oleh

Kecamatan Medan Deli dan Kelurahan Titi Papan Tertinggi Kasus Balita Stunting

MEDAN, sln70-news.com – Kepala Bappeda Kota Medan, Irwan Ritonga melaporkan kasus balita stunting yang tersebar di 20 kecamatan dan 104 kelurahan sebanyak 491 kasus.

Tertinggi adalah di Kecamatan Medan Deli sebanyak 101 kasus dan Kelurahan Titi Papan menjadi kelurahan dengan kasus tertinggi sebanyak 82 kasus.

“Hanya 1 kecamatan yang tidak ditemui kasus Stunting yakni Kecamatan Medan Polonia,” papar Irwan.

Berdasarkan analisis yang telah ditetapkan, ada 10 kelurahan yang akan menjadi lokus rembuk stunting di tahun 2020 yakni Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan.

Kemudian, Kelurahan Pulo Brayan Kota Kecamatan Medan Barat, Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan, Kelurahan Sei Mati, Kelurahan Kampung Baru dan Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun dan Kelurahan Tegal Sari I dan Kelurahan Tegal Sari III Kecamatan Meda Area.

Pada aksi dan analisis serta rekomendasi yang dihasilkan sebelumnya, akan dibahas pada rembuk tersebut. Diharapkan para peserta dapat melihat, mengoreksi, menganalisis dan memberi masukan.

Kegiatan Rembuk Stunting ini diikuti oleh anggota legislatif, perwakilan OPD terkait, kecamatan, kelurahan, puskesmas, perguruan tinggi, dan masyarakat. Penyelenggara juga menghadirkan narasumber dari unsur Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Permbangunan /TP2AK Kementerian Sekretariat Negara, Ditjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kemendagri, dan Direktorat Kesehatan dan Gizi Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas.(adl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed