MEDAN, sln70-news.com – Warga Jl Rahmadsyah/Japaris Gg Cerdas Kecamatan Medan Area keluhkan keberadaan Bengkel Bubut Anoh. Pasalnya, keberadaan bengkel tersebut mengganggu akses keluar masuk warga yang bermukim di Gg Cerdas, Jumat (19/1/2024) sore.
Pada kesempatan itu, Iwati bermohon kepada Hasyim dapat memfasilitasi keluhan mereka agar pemilik bengkel bubut dapat menata usahanya. Sehingga, warga yang keluar masuk ke rumahnya tidak terganggu.
“Saat ini warga terganggu dan sulit keluar masuk lorong. Barang barang peralatan bengkel semrawut beserak di badan jalan, ” cetus Irawati diamini warga lainnya.
Ditambahkan Irawati lagi, lingkungan Gg Cerdas selalu mengalami banjir bila hujan turun. Rumah warga di Gg Cerdas kerap kebanjiran dikarenakan saluran prmbuangan tumpat. Maka itu, warga bermohon kepada Hasyim agar Pemko dapat memperbaiki drainase.
Keluhan lain juga disampaikan Agus Siswanto terkait bantuan sosial yang tidak pernah dapat. Agus yang tinggal di Jl Akasiah Gg Buntu sudah berkali kali bermohon namun tak kunjung dapat. “Mohon pak difasilitasi bagaimana caranya biar warga miskin seperti kami bisa dapat bantuan,” pinta Agus.
Warga juga menyampaikan aspirasi agar di Jl Kapten Zumhana lingkungan 15 Gg Empat Kelurahan Harjosari II mendapat Lampu Penerangan Jalan Umum (Lpju). “Kami warga di lik 15 minta dipasang Lpju, mengurangi tindak kejahatan,” pinta warga.
Menyikapi keluhan dan aspirasi warga, Ketua DPRD Medan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan Hasyim SE mengaku seluruh aspirasi akan ditabulasi dan menindaklanjutinya. Hasyim pun menyebut bahwa aspirasi warga akan dijadikan E Pokir DPRD yang akan diteruskan ke Pemko Medan.
“Ini nantinya kita harapkan akan menjadi program prioritas Pemko Medan untuk perbaikan ke depannya. Kita minta menjadi prioritas,” ujar Hasyim (adl)






