Jika Dipindahkan Pemprovsu ke PRSU, Pemko Medan Akan Jadikan TBSU Tempat Pengembangan Seni & Budaya

Taman Budaya Sumatera Utara (https://wisatatempat.com)

MEDAN, sln70-news.com – Pemko Medan akan menjadikan bekas lokasi Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) sebagai tempat pengembangan kesenian dan kebudayaan, jika Pemprov Sumut jadi memindahkannya ke Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Jalan Gatot Subroto, Medan.

Dengan begitu, Warga Kota Medan tetap dapat berekspresi dan berinovasi menyalurkan jiwa seni dan budayanya.
“Jika Pemprov Sumut menyerahkan kembali lahan tersebut kepada Pemko Medan, kita akan lakukan berbagai perbaikan dan pembenahan fasilitas di sana sehingga aktifitas kesenian dan kebudayaan dapat berjalan baik. Jadi siapapun dapat merasa nyaman mengeksplorasi minat, bakat dan kemampuannya,” kata Akhyar di Balai Kota Medan, Kamis (2/7).

Penjelasan ini disampaikan Akhyar menanggapi rencana pemindahan TBSU oleh Pemprovsu yang semula di Jalan Perintis Kemerdekaan ke PRSU Jalan Gatot Subroto Medan. “Sebagai ibukota Provinsi Sumut, Kota Medan sangat membutuhkan ruang kesenian dan kebudayaan sebagai simbol peradaban kota,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Meriahkan Hut Kota Medan Ke 432, Pemko Medan Gelar Kompetisi Sepak Bola dan Futsal Antar OPD

Akhyar menjelaskan bahwa Kota Medan selama ini kurang akan sentuhan nilai artistik dan humanis. Padahal Kota Medan banyak memiliki seniman-seniman handal yang hasil karyanya diyakini mampu untuk memberikan sentuhan artistic dan humanis sehingga membuat Kota Medan tidak kalah dengan kota lainnya di Indonesia.

“Dengan adanya pusat kesenian di eks TBSU nanti, kita harapkan para seniman bisa bersatu dan berkreasi untuk memberikan sentuhan artistik dan humanis untuk menjadikan Kota Medan lebih baik lagi ke depannya,” harapnya.

BACA JUGA:  Gara-Gara Uang Kutipan SPSI, Jamaluddin Tewas Ditikam Purnama

Guna mewujudkan keinginan tersebut, Akhyar berencana lahan eks TBSU nanti akan akan dibangun berbagai fasilitas mulai dari gedung pertunjukan, pameran serta ruang-ruang diskusi yang dapat menjadi wadah lahirnya para seniman-seniman handal yang mampu membanggakan nama Kota Medan di masa mendatang.

Mantan anggota DPRD Medan ini juga mengatakan ruang kesenian dan kebudayaan memiliki nilai tinggi sebagai investasi budaya, pendidikan dan masa depan yang menjanjikan. “Produk seni dan budaya yang bernilai dapat menjadi inspirasi sekaligus energi penggerak munculnya berbagai kemajuan di bidang seni dan budaya serta menjadi pemersatu dan pendorong terwujudnya peradaban kota,” pungkasnya. (adl)