Sementara Qtela memiliki posisi pasar yang kuat dalam kategori makanan ringan tradisional dan telah berada di pasar selama lebih dari satu dekade.
“ICBP sangat mengerti dengan baik selera dan pilihan makanan ringan dari masyarakat Indonesia dan akan terus mengembangkan portofolionya untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar,” ungkap Gideon seperti yang dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (19/2).
Sebelumnya, pada 17 Februari lalu, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) secara resmi membeli 49% saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi dari PepsiCo Inc.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan ICBP di dalam IFL bertambah menjadi 99,99% dari semula 51%. Nilai transaksi tersebut sebesar Rp 494 miliar.






