Akan Diperbaiki, Masyarakat Diminta Buka Portal Jalan Pancing 1

Tahun Ini, Pemko Medan Bangun Jalan Pancing 1/ sln70-news.com

 

MEDAN, sln70-news.com – Berharap agar masyarakat membuka portal di Jalan Pancing I, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan sebagai bentuk protes atas kerusakan jalan akibat  melintasnya truk-truk bertonase besar milik pengusaha industri.

Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan di Tahun Anggaran 2021, telah menganggarkan biaya untuk  pembangunan Jalan Pancing 1 tersebut.

“Kita berharap agar masyarakat segera membuka portal  di Jalan Pancing 1,” kata Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Kota Medan, Khairul Syahnan saat memimpin rapat pembahasan pemasangan portal di Jalan Pancing 1 di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Senin (1/2).

Selanjutnya, Syahnan meminta kepada Camat Medan Labuhan, Rudi Asriandy segera  menjembatani pertemuan antara warga dengan para pengusaha industri yang  ada di kawasan tersebut. Sebab, pemortalan jalan itu menyebabkan truk-truk  sulit  melintasi Jalan Pancing 1.

“Saya minta pertemuan antara warga sekitar dengan pengusaha industri dilakukan secepatnya. Sampaikan hasil rapat yang telah disepakati, termasuk rencana perbaikan Jalan Pancing I yang akan dilakukan tahun ini. Dengan demikian tidak ada pihak-pihak yang dirugikan, terutama masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Pemko Medan Gelar Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI

Dikatakan Syahnan, inti dari pemasangan portal dilakukan karena warga protes menyusul rusaknya Jalan Pancing 1 akibat berseliwerannya truk-truk dengan tonase besar. Selain rusak, kenyamanan warga juga terganggu akibat banyaknya debu. Apabila jalan diperbaiki,  Syahnan optimis warga akan membuka portal.   “Itulah tugas camat untuk meyakinkan warganya bahwasannya Jalan Pancing 1 akan diperbaiki tahun ini,” ujarnya.

Pemasangan portal dilakukan warga  untuk mencegah truk dengan tonase besar milik pengusaha industri melintasi Jalan Pancing 1. Sebab, kehadiran truk itu yang menyebabkan Jalan Pancing 1 rusak.

Menurut perwakilan Dinas Perhubungan, pemasangan portal dilakukan secara illegal karena tanpa izin. Sedangkan utusan dari Dinas PU menerangkan, mereka sebenarnya telah menganggarkan pembangunan Jalan Pancing I  di Tahun Anggaran 2020. Namun akibat pandemi Covid-19, pembangunan urung dilakukan akibat dilakukan refocusing anggaran.

BACA JUGA:  Pemko Medan Siap Mendukung Program KPK Mencegah & Memberantas Korupsi

“Tahun anggaran 2021 telah dianggarkan kembali sebesar Rp7,8 miliar untuk pembangunan Jalan Pancing 1. Semoga tidak dilakukan refocusing anggaran kembali, sehingga pembangunan berjalan lancar,” jelas utusan Dinas PU tersebut.

Dalam rapat tersebut, Syahnan juga meminta kepada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu untuk mengecek perizinan usaha-usaha yang ada di kawasan Jalan Pancing I dan Platina III itu. Informasi yang disampaikan Camat Medan Labuhan menyebutkan ada usaha yang operasional-nya tidak sesuai dengan perizinan, di antaranya izin perbengkelan namun beroperasi sebagai tempat parkir truk-truk.

Selain Jalan Pancing 1, rapat juga membahas soal pengaduan warga yang keberatan atas penutupan dan penimbunan Jalan Melati Lingkungan IX, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal yang dilakukan pengembang Mansyur Residence. Warga keberatan karena tindakan developer itu dinilai mendatangkan bahaya banjir. Dari hasil rapat, diputuskan Jalan Melati akan dikembalikan fungsinya dan pengembang tidak diperkenankan melakukan penutupan jalan.(adl)