MEDAN, sln70-news.com – Anggota DPRD Medan, Hendra DS minta Pemko Medan menambah alokasi anggaran di TA 2025 untuk penanggulangan warga miskin. Penambahan anggaran dinilai sangat perlu guna memenuhi kebutuhan warga miskin di Kota Medan.
“Perlu penambahan anggaran untuk warga prasejahtera dari tahun sebelumnya. Kita harapkan hal itu terealisasi,” ujar Hendra, Sabtu (10/08/2024).
Selain itu, Hendra mengingatkan warga kurang mampu di Kota Medan agar pro aktif bila ingin mendapatkan Bantuan Sosial (Bansos).
Soalnya, warga kurang mampu tidak akan mendapatkan Bansos bila tidak terdaftar di Daftar Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Jangan salahkan Kepala Lingkungan atau Kepling bila tidak dapat Bansos. Makanya, harus pro aktif untuk mendaftar diri di DTKS,” ungkap Hendra DS.
Sementara itu, Iqbal Prasetya selaku Koordinator Kecamatan Medan Area mengatakan hingga saat ini, sebanyak 8000 warga penerima Bansos di Kota Medan, Sumatera Utara.
“Bansos ini ada banyak jenisnya. Ada PKH murni yang cuma dapat PKH saja. Ada juga PKH plus Sembako yang sekarang sudah diuangkan. Ada juga Bansos Sembako murni. Semua penyaluran Bansos itu disalurkan melalui Kantor Pos, kecuali PKH murni melalui ATM,” jelasnya. (Adl)






