oleh

Penyakit Tetelo Serang Ratusan Ternak Ayam di Taput

Ilustrasi: Penyakit Tetelo Ayam

TAPUT, sln70-news.com – Newcastle Desease (ND) atau yang akrab dikenal sebagai Tetelo menyerang ratusan ternak ayam di Taput. Virus mematikan itu setidaknya telah mengakibatkan lebih dari 200 ekor ternak ayam milik warga di dua kecamatan, yakni Siatasbarita dan Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara.

Kadis Ketapang dan Perikanan Pemkab Taput, Longgos Pandiangan,ditemui Medanbisnisdaily.com, Selasa (7/7/2020) di ruang kerjanya menyebut kematian ternak ayam tersebut diawali dengan ciri-ciri ayam terlihat lesu, kedinginan dan kehausan. Namun jika diamati lebih jauh kotoran ayam (feses) seperi berwarna putih (mengapur) serta jengger yang tidak berubah warna.

“Melihat ciri-ciri itu, ada kemungkinannya terserang tetelo. Tapi biasanya kalau itu jenis tetelo harusnya ayam terlihat tengleng. Jengger dan kotoran ayam seperti membiru. Kalau ini tidak,” kata Longgos.

Dihubungi lewat telepon selulernya, Kabid Peternakan, Dinas Pertanian Taput, Ronny Hutasoit, mengatakan hasil temuan di lapangan dan beberapa ekor ternak ayam yang dibedah, kuat dugaan matinya ratusan ternak ayam karena terserang virus Newcastle Desease (Tetelo). Hal itu kata dia dilihat dari ciri-ciri yang mengantuk, jengger membiru dan terlihat lunglai.

“Saat ini bersama tim, kami sedang di Kecamatan Siatasbarita untuk memastikan penyakit apa yang menyerang ternak warga. Beberapa ekor ayam yang kami bedah, hasilnya mengarah kepada virus ND,” katanya.

Lebih lanjut kata Ronny, menghimbau kepada warga untuk tidak membuang bangkai ayam secara sembarangan untuk mencegah penularan ke wilayah sekitarnya. Mengingat penyebaran virus tetelo termasuk fatal dan mematikan. “Kepada warga kami minta segera melaporkan apabila ditemukan kasus baru di daerah lain,” imbaunya.

sumber: medanbisnisdaily.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed