<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pandemi Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/pandemi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/pandemi/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Apr 2023 04:54:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Pandemi Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/pandemi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Keluhan Stres dan Depresi Terus Meningkat Grafiknya di Masa Pandemi</title>
		<link>https://sln70-news.com/keluhan-stres-dan-depresi-terus-meningkat-grafiknya-di-masa-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2020 13:25:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[di Masa]]></category>
		<category><![CDATA[Grafiknya]]></category>
		<category><![CDATA[Keluhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Stres dan Depresi]]></category>
		<category><![CDATA[Terus Meningkat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1513</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Stres dan depresi menjadi keluhan yang terus meningkat grafiknya di masa pandemi. Pikiran dan jiwa yang tidak tenang serta dipenuhi beban pikiran, <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/keluhan-stres-dan-depresi-terus-meningkat-grafiknya-di-masa-pandemi/" title="Keluhan Stres dan Depresi Terus Meningkat Grafiknya di Masa Pandemi" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/keluhan-stres-dan-depresi-terus-meningkat-grafiknya-di-masa-pandemi/">Keluhan Stres dan Depresi Terus Meningkat Grafiknya di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1514" aria-describedby="caption-attachment-1514" style="width: 1024px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1514 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200716-WA0033.jpg" alt="" width="1024" height="682" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200716-WA0033.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200716-WA0033-300x200.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG-20200716-WA0033-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption id="caption-attachment-1514" class="wp-caption-text">Dokumentasi Humas Pemko Medan (ist)</figcaption></figure>
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Stres dan depresi menjadi keluhan yang terus meningkat grafiknya di masa pandemi. Pikiran dan jiwa yang tidak tenang serta dipenuhi beban pikiran, juga kecemasan-kecemasan penyumbang terbesar dalam menurunnya imunitas atau kekebalan tubuh.</p>
<p>&#8220;Dampaknya berimplikasi pada terganggunya kesehatan fisik dan mental,&#8221; kata Wakil Rektor III USU Prof Drs Mahyuddin KM Nasution MIT Phd pada kegiatan Web Seminar (Webinar)<br />
di Command Centre Kantor Walikota Medan, Kamis (16/7).</p>
<p>Dengan menurunnya imunitas tubuh, lanjut Mahyuddin, menjadi pintu masuk utama bagi Covid-19 untuk menginfeksi korban-korban baru yang tidak diinginkan.</p>
<p>&#8220;Upaya yang dianggap penting dilakukan pemerintah saat ini adalah, memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak berada dalam kondisi stres yang berlarut-larut,&#8221; ujarnya lagi.</p>
<p>Menurutnya, dengan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan terjaga dari kemungkinan penularan Covid-19. Kemudian tersedianya akses kesehatan yang aman, murah, cepat dan nyaman serta terkendalinya sektor ekonomi, sosialisasi protokol kesehatan yang merata dan beberapa hal penting lainnya.</p>
<p>&#8220;Pemerintah membutuhkan bantuan dari banyak pihak untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut,&#8221; ucap Mahyuddin.</p>
<p>Melalui kegiatan bertajuk &#8220;Dampak New Normal terhadap Kesehatan Jiwa dan Solusinya untuk Kehidupan yang Bahagia&#8221; ini diharpakan, seluruh tantangan tersebut dapat dibahas secara menyeluruh dan dicarikan solusi yang tepat untuk menanganinya.</p>
<p>Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Medan, Usma Polita menilai, Webinar yang digelar Universitas Sumatera Utara (USU) bekerja sama dengan Pemko Medan dapat berkontribusi pemikiran, yang berguna bagi masyarakat untuk melalui masa pandemi.</p>
<p>&#8220;Sampai kini belum tahu kapan berakhirnya, terutama berkaitan dengan kesehatan jiwa masyarakat dan kehidupan berbahagia,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, keluarga berperan untuk menjaga kesiapan mental setiap anggota keluarganya melalui masa-masa pandemi Covid-19.</p>
<p>&#8220;Keluarga berperan sangat penting dalam menjaga kesiapan mental setiap anggotanya dengan saling mendukung untuk melalui masa-masa pandemi Covid-19 ini. Sebab, kita belum tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Dengan semangat dari anggota keluargalah kita dapat bersama-sama menghadapi situasi saat ini,&#8221; kata Usma.</p>
<p>Dalam webinar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yaitu Dr. dr. Elmeida Effendy, M. Ked KJ, SpKj (K) (Ketua Departemen Psikiatri FK USU) dan Raras Sutatminingsih, Ph. D, (Kaprodi Magister Profesi Psikologi USU). Sedangkan moderator Rika Eliana, S Psi, M Psi (Wakil Dekan III Fakultas Psikologi USU). (adl)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/keluhan-stres-dan-depresi-terus-meningkat-grafiknya-di-masa-pandemi/">Keluhan Stres dan Depresi Terus Meningkat Grafiknya di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat</title>
		<link>https://sln70-news.com/dokter-reisa-penanganan-korban-kekerasan-selama-pandemi-harus-lebih-cermat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jul 2020 13:00:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Cermat]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Reisa]]></category>
		<category><![CDATA[Harus Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1404</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Angka kasus kekerasan pada perempuan dilaporkan naik selama pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Kekerasan berbasis gender ini perlu disikapi dengan serius mengingat kebutuhan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/dokter-reisa-penanganan-korban-kekerasan-selama-pandemi-harus-lebih-cermat/" title="Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/dokter-reisa-penanganan-korban-kekerasan-selama-pandemi-harus-lebih-cermat/">Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="aligncenter wp-image-1405 size-large" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/DR-REISAA-1024x682.jpg" alt="Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional" width="640" height="426" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/DR-REISAA-1024x682.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/DR-REISAA-300x200.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/DR-REISAA-768x512.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/DR-REISAA.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Angka kasus kekerasan pada perempuan dilaporkan naik selama pandemi COVID-19 melanda Indonesia. Kekerasan berbasis gender ini perlu disikapi dengan serius mengingat kebutuhan korban menjadi dilematis. Hal ini dikarenakan petugas atau pendamping, harus mengantisipasi dengan cermat situasi dan kondisi risiko penularan COVID-19 pada saat memberikan bantuan.</p>
<p>Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengungkapkan besarnya kenaikan angka kekerasan terhadap perempuan sejak pandemi COVID-19 pada Maret lalu.</p>
<p>“Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak P2TP2A dan Komnas Perempuan mencatat peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan sebesar 75% sejak pandemi Covid-19,” kata Dokter Reisa di Media Center Gugus Tugas Nasional, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat (10/7).</p>
<p>Kekerasan berbasis gender dapat terjadi di wilayah pribadi, seperti di dalam rumah tangga, dan di wilayah publik, seperti di tempat kerja atau di tempat umum. Serta, dalam situasi normal ataupun situasi sulit, seperti bencana dan konflik.</p>
<p>Dokter Reisa juga menekankan bahwa pihak korban seharusnya tidak dibiarkan sendirian menghadapi kekerasan dan harus tetap mendapatkan bantuan dari pihak lain, meskipun dalam kondisi pandemi ini.</p>
<p>Dilematika pemenuhan kebutuhan bantuan terhadap korban saat ini, mengharuskan kecermatan petugas atau pendamping terkait situasi dan kondisi penularan Covid-19 pada saat memberikan bantuan.</p>
<p>Oleh karenanya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KEMEN PPPA) bersama dengan United Nations Fund for Population (UNFPA) menetapkan protokol penanganan kasus kekerasan berbasis gender yang dapat digunakan sebagai protokol bersama dalam penanganan kekerasan.</p>
<p>Hal ini ditujukan agar korban dan lembaga penyedia layanan tetap bisa memberikan penanganan kasus dengan merujuk pada protokol tersebut.</p>
<p>Menurut Dokter Reisa, terdapat beberapa panduan yang dapat dilakukan oleh korban kekerasan berbasis gender untuk mendapatkan bantuan.</p>
<p>“Pertama, korban bisa melapor ke pemerintah setempat, di Jakarta misalnya, tersedia layanan call center untuk melayani pengaduan kekerasan,” ucapnya.</p>
<p>Kemudian, Dokter Reisa juga mengingatkan bahwa pelayanan bantuan bagi korban kekerasan berbasis gender tetap dibuka dengan mengutamakan protokol kesehatan.</p>
<p>“Misalnya dengan cara pencatatan semua dokumen dan penanganan korban kekerasan dilakukan secara online oleh petugas.” Jelasnya.</p>
<p>Lanjut Dokter Reisa, korban kekerasan dapat meminta bantuan dari orang terpercaya yang mampu memberikan dukungan, baik secara psikologis dan medis, serta sebisa mungkin membantu keluar dari situasi yang dapat menyebabkan kekerasan tersebut Kembali terulang.</p>
<p>Kemudian bagi masyarakat yang bukan sebagai korban, dapat membantu dengan bersuara serta memastikan diri untuk berkata tidak terhadap kekerasan dalam bentuk apapun.</p>
<p>Terakhir, Dokter Reisa menghimbau untuk tetap memberikan dukungan terhadap korban melalui kelompok-kelompok anti kekerasan berbasis gender sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah untuk memotong rantai kekerasan.</p>
<p>“Mari, peduli dan lindungi mereka karena, itu artinya, melindungi diri kita dan bangsa.” tutup Dokter Reisa. (dit)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/dokter-reisa-penanganan-korban-kekerasan-selama-pandemi-harus-lebih-cermat/">Dokter Reisa: Penanganan Korban Kekerasan Selama Pandemi Harus Lebih Cermat</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>45% UMKM Beralih ke E-commerce Selama Pandemi COVID-19</title>
		<link>https://sln70-news.com/45-umkm-beralih-ke-e-commerce-selama-pandemi-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2020 07:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[45%]]></category>
		<category><![CDATA[Beralih]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[ke E-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Selama]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1195</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia termasuk salah satu yang terdampak pandemi virus Corona. Dengan banyaknya pusat perbelanjaan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/45-umkm-beralih-ke-e-commerce-selama-pandemi-covid-19/" title="45% UMKM Beralih ke E-commerce Selama Pandemi COVID-19" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/45-umkm-beralih-ke-e-commerce-selama-pandemi-covid-19/">45% UMKM Beralih ke E-commerce Selama Pandemi COVID-19</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1196" aria-describedby="caption-attachment-1196" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-1196 size-large" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200702_204712-1024x708.jpg" alt="" width="640" height="443" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200702_204712-1024x708.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200702_204712-300x207.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200702_204712-768x531.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200702_204712.jpg 1056w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-1196" class="wp-caption-text">Industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia termasuk salah satu yang terdampak pandemi virus Corona.(detikInet)</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p dir="ltr">JAKARTA, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Industri usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia termasuk salah satu yang terdampak pandemi virus Corona. Dengan banyaknya pusat perbelanjaan yang harus tutup akibat pembatasan sosial, UMKM banyak yang beralih ke e-commerce.</p>
<p dir="ltr">Data terbaru Sea Insights menemukan bahwa 45% pelaku usaha lebih aktif berjualan di e-commerce untuk mengubah strategi penjualan di tengah pandemi. Data ini merupakan hasil survei pada Juni 2020 yang dilakukan kepada <a href="tel:20000">20.000</a> anak muda berusia 16-35 tahun, dan 2.200 di antaranya merupakan pelaku usaha.</p>
<p dir="ltr">&#8220;50% dari grup ini adalah perempuan dan 45% berpendidikan sarjana,&#8221; kata Presiden Komisaris Sea Group Pandu P. Sjahrir dalam diskusi online, Kamis (2/7/2020).</p>
<p dir="ltr">Selain itu, 1 dari 5 UMKM yang lebih aktif berjualan di e-commerce mengatakan ini pertama kalinya mereka berjualan di platform online. Profil dari penjual online pertama ini 72% terdiri dari laki-laki dan 32% memiliki gelar sarjana.</p>
<p dir="ltr">Survei Sea Insights juga menemukan bahwa UMKM di e-commerce makin banyak yang menawarkan produk kesehatan seperti masker dan hand sanitizer yang banyak dicari di tengah pandemi ini. Hal ini dilihat sebagai cara mereka untuk beradaptasi untuk memenuhi permintaan pasar.</p>
<p dir="ltr">Mereka yang beralih ke e-commerce juga merasakan banyak manfaat. Misalnya setelah berjualan di e-commerce, 60% bisa berjualan ke luar daerah dan bisa meningkatkan total pendapatan hingga 165%.</p>
<p dir="ltr">Tren pemanfaatan e-commerce dan media sosial untuk berbelanja dan berjualan di kalangan pelaku usaha juga diperkirakan akan tetap bertahan bahkan setelah pandemi virus Corona berakhir.</p>
<p dir="ltr">&#8220;70% akan tetap menggunakan media sosial, 70% akan belanja di e-commerce, dan jual di e-commerce akan meningkat 67%,&#8221; jelas Pandu.</p>
<p dir="ltr">Hal ini disambut positif oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia Teten Masduki yang telah diminta Presiden Joko Widodo untuk mempercepat transformasi digital UMKM di Indonesia.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Catatan dari Kementerian Kominfo baru 13% yang terhubung ke marketplace online atau sekitar 8 juta. Targetnya 10 juta di akhir tahun ini, jadi kita masih punya target 2 juta,&#8221; kata Teten dalam kesempatan yang sama.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita harus punya pendekatan untuk percepat ini. Apakah langsung mendorong UMKM masuk ke marketplace online atau UMKM yang sudah jualan di media sosial didorong masuk ke marketplace,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">sumber: <a href="http://detik.com">detik.com</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/45-umkm-beralih-ke-e-commerce-selama-pandemi-covid-19/">45% UMKM Beralih ke E-commerce Selama Pandemi COVID-19</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hindari Wabah Ganda, Lindungi Anak Melalui Imunisasi di Masa Pandemi</title>
		<link>https://sln70-news.com/hindari-wabah-ganda-lindungi-anak-melalui-imunisasi-di-masa-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 14:31:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[di Masa]]></category>
		<category><![CDATA[Ganda]]></category>
		<category><![CDATA[Hindari]]></category>
		<category><![CDATA[Imunisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lindungi]]></category>
		<category><![CDATA[Melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Wabah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1056</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Situasi pandemi COVID-19 mempengaruhi pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi. Hasil survei Kementerian Kesehatan mengungkapkan hasil surveinya bersama Unicef dan pemerhati imunisasi anak menyebutkan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/hindari-wabah-ganda-lindungi-anak-melalui-imunisasi-di-masa-pandemi/" title="Hindari Wabah Ganda, Lindungi Anak Melalui Imunisasi di Masa Pandemi" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/hindari-wabah-ganda-lindungi-anak-melalui-imunisasi-di-masa-pandemi/">Hindari Wabah Ganda, Lindungi Anak Melalui Imunisasi di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1057" aria-describedby="caption-attachment-1057" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-1057 size-large" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PEREMPUAN-1024x679.jpg" alt="" width="640" height="424" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PEREMPUAN-1024x679.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PEREMPUAN-300x199.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PEREMPUAN-768x509.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PEREMPUAN.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-1057" class="wp-caption-text">Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional (Ist)</figcaption></figure>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Situasi pandemi COVID-19 mempengaruhi pelayanan kesehatan, termasuk imunisasi. Hasil survei Kementerian Kesehatan mengungkapkan hasil surveinya bersama Unicef dan pemerhati imunisasi anak menyebutkan mayoritas pelayanan kesehatan menurun.</p>
<p>Meskipun vaksin COVID-19 belum berhasil ditemukan, anak-anak tetap perlu untul mendapatkan kekebalan melalui imunisasi. Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan bahwa Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut tantangan program imunisasi dalam masa pandemi COVID-19 berpotensi menimbulkan wabah ganda _(double outbreak)_, merebaknya COVID-19 dan penyakit menular lainnya.</p>
<p>&#8220;Oleh karenanya, imunisasi kepada anak ditekankan tetap penting diberikan meski di tengah pandemi dengan catatan protokol kesehatan tetap diutamakan,&#8221; ujar Dokter Reisa saat konferensi pers secara virtual, Selasa (30/6).</p>
<p>Ia menekankan perlu dilakukan langkah-langkah penting untuk memastikan setiap sasaran imunisasi, yaitu anak yang merupakan kelompok rentan menderita PD3I atau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Melalui imunisasi, anak-anak terlindungi dari penyakit-penyakit berbahaya.</p>
<p>Reisa mengungkapkan prinsip – prinsip yang menjadi acuan dalam melaksanakan program imunisasi pada masa pandemi covid-19. Pertama, imunisasi dasar dan lanjutan tetap diupayakan lengkap dan dilaksanakan sesuai jadwal untuk melindungi anak dari PD3I. Kedua, secara operasional, pelayanan imunisasi baik di posyandu, puskesmas, puskesmas keliling maupun fasilitas kesehatan lain yang memberikan layanan imunisasi mengikuti kebijakan pemerintah daerah setempat. Ketiga, kegiatan surveilans PD3I harus dioptimalkan termasuk pelaporannya.</p>
<p>&#8220;Keempat, menerapkan prinsip ppi dan menjaga jarak aman 1 – 2 meter,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Dokter Reisa mengatakan, pelayanan imunisasi di puskesmas atau fasilitas kesehatan lain penyedia layanan imunisasi para masa pandemi memiliki ketentuan ruang atau tempat pelayanan imunisasi, seperti menggunakan ruang atau tempat pelayanan yang cukup luas dengan sirkulasi udara yang baik dan berdekatan atau terpisah dari poli pelayanan anak atau dewasa sakit.</p>
<p>&#8220;Ruang atau tempat pelayanan imunisasi hanya untuk melayani bayi dan anak sehat,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketentuan kedua yakni memastikan ruang atau tempat rutin dibersihkan dengan cairan disinfektan dan tersedia fasilitas mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau _hand sanitizer_.</p>
<p>Selanjutnya, &#8220;Atur meja pelayanan antar petugas dan orang tua agar jarak aman satu hingga dua meter,&#8221; ujar dr. Reisa.</p>
<p>Kemudian, jalur keluar dan masuk diatur berbeda dan sediakan tempat duduk bagi sasaran imunisasi dan orang tua dan pengantar untuk menunggu. Penyediaan tempat duduk di ruang terbuka, untuk menunggu sebelum dan sesudah imunisasi juga diperlukan. Penentuan jadwal hari dan jam pelayanan imunisasi. Ini bertujuan untuk memberikan layanan secara efektif dan informasi jumlah sasaran yang akan dilayani.</p>
<p>Hal terpenting yang tak kalah penting yaitu prosedur petugas media dengan dilengkapi alat pelindung diri, seperti masker dan sarung tangan.</p>
<p>Dokter Reisa mengatakan, dunia tanpa satu vaksin saja dapat melumpuhkan aktivitas miliaran penduduk dunia. Memanfaatkan semaksimal mungkin ketahanan tubuh buatan yang sudah ditemukan para ilmuwan dan pakar penyakit menular membantu menumbuhkan kekebalan tubuh bersama dan pada akhirnya memusnahkan penyakit.</p>
<p>Di akhir, Reisa berpesan untuk melakukan lima langkah, (1) bawa anak ke puskesmas, posyandu untuk imunisasi, (2) disiplin terapkan protokol kesehatan selama di fasilitas kesehatan, (3) imunisasi melindungi anak dari ancaman berbagai penyakit berbahaya dan imunisasi adalah cara teraman dan ter-efektif. Melindungi anak sama dengan melindungi diri kita, keluarga dan masyarakat dari ancaman penyakit menular, (4) segera imunisasi, pastikan imunisasi lengkap sesuai panduanpanduan, dan (5) lindungi diri dan lindungi orang lain. (dit)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/hindari-wabah-ganda-lindungi-anak-melalui-imunisasi-di-masa-pandemi/">Hindari Wabah Ganda, Lindungi Anak Melalui Imunisasi di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelindo 1 Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19</title>
		<link>https://sln70-news.com/pelindo-1-dukung-umkm-di-tengah-pandemi-covid-19/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 16:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[di Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Dukung]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pelindo 1]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=799</guid>

					<description><![CDATA[<p>BELAWAN, sln70-news.com &#8211; PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) secara rutin dan berkesinambungan terus menyalurkan dana program kemitraan dan pembinaan bagi para pelaku Usaha Mikro <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/pelindo-1-dukung-umkm-di-tengah-pandemi-covid-19/" title="Pelindo 1 Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pelindo-1-dukung-umkm-di-tengah-pandemi-covid-19/">Pelindo 1 Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_800" aria-describedby="caption-attachment-800" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-800 size-medium" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/UKM-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/UKM-300x200.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/UKM.jpg 730w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-800" class="wp-caption-text">Pekerja UMKM binaan Pelindo 1. (istimewa)</figcaption></figure>
<p>BELAWAN, sln70-news.com &#8211; PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I (Persero) secara rutin dan berkesinambungan terus menyalurkan dana program kemitraan dan pembinaan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).</p>
<p>Selama masa Pandemi Covid-19 ini, Pelindo 1 juga bekerjasama dengan mitra binaan di seluruh cabang wilayah Pelindo 1 untuk menyediakan kebutuhan program bantuan sosial yang dilakukan oleh Pelindo 1, diantaranya menyediakan masker, handsanitizer, Alat Pelindung Diri (APD) dan sembako serta kebutuhan lainnya yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan terdampak covid-19.</p>
<p>Dalam mendukung keberlangsungan usaha UMKM di masa pandemi covid-19 ini kata Vice President Public Relation Pelindo 1, Fiona Saari Utmi kepada medanbisnisdaily.com, Sabtu (27/6/2020) sore, salah satu yang dilakukan Pelindo 1 adalah melibatkan UMKM binaan dalam penyediaan bantuan sosial yang diselenggarakan Pelindo 1.</p>
<p>“Selain itu, penyaluran dana tetap digulirkan dan Pelindo 1 juga secara aktif membantu memperkuat kompetensi pelaku UMKM dengan memberikan pelatihan-pelatihan online kewirausahaan, branding secara online dan juga bagaimana bisa memasarkan produknya baik offline maupun online dengan maksimal terutama di masa pandemi covid-19 ini,&#8221; kata Fiona.</p>
<p>Sebagai BUMN katanya lagi, Pelindo 1 senantiasa terus menjalankan program yang mendukung kemandirian ekonomi salah satunya program kemitraan ini.</p>
<p>Program Kemitraan dan pembinaan UMKM ini telah dimulai sejak tahun 1991 dan hingga saat ini, Pelindo 1 memiliki 1.323 mitra binaan yang tersebar di seluruh wilayah kerja Pelindo 1 di empat provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau dan Kepulauan Riau.</p>
<p>“Program tersebut berupa pemberian bantuan pinjaman permodalan kepada setiap UMKM yang dinilai layak, dan program pembinaan berupa pelatihan kepada UMKM, mengoptimalkan kompetensi bidang usaha yang mereka tekuni. Program ini merupakan salah satu bentuk dukungan Pelindo 1 untuk mewujudkan kemandirian ekonomi di tengah-tengah masyarakat,” tambah Fiona.</p>
<p>Menurut juru bicara Pelindo 1 itu,total anggaran yang telah disalurkan kepada UMKM selama tahun 2019 sebesar Rp. 17,1 Miliar. Sementara untuk tahun 2020 hingga bulan Mei, anggaran program kemitraan yang telah disalurkan sebesar Rp. 2,4 Miliar. Para mitra binaan ini berasal dari berbagai sektor seperti sektor perdagangan, jasa, industri, pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan.</p>
<p>Syarat yang ditetapkan bagi para pelaku UMKM yang ingin ikut serta dalam program kemitraan Pelindo 1 cukup mudah, yaitu UMKM tersebut memiliki usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan, surat kuasa agunan/jaminan, Surat Izin Usaha atau keterangan lurah, fotokopi KTP dan KK, foto tempat usaha, dan denah lokasi usaha. Selanjutnya tim dari Pelindo 1 akan melakukan evaluasi terhadap pengajuan proposal dan melakukan survey ke lokasi usaha calon mitra.</p>
<p>Nilai pinjaman permodalan yang bisa didapatkan oleh calon mitra binaan maksimal Rp 200 juta, dengan jangka waktu pinjaman paling lama 3 tahun. “Para mitra binaan ini di berikan masa tenggang selama 3 bulan pertama sejak pinjaman diberikan, kemudian bulan ke-4 baru mulai membayar cicilan,” kata Vice President Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pelindo 1, Fatimah Zuhra.</p>
<p>sumber: medanbisnisdaily.com</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pelindo-1-dukung-umkm-di-tengah-pandemi-covid-19/">Pelindo 1 Dukung UMKM di Tengah Pandemi Covid-19</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19 Dinilai Melenceng</title>
		<link>https://sln70-news.com/pilkada-serentak-di-tengah-pandemi-covid-19-dinilai-melenceng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 21:55:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[di Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Dinilai]]></category>
		<category><![CDATA[Melenceng]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Serentak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=769</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Rencana penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) yang dijadwalkan akan digelar pada 9 Desember 2020, terkesan sangat dipaksakan. Selain situasi keterpurukan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/pilkada-serentak-di-tengah-pandemi-covid-19-dinilai-melenceng/" title="Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19 Dinilai Melenceng" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pilkada-serentak-di-tengah-pandemi-covid-19-dinilai-melenceng/">Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19 Dinilai Melenceng</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<figure id="attachment_770" aria-describedby="caption-attachment-770" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-770 size-medium" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PILKADA-SERENTAK-300x269.jpg" alt="" width="300" height="269" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PILKADA-SERENTAK-300x269.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/PILKADA-SERENTAK.jpg 657w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-770" class="wp-caption-text">Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) Samuel F Silaen. (istimewa)</figcaption></figure>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Rencana penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak (Pilkada) yang dijadwalkan akan digelar pada 9 Desember 2020, terkesan sangat dipaksakan. Selain situasi keterpurukan dan masa pandemi Covid-19, juga belum diketahui kapan akan berakhir, pemerintah dan KPU dinilai hanya memikirkan diri sendiri. Tidak pernah memikirkan kondisi rakyat yang sedang berantakan.</p>
<p>Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) Samuel F Silaen menyikapi rencana Pilkada Serentak 2020.</p>
<p>Silaen menyampaikan, pemerintah ingin memastikan Pilkada tidak akan bergeser dari 2020. Pilkada tetap akan diselenggarakan 9 Desember 2020.</p>
<p>&#8220;Lalu para calon itu akan bertarung dan berperang untuk apa dan untuk siapa? Sebab tidak ada jaminan virus corona atau Covid-19 ini akan selesai pada 2021. Karena, tidak ada negara di dunia bisa memastikan kapan berakhirnya virus tersebut. Jangan egois dan jangan hanya pikirkan diri sendiri dong,&#8221; tutur Samuel F Silaen, di Jakarta, Jumat (5/6/2020).</p>
<p>Dia pesimis akan ada pertarungan politik yang sehat pada Pilkada Serentak kali ini. &#8220;Semoga saja yang terpilih itu pemimpin yang merakyat, amanah dan kerja buat rakyat. Bukan hanya kelompok tertentu seperti banyak kejadian dibelahan negeri ini, diduga pemimpin diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Sebab pemimpin itu utusan Tuhan yang diberikan tanggung jawab membawa rakyatnya pada kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia mengatakan, janji politik hanyalah isapan jempol belaka. Tak ada yang sungguh-sungguh bisa menepati janjinya. Apalagi hanya sekedar calon kepala daerah.</p>
<p>&#8220;Sesungguhnya janji Tuhan-lah yang pasti dan tidak meleset kepada ciptaan-Nya. Karena Dia-lah pemilik Alam Semesta ini. Beda dengan manusia jika berjanji dalam konteks kampanye, maybe yes maybe no. Bisa iya bisa juga tidak. Tanya kenapa? Itulah janji politik dapat dikatakan politik. Itu istilah Batak yang artinya melenceng,&#8221; ujar Silaen yang juga aktivis organisasi kepemudaan ini.</p>
<p>Jika berkaca pada kontestasi politik sebelum-sebelumnya, lanjutnya, belum ada pemimpin yang bisa menepati janji-janjinya. Apalagi, jika sekarang dipaksakan dalam situasi Covid-19, tidak akan ada calon kepala daerah yang bisa memenuhi janji politiknya.</p>
<p>&#8220;Apakah pemimpin dahulu-kala bisa menepati dan melaksanakan janji-janjinya kepada rakyat? Tidak juga. Dalam bacaan litetaratur tak ada pemimpin yang 100% bisa menepati janji-janji politiknya. Ada saja yang tak bisa dikerjakan dengan baik sesuai janjinya,&#8221; katanya.</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pilkada-serentak-di-tengah-pandemi-covid-19-dinilai-melenceng/">Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19 Dinilai Melenceng</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pergi Ke Salon Saat Pandemi COVID-19, Ini Saran Dokter Reisa</title>
		<link>https://sln70-news.com/pergi-ke-salon-saat-pandemi-covid-19-ini-saran-dokter-reisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 16:09:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[KESEHATAN]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Pergi]]></category>
		<category><![CDATA[Reisa]]></category>
		<category><![CDATA[Salon]]></category>
		<category><![CDATA[Saran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=734</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Perawatan kesehatan dan kecantikan menjadi kebutuhan dasar yang rutin dilakukan masyarakat secara berkala dan pada saat tertentu. Tempat jasa perawatan kesehatan dan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/pergi-ke-salon-saat-pandemi-covid-19-ini-saran-dokter-reisa/" title="Pergi Ke Salon Saat Pandemi COVID-19, Ini Saran Dokter Reisa" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pergi-ke-salon-saat-pandemi-covid-19-ini-saran-dokter-reisa/">Pergi Ke Salon Saat Pandemi COVID-19, Ini Saran Dokter Reisa</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignleft wp-image-735 size-medium" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200627-WA0026-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200627-WA0026-300x200.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200627-WA0026-1024x682.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200627-WA0026-768x512.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG-20200627-WA0026.jpg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p dir="ltr">JAKARTA, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Perawatan kesehatan dan kecantikan menjadi kebutuhan dasar yang rutin dilakukan masyarakat secara berkala dan pada saat tertentu.</p>
<p dir="ltr">Tempat jasa perawatan kesehatan dan kecantikan yang diperlukan oleh masyarakat seperti salon, barber shop, atau tukang cukur rambut semua masuk kategori fasilitas umum.</p>
<p>Adapun tempat-tempat tersebut berpotensi menjadi area penularan COVID-19, karena menimbulkan kontak erat antara pemberi jasa, pelayanan, dan pelanggannya, dan juga di beberapa tempat akan berpotensi menimbulkan kerumunan pelanggan.</p>
<p dir="ltr">Tim Komunikasi Publik, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengatakan, untuk tetap menjaga fasilitas dan pelayanan jasa tersebut tetap aman COVID-19, maka perlu adanya penerapan protokol kesehatan.</p>
<p dir="ltr">Adapun protokol kesehatan tersebut sudah diatur dalam keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01. 07/Menkes/<a href="tel:3822020">382/2020</a>, yang isinya, bagi pelaku usaha wajib menyediakan sarana cuci tangan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Bisa memakai sabun atau hand sanitizer di pintu masuk dan tempat lain yang mudah diakses oleh pelanggan atau pengunjung, dan mewajibkan semua orang yang akan masuk harus mencuci tangan terlebih dahulu,&#8221; kata Dokter Reisa di Media Center Gugus Tugas Nasional, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (27/6).</p>
<p dir="ltr">Dokter Reisa juga menganjurkan bagi pengelola salon, barbershop dan jasa perawatan kecantikan lainnya agar melakukan pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nah, kalau ditemukan pekerja, atau pelanggan, atau pengunjung dengan suhu diatas 37,3 derajat Celcius, dan sudah diperiksa sebanyak 2 kali dengan jarak 5 menit di antara pemeriksaan, dan mereka memiliki gejala penyakit, maka tidak diperkenankan untuk masuk,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, pada saat melakukan pelayanan jasa, pekerja wajib menggunakan alat pelindung diri, berupa masker, pelindung wajah atau face shield, atau pelindung mata, dan juga celemek, selama mereka bekerja.</p>
<p dir="ltr">Sedangkan, untuk pengunjung semua wajib menggunakan masker, dan ingat, tidak boleh dilepas selama perawatan berlangsung. Selanjutnya dianjurkan tidak ada peralatan yang digunakan secara bersamaan, seperti handuk, celemek, atau alat potong rambut, dan lain sebagainya.</p>
<p dir="ltr">Kemudian apabila terdapat alat yang harus dipakai secara berulang, maka harus disanitasi. Peralatan dan bahan tersebut itu dapat dicuci, bisa menggunakan deterjen, atau disterilkan dengan desinfektan.</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, Dokter Reisa juga mengingatkan kepada para pelaku usaha jasa perawatan dan kecantikan agar selalu menjaga kualitas udara di tempat usaha atau tempat bekerja dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dan sinar matahari yang masuk.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Termasuk pembersihan filter AC dengan rutin, seperti pesan saya beberapa hari yang lalu,&#8221; jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya, ia juga mengimbau agar transaksi dapat menggunakan pembayaran secara non tunai atau cashless dengan memperhatikan desinfeksi untuk mesin pembayaran. Namun, apabila harus menggunakan uang tunai, maka disarankan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nah, kalau harus bertransaksi dengan uang tunai, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau minimal menggunakan hand sanitizer setelahnya itu harus dibudayakan. Bahkan, budaya cashless ini sesuai loh dengan gerakan nasional non tunai atau GNNT yang dicanangkan oleh Bank Indonesia sejak Agustus 2014.&#8221; ujar Dokter Reisa.</p>
<p dir="ltr">Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah seluruh lingkungan jasa perawatan kecantikan atau rambut dan sejenisnya, dan juga peralatan yang digunakan, harus dalam kondisi bersih. Dibersihkan dan disinfeksi secara berkala setiap sebelum dan setelah digunakan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Terutama, pada bagian-bagian permukaan meja, kursi, pegangan pintu, dan peralatan lain yang sering disentuh oleh orang lebih dari satu, dan yang paling penting, kita mesti budayakan juga kalau di dalam salon, atau barbershop, atau tempat perawatan kecantikan lainnya, kita harus menerapkan jaga jarak minimal 1 meter,&#8221; jelas Dokter Reisa.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Nah, ini perlu kita budayakan, agar pengelola dan pelanggan sama-sama terbiasa mengatur jadwal harian, dan akan sangat bermanfaat,&#8221; imbuhnya.</p>
<p dir="ltr">Dilihat dari segi ekonomi, perawatan kesehatan dan kecantikan turut menyumbang pertumbuhan ekonomi dari sektor jasa dengan nilai yang tidaklah kecil dan juga mendorong tumbuhnya industri manufaktur di dalam negeri.</p>
<p dir="ltr">Beberapa ekonom menyatakan, bahwa sektor tersebut penting. Kontribusi sektor jasa saja mencapai lebih dari setengah dari produk domestik bruto, atau PDB nasional, dan hampir setengah angkatan tenaga kerja kita, bekerja di bidang jasa.</p>
<p dir="ltr">Sebagai informasi, pada tahun 2017, industri kosmetik nasional tumbuh 20 persen. Pada saat ini, produk kosmetik sudah menjadi kebutuhan primer bagi kaum wanita yang merupakan target utama dari industri kosmetik.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, banyak pelaku usaha yang mulai berinovasi pada produk kosmetik untuk pria dan anak-anak, yang mana sebanyak 95 persen atau hampir semua industri kosmetik nasional, merupakan industri kecil dan menengah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi, kembalinya produktifnya saudara-saudari kita di bidang ini, sangat penting, karena bermanfaat bagi diri kita dan juga orang banyak,&#8221; pungkas Dokter Reisa. (red)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pergi-ke-salon-saat-pandemi-covid-19-ini-saran-dokter-reisa/">Pergi Ke Salon Saat Pandemi COVID-19, Ini Saran Dokter Reisa</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyalahgunaan Sabu dan Ganja Meningkat 60 Persen Selama Pandemi</title>
		<link>https://sln70-news.com/penyalahgunaan-sabu-dan-ganja-meningkat-60-persen-selama-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 07:51:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[NARKOBA]]></category>
		<category><![CDATA[60]]></category>
		<category><![CDATA[Ganja]]></category>
		<category><![CDATA[Meningkat]]></category>
		<category><![CDATA[Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Penyalahgunaan]]></category>
		<category><![CDATA[Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu]]></category>
		<category><![CDATA[Selama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=716</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Penyalahgunaan sabu dan ganja meningkat 60 persen selama pandemi korona (covid-19). Peningkatan terjadi sejak Maret 2020 hingga kini. &#8220;Selama pandemi covid-19 kita <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/penyalahgunaan-sabu-dan-ganja-meningkat-60-persen-selama-pandemi/" title="Penyalahgunaan Sabu dan Ganja Meningkat 60 Persen Selama Pandemi" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/penyalahgunaan-sabu-dan-ganja-meningkat-60-persen-selama-pandemi/">Penyalahgunaan Sabu dan Ganja Meningkat 60 Persen Selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-717 size-large aligncenter" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200627_144730-1024x579.jpg" alt="" width="640" height="362" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200627_144730-1024x579.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200627_144730-300x170.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200627_144730-768x434.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/IMG_20200627_144730.jpg 1049w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /></p>
<p dir="ltr">JAKARTA, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Penyalahgunaan sabu dan ganja meningkat 60 persen selama pandemi korona (covid-19). Peningkatan terjadi sejak Maret 2020 hingga kini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Selama pandemi covid-19 kita banyak mengungkap pengiriman narkoba lewat ekspedisi. Kita tangkap empat jaringan narkoba besar melalui ekspedisi,&#8221; kata Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta Brigjen Pol Tagam Sinaga di Jakarta, Jumat, 26 Juni 2020.</p>
<p dir="ltr">Dia tak memerinci peningkatan. Tagam membeberkan dua obat terlarang jadi favorit selama pandemi, dibandingkan jenis ekstasi. Permintaan obat berbentuk pil itu menurun karena tempat hiburan ditutup.</p>
<p dir="ltr">Kepala Seksi Penyidikan BNNP DKI Jakarta Kompol Amir Nawawi membeberkan ganja dan sabut banyak dikirim dari luar negeri. Misalnya ganja cair dari Belanda dan Amerika.</p>
<p dir="ltr">Pihaknya mengungkap kasus pengiriman ganja cair asal Amerika. Penerima ganja cair merupakan mahasiswa yang sebelumnya berkuliah di negeri paman sam itu.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Mahasiswa itu dia ngirim lewat ekspedisi dan didapat oleh kami,&#8221; ucap Amir.</p>
<p dir="ltr">Dalam hal ini, BNN Provinsi DKI Jakarta mengetatkan kerja sama dengan berbagai pihak. Termasuk kantor ekspedisi pengiriman barang hingga pihak sekuriti di apartemen ataupum perumahan.</p>
<p dir="ltr">sumber: <a href="http://Medcom.id">Medcom.id</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/penyalahgunaan-sabu-dan-ganja-meningkat-60-persen-selama-pandemi/">Penyalahgunaan Sabu dan Ganja Meningkat 60 Persen Selama Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
