oleh

PN Medan Belum Lockdown, Ketua PN Medan Positif Covid-19 

Ketua Pengadilan Negeri Medan, Sutio Jumagi Akhirno. (zulfadli siregar/dok)

 

MEDAN, sln70-news.com – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan, Sutio Jumagi Akhirno dinyatakan positif corona virus disease 2019 (Covid-19). Namun status PN Medan masih belum lockdown atau tetap menggelar sidang seperti biasa, Senin (24/8/2020) sore.

Humas PN Medan, Imanuel Tarigan saat dikonfirmasi, membenarkan orang nomor satu di PN Medan itu positif Covid-19.

“Saya pribadi memang belum ketemu dengan ketua, namun saat ini Ketua PN Medan sudah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab,” ungkap Imanuel Tarigan saat ditemui seusai sidang di depan Ruang Cakra 7 PN Medan, Senin sore.

Dijelaskan Imanuel, dengan hasil positif itu maka orang-orang terdekat seperti ajudan di kantor dan sopir kini sudah dilakukan isolasi mandiri untuk segera swab.

BACA JUGA:  Satu Warga Asahan Konfirmasi Covid-19, Sembilan Orang Sembuh

“Jadi kita sudah koordinasi ke gugus tugas untuk meminta dilakukan keseluruhan swab di PN Medan, kita tinggal menunggu balasan, kalau sore ini mungkin ada nanti penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan,” jelas Humas PN Medan ini lagi.

Disinggung kapan Ketua PN Medan diketahui positif Covid-19, Imanuel tidak mengetahui tanggal pastinya.

“Kalau hasil swab itu keluar pada 22 Agustus lalu,” jelasnya.

Disinggung apakah status PN Medan akan ditutup (lockdown), Imanuel mengaku sampai saat ini belum ada dilakukan lockdown.

“Tidak lockdown tapi akan mengurangi persidangan. Jadi sepanjang bisa kita tunda maka akan kita tunda dan nanti hanya menyidangkan perkara-perkara yang cukup penting atau mendesak saja,” tegasnya.

BACA JUGA:  Peningkatan Positif Covid-19 di Medan Sebanyak 52 Kasus Perhari

Ditanya situasi terkini kondisi Sutio Jumagi Akhirno, Imanuel mengaku kalau Ketua PN Medan ini masih aktif berkomunikasi.

“Kondisi terkininya Ketua PN Medan masih aktif di grup WA,” pungkas Imanuel.

Terpisah, Ketua PN Medan, Sutio Jumagi Akhirno saat dikonfirmasi mengaku sakit dan meminta doanya agar segera pulih.

“Semula saya batuk dan demam, lalu berobat ke RS Sufina Aziz, di Rapid non reaktif. Setelah 4 hari opname di-swab dan ternyata saya dan ibu positif, lalu dirujuk di RS Royal Prima, keadaan saya sudah membaik/pulih, rencana hari ini mau diswab lagi, moga-moga hasilnya negatif. Mohon doa rekan-rekan,” tulis Sutio Jumagi Akhirno dalam pesan WhatsApp, Senin sore.

sumber: medanbisnisdaily.com