oleh

Dua Pelajar Perempuan Ini Dipacari, Lalu Dijual Pacar ke Pria Hidung Belang Via MiChat

-KRIMINAL-0 views
Ilustrasi prostitusi online(ZULA)

PONTIANAK, sln70-news.com – Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, mengungkap praktik prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur.

Dalam perkara tersebut, sebanyak 4 orang muncikari dan seorang pria hidung belang ditangkap sementara ada dua orang korban anak di bawah umur masih dalam penanganan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin mengatakan, modus yang digunakan pelaku adalah dengan memacari korban, menyetubuhinya, kemudian dijual melalui aplikasi MiChat.

“Selain dua orang korban, tiga orang pelaku juga masih di bawah umur. Mereka semuanya sebaya,” kata Komarudin dalam keterangan pers, Jumat (24/7/2020) sore.

Orangtua korban lapor anaknya tak pulang

Komarudin menerangkan, terungkapnya kasus ini, berawal dari laporan orangtua korban yang merasa heran anaknya tidak pulang. “Dari laporan itu kita dalami, kita coba intai melalui aplikasi online, akhirnya ketemu,” ungkap Komarudin.

Dari penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan lima tersangka, yang terdiri dari seorang pengguna jasa, dan empat tersangka lainnya yang menjajakan dua korban.

5 orang diamankan

Kelimanya diamankan dalam kamar di salah satu hotel Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Tersangka yang melakukan hubungan badan dengan korban diancam dengan Pasal 81 Ayat 2 Undang-undang tentang Perlindungan Anak, ancaman hukuman 15 tahun dan denda Rp15 miliar.

“Sementara pelaku yang melakukan ekploitasi seksual yang menjajakan, menawarkan, kami jerat dengan Pasal 88 Undang-undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp200 juta,” pungkas Komarudin.

sumber: kompas.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed