Warga Medan Selayang Pertanyakan Program UHC JKMB

POLITIK0 views

MEDAN, sln70-news.com – Warga Medan Selayang mempertanyakan akses jangkauan pengobatan gratis peserta Universal Healt Coverage Jaminan Kesehatan Medan Berkah (UHC JKMB). Kemudian sampai berapa lama program Walikota Medan itu diberlakukan, Minggu (7/1/2024) siang.

Disampaikan Syahrifa, kenapa berobat gratis itu dengan program UHC hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP/KK kota Medan. Pada hal, BPJS Kesehatan merupakan satu kesatuan mulai dari pusat hingga ke daerah. “Kita itu kan gak tahu harus sakit dimana, bisa saja pas di luar kota Medan. Kemana kita harus berobat, pada hal masih di NKRI,” sebut Syahrifa.

Kemudian Syahrifa juga mempertanyakan sampai kapan program UHC JKMB itu berlaku. Sebab, kata Syahrifa dengan adanya UHC JKMB, banyak warga Medan selaku peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang anggarannya bersumber dari APBN tidak aktif lagi karena beralih ke UHC. “Kita kuatir dikemudian hari apabila UHC tidak berlaku lagi menjadi masalah bagi warga,” ujarnya.

BACA JUGA:  Komisi II Akan Berkonsultasi Ke Jakarta Terkait Formasi P3K

Menyikapi pertanyaaan warga, Sukamto menyampaikan terkait akses jangkauan pelayanan gratis bagi peserta UHC JKMB supaya diperluas hingga ke seluruh Indonesia. Diminta ke BPJS Kesehatan Medan dan Pemko Medan dapat berkolaborasi untuk memperluas akses. “Kita minta jangkauan UHC diperluas, jadi bukan hanya di Medan saja berobat gratis tapi bisa di daerah lain,” pinta Sukamto.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Komit Akselerasi Pelayanan Publik Berkualitas

Sedangkan terkait berapa lama program UHC berlaku, Sukamto menyebut yang pasti Tahun 2024 masih berlaku. Diharapkan tahun tahun berikutnya juga terlaksana tergantung kesanggupan keuangan APBD Pemko Medan.

Pada saat acara, Sukamto SE yang saat ini tercatat sebagai Caleg DPRD Medan Partai PAN No Urut 2 dapil V meliputi Kecamatan Medan (Johor, Maimun, Polonia, Selayang, Sunggal dan Tuntungan). Sukamto banyak memberikan pemahaman dan arahan terkait kepengurusan UHC JKMB dan urusan adminduk lainnya.

Bahkan, Sukamto mengaku bersedia membantu fasilitasi kepengurusan tersebut. “Saya bersama tim, setiap saat siap dihubingi segala urusan pelayanan publik,” ujar Sukamto.(adl)