<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masa Pandemi Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/masa-pandemi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/masa-pandemi/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Oct 2021 05:29:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Masa Pandemi Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/masa-pandemi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kehadiran 5G Membantu Masyarakat di Masa Pandemi</title>
		<link>https://sln70-news.com/kehadiran-5g-membantu-masyarakat-di-masa-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Oct 2021 05:29:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[Kehadiran 5G]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[Membantu Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Digital]]></category>
		<category><![CDATA[XL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6724</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Dimasa Pandemi Covid-19 saat ini banyak masyarakat yang mengurangi pertemuan langsung dan memanfaatkan teknologi digital untuk bertemu secara Dalam Jaringan (Daring) atau <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kehadiran-5g-membantu-masyarakat-di-masa-pandemi/" title="Kehadiran 5G Membantu Masyarakat di Masa Pandemi" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kehadiran-5g-membantu-masyarakat-di-masa-pandemi/">Kehadiran 5G Membantu Masyarakat di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Dimasa Pandemi Covid-19 saat ini banyak masyarakat yang mengurangi pertemuan langsung dan memanfaatkan teknologi digital untuk bertemu secara Dalam Jaringan (Daring) atau secara virtual.</p>



<p>Tentunya dalam aktifitas ini masyarakat membutuhkan jaringan telekomunikasi yang kuat agar gambar dan suara yang dihasilkan terdengar baik dan jelas.</p>



<p>&#8220;Kehadiran jaringan 5 G di Kota Medan diharapkan akan membantu masyarakat kita yang memanfaatkan teknologi digital, apalagi di masa Pandemi saat ini banyak peralihan pertemuan langsung menjadi daring,&#8221; kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika menghadiri peluncuran Layanan jaringan 5 G provider XL di Kantor XL center jalan Diponegoro, Rabu (8/9).</p>



<p>Menurut Bobby Nasution, dengan banyaknya masyarakat yang memanfaatkan teknologi digital saat ini tentunya provider yang bergerak di bidang telekomunikasi harus memiliki fasilitas atau infrastruktur yang baik untuk kenyamanan masyarakat sebagai pelanggan.</p>



<p>&#8220;Saya berharap layanan jaringan 5 G XL ini tidak hanya bisa diakses di kantor XL saja, mudahan-mudahan jaringan 5 G ini dapat menjangkau seluruh wilayah Kota Medan sehingga dapat lebih membantu masyarakat di masa Pandemi Covid-19 khususnya yang memanfaatkan teknologi digital,&#8221; Jelas Bobby Nasution.</p>



<p>Bobby Nasution juga mengungkapkan Pemko Medan mendukung hadirnya jaringan 5 G XL di Kota Medan, namun guna masyarakat mengetahui jaringan 5 G sudah ada di kota Medan Bobby Nasution meminta pihak XL untuk dapat terus melakukan sosialisasi. &#8220;Sosialisasi kedepannya harus dilakukan agar masyarakat lebih mengetahui bahwa di Medan sudah ada jaringan 5 G,&#8221; Ujar Wali Kota Medan.</p>



<p>Dijelaskan Bobby Nasution, XL juga memberikan dukungannya untuk Kota Medan dengan menggelar sentra Vaksinasi di Kecamatan Medan Selayang. Namun dalam pelaksanaannya ternyata vaksin yang digunakan berasal dari Kota Medan. Padahal awalnya pihak XL menyampaikan akan menyediakan dan membawa vaksin dalam acara tersebut.</p>



<p>&#8220;Kemarin XL janji bawa vaksin sendiri, karena jika vaksin dari kota Medan tidak akan menambah jumlah yang divaksin. Selain itu stok vaksin kota Medan saat ini juga terbatas. Saya berharap besok dalam acara sentra vaksin, pihak XL dapat membawa vaksin sendiri sesuai janjinya,&#8221; Tegas Bobby Nasution.</p>



<p>Selanjutnya peluncuran Layanan jaringan 5 G XL ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wali Kota Medan didampingi Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi, Director &amp; Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa dan Chief Human Capital Officer XL Axiata, M. Hira Kurnia. Turut hadir juga mendampingi Wali Kota Medan, Plt Kadis Kominfo Mansursyah dan Kabag Umum Sutan Tolang Lubis.(Wiku)<br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kehadiran-5g-membantu-masyarakat-di-masa-pandemi/">Kehadiran 5G Membantu Masyarakat di Masa Pandemi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indikator Ungkap Ancaman Pilkada di Masa Pandemi: Golput-Politik Uang</title>
		<link>https://sln70-news.com/indikator-ungkap-ancaman-pilkada-di-masa-pandemi-golput-politik-uang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2020 04:00:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[POLITIK]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman Pilkada]]></category>
		<category><![CDATA[Golput-Politik Uang]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Pandemi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=2665</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan, berdasarkan hasil surveinya pada Juli, sebanyak kurang-lebih 65 persen warga secara nasional berharap Pilkada ditunda. <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/indikator-ungkap-ancaman-pilkada-di-masa-pandemi-golput-politik-uang/" title="Indikator Ungkap Ancaman Pilkada di Masa Pandemi: Golput-Politik Uang" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/indikator-ungkap-ancaman-pilkada-di-masa-pandemi-golput-politik-uang/">Indikator Ungkap Ancaman Pilkada di Masa Pandemi: Golput-Politik Uang</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_2666" aria-describedby="caption-attachment-2666" style="width: 700px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-2666 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/09/INDIKATOR-PILKADA.jpeg" alt="" width="700" height="393" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/09/INDIKATOR-PILKADA.jpeg 700w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/09/INDIKATOR-PILKADA-300x168.jpeg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /><figcaption id="caption-attachment-2666" class="wp-caption-text">Foto: Ari Saputra/detikcom</figcaption></figure></p>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi mengatakan, berdasarkan hasil surveinya pada Juli, sebanyak kurang-lebih 65 persen warga secara nasional berharap Pilkada ditunda. Warga yang meminta agar Pilkada ditunda ini berpotensi menjadi sumber golput terbesar di Pilkada 2020.</p>
<p>Burhanuddin mengatakan akhir-akhir ini masyarakat yang menyuarakan agar Pilkada ditunda juga makin bertambah, contohnya dari kalangan NU dan Muhammadiyah. Menurutnya, bisa saja 65 persen orang yang pada Juli lalu dalam survei Indikator berpendapat agar Pilkada ditunda bisa jadi sumber golput terbesar di Pilkada nanti.</p>
<p>&#8220;Tapi menurut saya kalau keputusan politik diambil dengan asumsi makin meningkat permintaan penundaan dari warga yang akan menghadapi Pilkada di tahun ini, itulah sumber golput terbesar kita,&#8221; kata Burhanuddin dalam diskusi yang ditayangkan di YouTube Perludem, Minggu (27/9/2020).</p>
<p>&#8220;Jadi ancaman Pilkada di 270 di tengah bencana ini adalah meningkatnya golput. Jadi 65 persen di bulan Juli yang meminta penundaan adalah sumber golput terbesar,&#8221; katanya.</p>
<p>Adapun dampaknya, bisa jadi kepala daerah yang terpilih itu tidak memiliki legitimasi yang cukup kuat karena angka partisipasinya kurang. Sebab, menurutnya, Pilkada dan pandemi COVID-19 adalah dua hal yang bertolak belakang, di mana pandemi COVID-19 mengharuskan masyarakat berdiam di rumah, sedangkan Pilkada identik dengan partisipasi aktif dalam politik, termasuk aktif di kampanye dan pemilihan.</p>
<p>&#8220;Legitimasi pemenang pemilu makin berkurang, karena Pilkada dengan pandemi rumusnya berlawanan. Keduanya memiliki grammar yang beda, Pilkada bagian dari politik jelas menuntut partisipasi semaksimal mungkin. Pandemi sebaliknya, menuntut absensi. Ini dua hal yang nggak bisa dikawinkan, tapi oleh pemerintah dan DPR dipaksakan berjalan,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, ancaman lainnya adalah politik uang. Apalagi, di tengah pandemi COVID-19, masyarakat mengalami tekanan pada kebutuhan ekonomi rumah tangga.</p>
<p>&#8220;Di tengah tekanan ekonomi yang luar biasa di masa pandemi, uang sekecil apa pun jadi penting buat warga. Sementara calon dihadapkan pada di mana demand terhadap politik uang meningkat tajam. Jadi ini dua ancaman besar yang nggak terelakkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu, menurut Burhanuddin, jika calon kepala daerah Pilkada mau menang dalam pemilihan ini, mereka harus memiliki elektabilitas yang tinggi. Ia mengatakan apa pun gendernya, jika memiliki elektabilitas di atas 87 persen, berpotensi menang. Oleh karena itu, dia menilai pentingnya meningkatkan popularitas di tengah pandemi COVID-19.</p>
<p>&#8220;Rata-rata dari ribuan survei yang kami lakukan, rata-rata calon yang menang tingkat popularitasnya 87 persen. kalau ada calon perempuan tingkat popularitasnya di bawah 87 persen, ya mohon maaf. Ini rumus berlaku nggak lihat gender. Calon laki-laki pun kalau popularitas di bawah 50 persen sulit menang,&#8221; katanya.</p>
<p>Akan tetapi popularitas saja tidak cukup. Menurutnya faktor disukai oleh masyarakat dan memiliki citra positif juga menjadi penyumbang keterpilihan.</p>
<p>&#8220;Jadi politisi kalau tidak disukai lebih baik memendam mimpinya menjadi politisi karena disukai itu menjadi hal yang luar biasa penting bagi politisi meskipun tingkat popularitasnya masih rendah. Tapi misalnya tingkat kesukaannya lebih tinggi, maka lebih mudah meningkatkan tingkat dikenalan,&#8221; katanya.</p>
<p>sumber: news.detik.com</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/indikator-ungkap-ancaman-pilkada-di-masa-pandemi-golput-politik-uang/">Indikator Ungkap Ancaman Pilkada di Masa Pandemi: Golput-Politik Uang</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
