oleh

Pendataan Belum Baik, Medan Masih Zona Merah Penyebaran Covid-19

-KESEHATAN-16 views

MEDAN, sln70-news.com – Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM menyoroti tentang kesehatan
pada Rapat Pembahasan Penjabaran Visi dan Misi Pemko Medan ke Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan Tahun 2021-2026 ke Dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah, Rabu (17/3).

Selain soal pendataan yang belum baik, Bobby sangat menyayangkan penyebaran COVID-19 di seluruh wilayah kecamatan di Kota Medan masih Zona Merah. Sampai saat ini, tidak ada berubah menjadi Kuning dan Hijau.

“Apa rencana untuk dapat memperbaiki keadaan, mengubah Zona Merah menjadi Kuning dan Hijau? Bagaimana dengan penerapan 3T, testing, tracing, dan treatmen, maupun 3M?” ucap Walikota dalam rapat yang digelar di ruang Rapat III Kantor Walikota Medan.

Bobby pun mengingatkan, Pemko Medan sudah mempunyai Perwal penanganan pandemi dan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“Jangan dilalaikan begitu saja. Perwal itu dibuat dengan pemikiran dan pengkajian yang dalam. Kalau bagus harus disupport,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Medan, dr Edwin ketika dikonfirmasi soal pendataan yang belum baik, sehingga penyebaran Covid-19 masih zona merah, tidak memberikan jawaban.

Bahkan pesan yang disampaikan melalui WhatsApp terhadap rencana yang disiapkan Dinkes Kota Medan, untuk dapat memperbaiki keadaan, mengubah Zona Merah menjadi Kuning dan Hijau tak juga mendapat balasan.

Pada rapat yang diikuti seluruh camat serta Kaban Setda Medan secara dalam jaringan (daring), Walikota menekankan agar seluruh OPD bisa memahami secara baik apa saja pokok pikiran dari visi misi Walikota dan Wakil Walikota Medan, yang merupakan pokok pikiran Pemko Medan.

Tak lupa dia mengingatkan  tentang lima progam prioritas yang harus dijalankan dengan baik dan tepat, yakni kesehatan, kebersihan, infrastruktur termasuk soal perbaikan jalan dan drainase, penanganan banjir, dan pembenahan kawasan heritage Kesawan.

“Dan saya inginkan, semua pelaksanaan program ini berujung pada bertambahnya Pendapatan Asli Daerah Kota Medan pada 2021 ke depan,” tegas Walikota. (Adl)

News Feed