Jembatan Sibaganding yang ditutupi banjir oleh hujan yang mengguyur Kota Pematangsiantar dan sekitarnya. (TRIBUN-MEDAN.COM/ALIJA)

SIMALUNGUN, sln70-news.com – Hujan deras mengguyur Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun pada Sabtu (11/7/2020) sore hingga malam ini mengakibatkan banjir di sejumlah titik.

Bahkan akibat dari banjir ini membuat arus lalu lintas macet total.

Seperti dilansir tribunenews.com, sekitar Pukul 22.00 WIB malam, satu titik yang mengalami banjir cukup tinggi adalah Jembatan Sigagak, yang merupakan perbatasan antara Kecamatan Sinaksak, Kabupaten Simalungun dengan Kota Pematangsiantar.

“Tadi saya lihat di jembatan itu aja sudah sampai dada orang dewasa,” ujar pria bermarga Saragih saat sedang melihat air yang meningkat di bawah sungai.

Warga khawatir debit air yang deras mengakibatkan penyangga jembatan amblas.

Apalagi jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian warga setiap waktu.

“Ngeri saya jadinya, kalau parah gini, takutnya ambles. Apalagi pedagang pagi pagi besok akan beraktivitas,” ujar Salman (42), salah seorang pengendara motor yang melintas dari arah Medan hendak menuju ke Kota Siantar.

BACA JUGA:  41 Kali Gempa Terjadi Selama Minggu Kedua Oktober di Sumut-Aceh

Rony Rajagukguk (35), warga Dolok Maraja, Kabupaten Simalungun yang bekerja di salah satu gudang Jalan Medan Km 5,4 berharap debit air bisa menurun menjelang pagi besok.

“Ya semoga diperbaikilah. Ini jalur saya kerja, takutnya ambruk. Harus mutar jadinya dari Dolok Maraja tembus ke Gurilla,” ujar Rony.

Sampai saat ini, Jembatan tersebut masih ditutup untuk kendaraan roda dua dan selebihnya.

Tampak personel kepolisian dari Polsek Siantar Martoba, masih terus berjaga-jaga dan melakukan pengawasan terhadap laju kendaraan yang macet.

Satu polisi saat ditemui mengatakan, penutupan jalan dilakukan demi keselamatan pengendara.

“Amatan kami sementara, demi keamanan dan keselamatan dari pada pengguna jalan, khususnya untuk roda dua ke atas kita alihkan. Jangan ada yang sampai menerabas jembatan dulu,” ujar personel Polsek Martoba berpangkat Aipda di lokasi.

BACA JUGA:  Ketinggian Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung Capai 80 Cm

Terlihat juga aspal di bagian dekat jembatan retak. Begitupun, belum terlihat ada petugas BPBD Kota Siantar yang melakukan perbaikan di jembatan penghubung Siantar-Medan tersebut.

Bahkan, penutupan jalan itu belum diketahui batas waktunya sampai menunggu air yang menutup jembatan surut.

Selain di titik ini, banjir ada di Kelurahan Naga Huta, Pasar Parluasan dan Kelurahan Sibatu-batu dan Jalan Handayani Kota Pematangsiantar.

Bahkan, Jalan Medan – Siantar tepatnya di Simpang Sinaksak, Beringin, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun mengalami macet total dan dilanda banjir dari arah perkebunan Bridgestone.

sumber: tribunnews.com