Karena menurutnya, perluasan lapangan kerja dari dunia usaha akan berkelanjutan.
Oleh karena itu, pemerintah melakukan pemulihan perekonomian mulai dari UMKM hingga dunia usaha yang besar agar dapat berproduksi kembali.
Pemerintah, juga sudah memprioritaskan belanja negara pada produk-produk dalam negeri, serta membangun iklim yang kondusif bagi datangnya investasi-investasi baru, dan kebangkitan usaha-usaha skala besar.
Kebijakan terakhir yang dilakukan pemerintah untuk menggeliatkan perekonomian adalah, membangkitkan sektor manufaktur. Yakni kebijakan relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM).
“PPnBM selama Maret, April, Mei, diberikan tiga bulan PPnBM 0 persen. Tiga bulan berikutnya 50 persen, tiga bulan berikutnya 35 persen,” sebut Jokowi. Kemudian juga rumah DP nol persen.
Menurut Jokowi, cara-cara seperti ini bisa membangkitkan demand, membangkitkan konsumsi, dan daya beli masyarakat.






