<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kesawan City Walk Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/kesawan-city-walk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/kesawan-city-walk/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Apr 2023 04:51:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.8</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Kesawan City Walk Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/kesawan-city-walk/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin</title>
		<link>https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2021 17:37:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Perketat Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6931</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Pemko Medan akan kembali membuka Kesawan City Walk (KCW), Jumat (19/11). Berbagai persiapan telah dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Walikota <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/" title="KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/">KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>MEDAN</strong>, sln70-news.com &#8211; Pemko Medan akan kembali membuka Kesawan City Walk (KCW), Jumat (19/11). Berbagai persiapan telah dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.</p>



<p>Walikota Medan, Bobby Nasution minta agar penerapan protokol kesehatan (prokes) diberlakukan dengan ketat baik kepada pengunjung maupun para pelaku UMKM. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, sebab orang nomor satu di Pemko Medan ini tidak mau KCW menjadi cluster baru penyebaran virus Corona.</p>



<p>Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Medan Mardohar Tambunan saat dihubungi, Selasa (16/11), menjelaskan, Pemko Medan telah melakukan sejumlah antisipasi guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat KCW dibuka. Dikatakannya, baik pengunjug maupun pelaku UMKM harus sudah divaksin. Untuk membuktikan itu, jelasnya, setiap pintu masuk KCW dilengkapi aplikasi pedulilindungi.</p>



<p>“Di setiap pintu masuk KCW disediakan aplikasi pedulilindungi yang dijaga petugas dilengkapi dengan alat pengukur suhu (thermo gun). Setelah menunjukkan barcode, langsung diketahui apa kah yang bersangkutan telah vaksin atau tidak. Bagi yang terbukti belum mengikuti vaksin, tidak diperkenankan memasuki KCW,” jelas Mardohar.</p>



<p>Sedangkan bagi warga yang diketahui telah mengikuti vaksin, jelas Mardohar, petugas akan mengecek suhu tubuhnya. Apabila suhu tubuhnya di atas 37,5⁰C, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan memasuki KCW dan langsung di Swab Antigen Artinya, imbuhnya, Pemko Medan melalui OPD terkait benar-benar melakukan seleksi bagi yang ingin memasuki KCW.</p>



<p>Selain itu, lanjut Mardohar, seluruh pengunjung dan pelaku UMKM juga wajib mengenakan masker dan harus menjaga jarak. Untuk memastikan pelaksanaan prokes berjalan dengan baik bilang Mardohar, petugas Satgas Covid-19 akan rutin berkeliling untuk mengimbau pengunjung dan pelaku UMKM. “Kita imbau pengunjung dan pelaku UMKM untuk disiplin melaksanakan prokes, kita tidak mau KCW jadi cluster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.</p>



<p>Diugkapkan Mardohar, sesuai dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, jam operasional KCW mulai pukul 18.00-21.00 WIB. Oleh karenanya Mardohar berpesan agar pengunjung dan pelaku UMKM dapat mematuhi jam operasional tersebut. “Marilah kita sama-sama mengikuti aturan agar terhindari dari Covid-19. Kita ketahui angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan terus menurun, tapi kita tidak boleh abai dengan prokes,” pungkasnya. <strong>(wiku)</strong></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/">KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara</title>
		<link>https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 11:43:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup Sementara]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1442 H]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=5395</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Booby Nasution menyatakan telah menutup sementara seluruh kegiatan di Kesawan City Walk (KCW).&#160; Sejumlah ruas jalan yang selama ini <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/" title="Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/">Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Wali Kota Medan Booby Nasution menyatakan telah menutup sementara seluruh kegiatan di Kesawan City Walk (KCW).&nbsp; Sejumlah ruas jalan yang selama ini ditutup akan dibuka kembali seperti biasa dan seluruh pedagang &nbsp;tidak diperbolehkan berjualan.</p>



<p>Penutupan sementara ini dilakukan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan mengantisipasi terjadinya &nbsp;konsentrasi masyarakat di KCW, &nbsp;terutama yang datang dari kawasan Binjai, Deliserdang dan Tanah Karo.</p>



<p>Sebab, Pemerintah Provinsi Sumut mengizinkan masyarakat yang bermukim di Medan, Binjai, Deli Serdang dan Tanah &nbsp;Karo melaksanakan mudik pada masa larangan mudik berlangsung mulai 6-17 Mei mendatang.</p>



<p>“Yang pasti, penutupan ini bukan karena ada dibilang KCW ada melanggar protokol kesehatan. Kita pastikan, masalah pengamanan protokol kesehatan kita perketat terus. Bahkan, perbaikan-perbaikan terus dilakukan, seperti membuat jarak antar pedagang, pembatasan jam operasional. Walau kita dibilang tutup jam 23.00 WIB, tapi sekrang jam 20.30 WIB sudah kita tutup pintu masuk ke KCW dan jumlahnya dibatasi tidak boleh lebih dari 350 orang yang masuk, “ kata Bobby Nasution melakukan door stop dengan wartawan di Balai Kota Medan, Rabu (5/5).</p>



<p>Dikatakan Bobby Nasution, KCW akan buka kembali setelah Lebaran. Sebab, dia tidak mau terjadi kerumuman karena masyarakat Mebidangro berdatangan. Ditambah lagi, aku Bobby Nasution, Pemko Medan telah diimbau untuk membatasi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Medan agar pengunjungnya hanya 50%.</p>



<p>“Kita tindak ingin masyarakat dari Mebidangro berdatangan dan berkumpul di KCW. Jadi sebagai antisipasinya, makanya KCW kita tutup sementara mulai malam ini hingga berakhirnya Lebaran,” tegasnya.<br>&nbsp;<br>&nbsp;Selain itu menurut &nbsp;Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan selaku Person in Charge (PIC) KCW, Benny Iskandar, &nbsp;penutupan sementara KCW juga dilakukan sebagai upaya untuk mendorong masyarakat lebih fokus dan khusyuk dalam menjalani puasa maupun ibadah lainnya di sepuluh terakhir bulan suci Ramadhan 1442 H, Pemko Medan menutup sementara Kesawan City Walk (KCW) mulai, Rabu (5/5) hingga Kamis (20/5).&nbsp; Di samping itu juga seluruh OPD terkait di lingkungan Pemko Medan berkonsentrasi penuh untuk memberikan pelayanan dan kegiatan mulai akhir Ramadhan hingga menjelang Lebaran.</p>



<p>Tindaklanjut penutupan sementara KCW ini langsung diikuti dengan menyurati seluruh pelaku UMKM yang selama ini mengisi kawasan tersebut. Dalam Surat Edaran (SE) &nbsp;No.<a href="tel:51011434">510.1/1434</a> tanggal 4 Mei 2021 yang ditandatangani Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, para pedagang diminta untuk tidak melakukan aktifitas di KCW mulai, Rabu (5/5). Diharapkan, seluruh pedagang dapat melaksanakan SE ini dengan penuh tanggung jawab.</p>



<p>Selama penutupan sementara berlangsung, OPD terkait akan melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur sehingga saat dibuka kembali, kondisi KCW jauh lebih baik dan tertata. Bersamaan itu, sejumlah ruas jalan yang selama ini ditutup mulai pukul <a href="tel:18002200">18.00 – 22.00</a> WIB akan dibuka kembali seperti biasanya.</p>



<p>“Jadi tidak benar penutupan ini dilakukan karena dianggap melanggar protokol kesehatan maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Penutupan sementara ini murni dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat fokus menjalani ibadah di penghujung Ramadhan,” kata &nbsp;Benny.</p>



<p>Selang dua hari setelah penutupan, jelas Benny, OPD terkait akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan KCW selama ini. Kemudian, membahas sistem pembayaran, prasarana dan penempatan kembali tata letak dan mengevaluasi pedagang yang jenis dagangannya. Dengan evaluasi yang dilakukan ini, imbuhnya, pelaksanaan KCW setelah dibuka nanti akan lebih baik disertai dengan pengawasan ketat, terutama penerapan protokol kesehatan (prokes).</p>



<p>“Terkait PPKM dan prokes, para pedagang sudah sepakat untuk benar-benar menjalankannya. Apabila mereka melanggar instruksi, tentunya yang rugi mereka sendiri. Seminggu terakhir ini sudah terlihat, para pedagang sudah menutup sendiri usahanya setengah jam sebelum jam operasional tutup,” ungkapnya.</p>



<p>Selanjutnya, menyikapi banyaknya tudingan yang menyatakan KCW memicu terjadi kerumunan, Benny menepisnya. Berdasarkan evaluasi dan peninjauan langsung selama tiga malam mulai Jumat- Minggu kemarin, jelas Benny, banyaknya warga yang datang bukan untuk menikmati kuliner di KCW, justru mereka datang untuk menikmati suasana dan beberapa titik di Kesawan menjadi spot foto yang mereka anggap menarik.</p>



<p>“Kita sudah amati langsung, warga banyak yang datang. Tapi, angkringan banyak juga yang kosong. Inikan membuktikan jika kedatangan warga bukan hanya untuk menikmati KCW, tetapi menikmati suasana Kesawan yang dinilai cukup menarik pada malam hari,” jelasnya.</p>



<p>Meski demikian, tegas Benny, Pemko Medan akan lebih ketat untuk menerapkan prokes dan PPKM Mikro saat KCW dibuka kembali. Selain meningkatkan pemeriksaan suhu tubuh, bagi pengunjung di 10 pintu masuk KCW, ungkap Benny, juga diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat dengan menurunkan petugas untuk terus mobile guna mengingatkan pedagang dan pengunjung agar tidak terjadi kerumunan.</p>



<p>Selanjutnya, guna mendukung penataan kawasan Kota Lama Kesawan, Benny mengatakan, Pemko Medan saat ini tengah melakukan diseminasi Perwal dan SK Wali Kota tentang Badan Pengelola Kawasan Wisata Kota Lama Kesawan (BPKWKLK) yang diharapkan dapat mengelola kawasa Kesawan menjadi lebih baik lagi.</p>



<p>“ Mengingat bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, Pemko Medan mengajak masyarakat untuk dapat lebih meningkatkan ibadah setelah Nuzulul Qu’an dan mengisi malam terakhir Ramadhan dengan berbagai ibadah sunnah lainnya,” harapnya.</p>



<p>Langkah Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menutup sementara KCW mendapat dukungan penuh Ketua MUI Kota Medan Dr H Hasan Matsum MAg. Sebab, niat penutupan sementara itu dilakukan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat agar fokus mengisi akhir bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan ibadah.</p>



<p>&nbsp;“Niat Bapak Wali Kota menutup sementara KCW sangat baik karena bertujuan untuk memuliakan Ramadhan, terutama di penghujungnya. Sebab, Rasulullah menyarankan kita memperbanyak melakukan ibadah sunnah,terutama i’tikaf.&nbsp; Jadi kita sangat mengapresiasi keputusan Bapak Wali Kota ini,” kata Hasan.</p>



<p>Kemudian, Hasan berharap agar penutupan sementara ini tidak melemahkan keinginan Bobby Nasution untuk memulihkan perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sebab, Hasan mengetahui niat Bobby Nasution menghadirkan KCW sebagai upaya untuk menstimulus perekonomian di Kota Medan terutama pelaku UMKM.</p>



<p>Di samping itu Hasan pun mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Bobby Nasution dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Terbukti, Medan yang selama ini berada di zona merah, kini telah berubah menjadi orange. Diharapkannya, upaya tersebut terus ditingkatkan sehingga pandemic Covid-19 berakhir. (Adl)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/">Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubsu Ancam Bubarkan Lautan Manusia di Kesawan City Walk</title>
		<link>https://sln70-news.com/gubsu-ancam-bubarkan-lautan-manusia-di-kesawan-city-walk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 20:49:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ancam]]></category>
		<category><![CDATA[Bubarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubsu]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Lautan Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=5159</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Gubernur Sumatera Utara&#160;Edy Rahmayadi&#160;kembali menyoroti kerumunan&#160;Kesawan City Walk&#160;yang digagas Wali Kota Medan,&#160;Bobby Nasution. Di tengah pandemi covid-19, kegiatan yang digadang-gadang menjadi The <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/gubsu-ancam-bubarkan-lautan-manusia-di-kesawan-city-walk/" title="Gubsu Ancam Bubarkan Lautan Manusia di Kesawan City Walk" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gubsu-ancam-bubarkan-lautan-manusia-di-kesawan-city-walk/">Gubsu Ancam Bubarkan Lautan Manusia di Kesawan City Walk</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Gubernur Sumatera Utara&nbsp;Edy Rahmayadi&nbsp;kembali menyoroti kerumunan&nbsp;Kesawan City Walk&nbsp;yang digagas Wali Kota Medan,&nbsp;Bobby Nasution. Di tengah pandemi covid-19, kegiatan yang digadang-gadang menjadi The Kitchen Of Asia tersebut tetap dipadati ribuan orang setiap malam.</p>



<p>Edy mengatakan akan mengkaji kembali kegiatan yang berlangsung di Kesawan City Walk. Edy mengancam akan membubarkan kegiatan Kesawan City Walk jika tidak mengindahkan peraturan.</p>



<p>&#8220;Saya sudah sampaikan dengan wali kota. Dia sudah diatur, sedang dikaji dan kalau dia tidak bisa diatur memang ini sudah ketentuan, melewati waktu ya kita bubarkan kita hentikan.&#8221; kata Edy, Senin (3/5/2021).</p>



<p>Edy berjanji akan mengecek jam operasional Kesawan City Walk yang diduga melewati aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.</p>



<p>&#8220;Nanti akan dicek langsung. Saya tetap ingatkan agar rakyat tetap menjalankan protokol kesehatan. Itu dilakukan untuk memperkecil potensi penularan,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Lautan manusia terus terjadi di kawasan Kesawan City Walk. Misalnya pada Sabtu (1/5/2021) malam, ribuan pengunjung sampai berdesakan di dalam kawasan pusat kuliner itu. Pengunjung didominasi oleh muda mudi.</p>



<p>Rudi salah satu pengunjung mengaku baru kali ini mendatangi Kesawan City Walk. Namun ia tak menyangka pengunjung yang datang membeludak dan bahkan berdesak-desakan. Beberapa jalan di kawasan itu juga dijadikan lapak parkir.</p>



<p>&#8220;Cuma mau jalan-jalan saja di sini. Ternyata padat sekali. Masuk aja sampai berdesak-desakan. Khawatir juga kena Covid-19,&#8221; kata Rudi bersama sejumlah teman-temannya.</p>



<p>Di lokasi, sejumlah petugas Satuan Tugas COVID-19 terus mengingatkan pengunjung, namun kerumunan tetap tidak terelakkan. Membeludaknya pengunjung juga membuat arus lalu lintas di kawasan itu menjadi macet.</p>



<p>Selain di dalam areal, kerumunan juga terjadi di sejumlah pintu masuk. Pengunjung dilarang masuk dengan dalih di dalam areal masih padat. Namun pelan-pelan pengunjung diperbolehkan masuk. Untuk pengecekan suhu tubuh dilakukan secara acak. Tidak semua orang di tes suhu tubuhnya.</p>



<p>Di lokasi, sejumlah petugas Satgas Covid-19 dan Satpol PP hilir mudik dengan pengeras suara. Mereka mengingatkan pengunjung supaya tidak berkerumun. Ada juga yang langsung meminta supaya kerumunan diberi jarak. Namun setelah petugas pergi, kerumunan terjadi lagi.</p>



<p>&#8220;Kami berkolaborasi dengan OPD yang lain. Kita mengupayakan protokol kesehatan tetap berlangsung di area ini. Saat ini pintu sudah kita tutup semua. Dan pengunjung kita batasi. Itu salah satu upaya yang sungguh-sungguh,&#8221; kata Kepala Satpol PP Medan M Sofyan.</p>



<p>Kesawan City Walk juga diduga melanggar jam operasional PPKM Mikro yakni pukul 22.00 WIB. Pantauan di lokasi hingga pukul 22.30 WIB lebih, pedagang masih menjajakan dagangannya.</p>



<p>&#8220;Kami menurunkan 60 personel di sana. Ditambah dari kepala lingkungan, pihak kelurahan hingga kecamatan. Kita berusaha tidak terjadi kerumunan,&#8221; ujar Sofyan.</p>



<p>Sejumlah kamera pemantau yang biasa aktif untuk memantau arus lalu lintas di kawasan Kesawan City Walk tiba-tiba tidak bisa diakses publik. Pantauan dari laman milik Area Control Traffic System (ATCS) <a href="http://medan.marktel.com">medan.marktel.com</a>, setidaknya ada tiga titik kamera pemantau yang tidak aktif.</p>



<p>Mulai dari persimpangan Kesawan, depan Rumah Tjong A Fie dan persimpangan Gedung Lonsum-Lapangan Merdeka. Kamera pemantau itu mati sejak kerumunan di Kesawan City Walk ramai diberitakan. Diduga kamera pemantau sengaja dimatikan agar tidak bisa diakses publik. Kepala Dinas Perhubungan Medan Iswar Lubis yang dikonfirmasi terkait hal ini belum memberikan jawaban.</p>



<p>Diketahui, Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution akan menutup sementara kegiatan di Kesawan City Walk Medan mulai 6-20 Mei 2021. Namun penutupan sementara dilakukan bukan karena kegiatan pusat kuliner tersebut kerap melanggar protokol kesehatan covid-19, akan tetapi lantaran menyambut Idul Fitri.</p>



<p>Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Perkim, dan Penataan Ruang Kota Medan, Benny Iskandar membantah kegiatan di Kesawan City Walk menimbulkan kerumunan. Menurutnya di sana tidak ada kerumunan, namun keramaian karena banyak pengunjung. Dia pun membantah kegiatan tersebut berpotensi menularkan virus corona.</p>



<p>&#8220;Kita jam 22.00 WIB sudah tutup. Jadi tidak ada kerumunan, tapi itu ramai karena banyak pengunjung. Tapi orang berjalan tidak ada yang menggerombol dan berdesak desakan,&#8221; sebutnya.</p>



<p>Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan juga sempat membantah terjadi kerumunan di sana. Menurutnya di kawasan Kesawan City Walk tidak terjadi kerumunan, melainkan banyak manusia di sana</p>



<p>&#8220;Bukan kerumunan di situ tapi banyak manusia di situ, kendatipun kita berbagai pihak langsung turun ke situ. Jadi siapa yang duluan mendapat informasi dari CCTV bahwa terjadi kerumunan, siapapun dari kita langsung turun memecahnya,&#8221; kata dia.</p>



<p>sumber: <a href="http://cnnindonesia.com">cnnindonesia.com</a><br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gubsu-ancam-bubarkan-lautan-manusia-di-kesawan-city-walk/">Gubsu Ancam Bubarkan Lautan Manusia di Kesawan City Walk</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bobby Nasution Turun Langsung Pastikan Prokes Kesawan City Walk</title>
		<link>https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pastikan-prokes-kesawan-city-walk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 16:34:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Turun Langsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4991</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Guna memantau dan memastikan protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meninjau langsung Kesawan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pastikan-prokes-kesawan-city-walk/" title="Bobby Nasution Turun Langsung Pastikan Prokes Kesawan City Walk" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pastikan-prokes-kesawan-city-walk/">Bobby Nasution Turun Langsung Pastikan Prokes Kesawan City Walk</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Guna memantau dan memastikan protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meninjau langsung Kesawan City Walk (KCW), Sabtu (24/4) malam.</p>



<p>Sebab, Wali Kota benar-benar ingin agar, baik pengunjung maupun pedagang mengikuti prokes selama berada di kawasan sentra kuliner yang dikenal sebagai The Kitchen of Asia tersebut.</p>



<p>&nbsp;Sesampainya di lokasi pukul 21.00 WIB, Wali Kota langsung berkeliling ke semua kawasan KCW. Sambil berjalan, Wali Kota terus mengingatkan pengunjung dan pedagang untuk selalu mematuhi prokes, terutama menggunakan masker. Sebab, pengunjung hanya diperkenankan untuk membuka maskernya pada saat makan atau minum dan pedagang juga harus memakai masker ketika melayani pembeli.</p>



<p>&nbsp;Hampir di semua tenant angkringan tidak luput dari pantauan Wali Kota. Namun, saat berada di salah satu UMKM, Wali Kota berdialog dan mengimbau agar UMKM yang menjual jajanan berupa mie ramen tersebut pindah dari lokasi jualan yang ditempatinya saat ini. Pasalnya, sejak Kamis (22/4) lalu, Pemko Medan mulai memberlakukan jarak antar satu stand ke stand lainnya, dari 6 meter kini menjadi 12 meter.</p>



<p>&nbsp;Secara persuasif, Wali Kota menyampaikan kepada pelaku UMKM agar pindah dari Jalan Kumango ke Jalan Masjid. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga jarak antar stand, sehingga tidak terjadi kerumunan setiap kali pengunjung datang untuk membeli jajanan. &#8220;Ibu, mulai besok kita pindahkan ya, biar bisa saling menjaga jarak antar stand. Bukan hanya di sini saja, tapi di stand lain juga sudah kita sampaikan, agar semuanya bisa berjalan sesuai aturan,&#8221; kata Wali Kota kepada pelaku UMKM yang langsung mengiyakan imbauan Wali Kota tersebut.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota pun melihat fasilitas yang ada di antaranya wastafel dan mobil toilet umum. Bahkan, tidak sungkan, Wali Kota mengambil langsung sampah tisue yang menghambat jalannya air dari wastafel menuju parit di salah satu titik lokasi KCW. Selain itu, memastikan petugas dari OPD terkait melakukan patroli untuk mengimbau pengunjung agar selalu mematuhi prokes menggunakan alat pengeras suara.</p>



<p>&nbsp;Dikatakan Wali Kota, saat akan memasuki kawasan KCW, pengunjung terlebih dahulu akan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas Satgas Covid-19 dengan thermogun. Lalu, Dinas Kesehatan Kota Medan juga membagikan masker bagi pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker. &#8220;Seperti kita lihat, OPD terkait lainnya juga menurunkan petugas untuk terus melakukan patroli sekaligus mengimbau kepada pengunjung agar tetap mematuhi prokes,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait, Wali Kota tanpa lelah terus mengelilingi kawasan KCW. Tepat pukul 22.30 WIB, bersama Wakil Ketua Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut Kolonel Inf Azhar, dengan menggunakan alat pengeras suara, Wali Kota mengimbau langsung pengunjung untuk segera meninggalkan lokasi dan penjual agar membereskan barang-barang dagangannya. Sebab, jam operasional hanya sampai jam 23.00 WIB dan kawasan KCW sudah harus bersih kembali.</p>



<p>Mendengar imbauan Wali Kota, pengunjung perlahan mulai meninggalkan lokasi. Tampak, seluruh pelaku UMKM juga mulai menyusun barang dagangannya sekaligus menyelesaikan transaksi pembayaran dengan pengunjung. Tidak hanya sekedar mengimbau, Wali Kota masih tetap berada di lokasi sampai memastikan bahwa tidak ada lagi pelaku UMKM yang melayani pembelian serta mengingatkan pengunjung untuk segera menghabiskan makanan yang telah dibeli. (Wiku)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pastikan-prokes-kesawan-city-walk/">Bobby Nasution Turun Langsung Pastikan Prokes Kesawan City Walk</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bobby Nasution Turun Langsung Pantau Prokes Kesawan City Walk</title>
		<link>https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pantau-prokes-kesawan-city-walk/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2021 12:20:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Pantau]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4768</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Guna memantau dan memastikan protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meninjau langsung Kesawan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pantau-prokes-kesawan-city-walk/" title="Bobby Nasution Turun Langsung Pantau Prokes Kesawan City Walk" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pantau-prokes-kesawan-city-walk/">Bobby Nasution Turun Langsung Pantau Prokes Kesawan City Walk</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Guna memantau dan memastikan protokol kesehatan (prokes) diterapkan secara ketat, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM meninjau langsung Kesawan City Walk (KCW), Sabtu (24/4) malam.</p>



<p>Sebab, Wali Kota benar-benar ingin agar, baik pengunjung maupun pedagang mengikuti prokes selama berada di kawasan sentra kuliner yang dikenal sebagai The Kitchen of Asia tersebut.</p>



<p>&nbsp;Sesampainya di lokasi pukul 21.00 WIB, Wali Kota langsung berkeliling ke semua kawasan KCW. Sambil berjalan, Wali Kota terus mengingatkan pengunjung dan pedagang untuk selalu mematuhi prokes, terutama menggunakan masker. Sebab, pengunjung hanya diperkenankan untuk membuka maskernya pada saat makan atau minum dan pedagang juga harus memakai masker ketika melayani pembeli.</p>



<p>&nbsp;Hampir di semua tenant angkringan tidak luput dari pantauan Wali Kota. Namun, saat berada di salah satu UMKM, Wali Kota berdialog dan mengimbau agar UMKM yang menjual jajanan berupa mie ramen tersebut pindah dari lokasi jualan yang ditempatinya saat ini. Pasalnya, sejak Kamis (22/4) lalu, Pemko Medan mulai memberlakukan jarak antar satu stand ke stand lainnya, dari 6 meter kini menjadi 12 meter.</p>



<p>&nbsp;Secara persuasif, Wali Kota menyampaikan kepada pelaku UMKM agar pindah dari Jalan Kumango ke Jalan Masjid. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga jarak antar stand, sehingga tidak terjadi kerumunan setiap kali pengunjung datang untuk membeli jajanan. &#8220;Ibu, mulai besok kita pindahkan ya, biar bisa saling menjaga jarak antar stand. Bukan hanya di sini saja, tapi di stand lain juga sudah kita sampaikan, agar semuanya bisa berjalan sesuai aturan,&#8221; kata Wali Kota kepada pelaku UMKM yang langsung mengiyakan imbauan Wali Kota tersebut.</p>



<p>Tidak hanya itu, Wali Kota pun melihat fasilitas yang ada di antaranya wastafel dan mobil toilet umum. Bahkan, tidak sungkan, Wali Kota mengambil langsung sampah tisue yang menghambat jalannya air dari wastafel menuju parit di salah satu titik lokasi KCW. Selain itu, memastikan petugas dari OPD terkait melakukan patroli untuk mengimbau pengunjung agar selalu mematuhi prokes menggunakan alat pengeras suara.</p>



<p>&nbsp;Dikatakan Wali Kota, saat akan memasuki kawasan KCW, pengunjung terlebih dahulu akan diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas Satgas Covid-19 dengan thermogun. Lalu, Dinas Kesehatan Kota Medan juga membagikan masker bagi pengunjung yang kedapatan tidak memakai masker. &#8220;Seperti kita lihat, OPD terkait lainnya juga menurunkan petugas untuk terus melakukan patroli sekaligus mengimbau kepada pengunjung agar tetap mematuhi prokes,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Didampingi sejumlah pimpinan OPD terkait, Wali Kota tanpa lelah terus mengelilingi kawasan KCW. Tepat pukul 22.30 WIB, bersama Wakil Ketua Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut Kolonel Inf Azhar, dengan menggunakan alat pengeras suara, Wali Kota mengimbau langsung pengunjung untuk segera meninggalkan lokasi dan penjual agar membereskan barang-barang dagangannya. Sebab, jam operasional hanya sampai jam 23.00 WIB dan kawasan KCW sudah harus bersih kembali.</p>



<p>Mendengar imbauan Wali Kota, pengunjung perlahan mulai meninggalkan lokasi. Tampak, seluruh pelaku UMKM juga mulai menyusun barang dagangannya sekaligus menyelesaikan transaksi pembayaran dengan pengunjung. Tidak hanya sekedar mengimbau, Wali Kota masih tetap berada di lokasi sampai memastikan bahwa tidak ada lagi pelaku UMKM yang melayani pembelian serta mengingatkan pengunjung untuk segera menghabiskan makanan yang telah dibeli. (Wiku)<br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-turun-langsung-pantau-prokes-kesawan-city-walk/">Bobby Nasution Turun Langsung Pantau Prokes Kesawan City Walk</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional</title>
		<link>https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 13:43:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Patuhi Jam Operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Terapkan Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4681</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Sejak awal  Kesawan City Walk (KCW) dilaunching, Pemko Medan melalui OPD terkait telah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi pedagang maupun <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/" title="Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/">Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Sejak awal  Kesawan City Walk (KCW) dilaunching, Pemko Medan melalui OPD terkait telah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi pedagang maupun pengunjung sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. </p>



<p>Di samping itu, petugas Dinas Pariwisata Kota Medan, Satpol PP serta jajaran kelurahan setempat secara rutin berpatroli untuk memastikan baik pedagang maupun pengunjung telah melaksanakan prokes dengan baik.</p>



<p>“Seluruh pedagang dan pengunjung senantiasa kita ingatkan untuk melaksanakan prokes dengan baik, terutama selalu menggunakan masker dan menjaga jarak,” kata Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan sekaligus person in charge (PIC) KCW Benny Iskandar, Selasa (20/4).</p>



<p>Selanjutnya dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, jelas Benny, 10 wastafel disediakan di sejumlah titik bagi pengunjung guna memudahkan mencuci tangan sebelum makan maupun sesudah makan. Dengan demikian, tangan para pengunjung senantiasa higienis sehingga tidak menjadi media penyebaran virus corona.</p>



<p>Dalam rangka mendukung pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Benny mengatakan, 15 menit sebelum pukul 22.00 WIB, petugas telah mengumumkan berulang kali mengingatkan kepada pedagang maupun pengunjung bahwa sebentar lagi jam operasional KCW berakhir. Hal itu dilakukan agar pengunjung cepat menyelesaikan makanan dan minuman setelah itu melakukan transaksi pembayaran, sedangkan pedagang dapat bersiap-siap untuk mengemasi dagangannya.</p>



<p>Terjadinya kerumunan, Sabtu (17/4) malam, Benny menduga karena bertepatan malam Minggu pertama di bulan puasa, sehingga antusiasme pengunjung yang datang lebih banyak dari biasanya dan lebih lama meningalkan lokasi KCW.</p>



<p>“Kalau mulai tadi malam (19/4) pedagang dan pengunjung pukul 22.00 WIB sudah membubarkan diri. Kita pun memberi kesempatan setengah jam kepada pedagang untuk mengemasi barang dagangannya. Setelah itu, lokasi KCW harus bersih kembali,” jelasnya.</p>



<p>Sejauh ini Benny mengaku, belum ada sanksi yang dijatuhkan terhadap pedagang maupun pengunjung karena tidak ditemukan pelanggaran secara massif. Terkait penggunaan masker, terang Benny, terkadang pengunjung harus membuka karena untuk makan maupun minum.</p>



<p>Sebagai upaya memaksimalkan PPKM, kata Benny, akan dilakukan sejumlah perubahan agar hasilnya lebih efektif dan maksimal. Salah satunya, para pedagang telah diingatkan untuk menjaga jarak dari stand satu ke stand lainnya. Dikatakannya, selama ini jarak antar stand sekitar 6 meter, tapi kita ubah menjadi 10 meter.</p>



<p>“Tadi malam sudah kami sosialisasikan kepada pedagang untuk menjaga jarak. Insya Allah hari ini dilaksanakan sehingga jarak satu stand ke stand lainnya menjadi 10 meter. Dengan penambahan jarak ini, otomatis ruas jalan yang digunakan juga akan bertambah. Selama ini limpahan pedagang ke Jalan Masjid, Perdana dan Jalan Ahmad Yani,” paparnya.</p>



<p>Langkah ini, imbuh Benny, diikuti dengan menempatkan petugas Satgas Covid-19 untuk menjaga 10 pintu masuk KCW yang dilengkapi dengan thermogun untuk mengecek suhu tubuh setiap pegunjung yang datang. Adapun 10 pintu masuk KCW di antaranya yakni simpang Palang Merah, Balai Kota, GwangZhou, Kumango, Ahmad Yani I, II, III dan IV.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM saat melaunching KCW telah mengingatkan agar seluruh pedagang dan pengunjung harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.</p>



<p>“Saya minta protokol kesehatan diterapkan dengan ketat di KCW, termasuk penerapan jam operasional harus sesuai dengan PPKM. Untuk itu, saya minta kepada OPD terkait agar mengawasi dengan ketat sehingga protokol kesehatan dan penerapan jam operasiona dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Bobby Nasution.</p>



<p>Di tempat terpisah, Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis saat dihubungi, &nbsp;Selasa (20/4), mengungkapkan bahwa apabila KCW telah mengikuti sesuai pedoman dan aturan PPKM mikro seperti yang diinstruksikan oleh Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumut &nbsp;dan Wali Kota tidak ada masalah.</p>



<p>“Besok kami akan ada rapat dan mengundang 8 kabupaten/kota pelaksana PPKM mikro, termasuk Kota Medan. Untuk melakukan pengamatan di lapangan, sejauh ini belum kita lakukan. Itu kan masih berkembang di media sosial. Makanya kita mengundang rapat dan minta dijelaskan apa yang kira-kira dilaksanakan di lapangan serta bagaimana penerapan protokol kesehatan,” kata Arsyad. (Wiku)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/">Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rekayasa Lantas Kesawan City Walk &#038; E-Parking Sukses Besar</title>
		<link>https://sln70-news.com/rekayasa-lantas-kesawan-city-walk-e-parking-sukses-besar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Apr 2021 11:45:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EKONOMI]]></category>
		<category><![CDATA[e-Parking]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Rekayasa Lalu Lintas]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4614</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Rekayasa lalu lintas (Lantas) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan di Jln Ahmad Yani, Medan, setiap malam hari bebas dari kendaraan bermotor <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/rekayasa-lantas-kesawan-city-walk-e-parking-sukses-besar/" title="Rekayasa Lantas Kesawan City Walk &#038; E-Parking Sukses Besar" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/rekayasa-lantas-kesawan-city-walk-e-parking-sukses-besar/">Rekayasa Lantas Kesawan City Walk &#038; E-Parking Sukses Besar</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Rekayasa lalu lintas (Lantas) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan di Jln Ahmad Yani, Medan, setiap malam hari bebas dari kendaraan bermotor sekaligus menjadi wahana baru bagi para pedestrian dan UMKM.</p>



<p>Begitu juga dengan E-Parking di Jalan Ahmad Yani Medan pada jam kerja, turut mendapatkan kesuksesan besar. Sepekan setelah diluncurkan pada 28 Maret lalu, tarif parkir yang dibayarkan masyarakat langsung masuk ke kas Pemko Medan tanpa kebocoran.</p>



<p>Sampai saat ini, E-Parking masih uji coba. Maka titiknya pun baru di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga jalan Balai Kota. Di sana terdapat sekitar 30 petugas Dinas Perhubungan yang sigap membantu masyarakat yang akan membayar parkir kendaraannya.</p>



<p>Petugas E-Parking dilengkapi dengan badge yang menjadi barcode untuk membayar tarif parkir. Dan masyarakat bisa menggunakan sejumlah aplikasi pembayaran non tunai yang dimiliki di smartphone-nya.</p>



<p>Sepekan awal saat diluncurkan, berlaku tarif E-Parking hanya Rp1. Selanjutnya tarif parkir sepeda motor Rp2.000 dan Rp3.000 untuk mobil.</p>



<p>&#8220;Satu Minggu pertama saja sudah sekitar Rp10 juta masuk ke kas Pemko Medan. Jadi bersih masuk tanpa ada kebocoran. Jadi E-Parking sesuai perintah pak wali sejauh ini bisa dibilang lancar dan masyarakat mulai terbiasa,&#8221; kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis Sabtu (10/4) kemarin.</p>



<p>Memang sejak awal terpilih jadi wali kota Medan, Bobby Nasution langsung tancap gas meraup Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan meminimalisir potensi kebocoran. Kekinian, potensi kebocoran bisa dicegah dengan merapkan digitalisasi di sektor keuangan. E-Parking salah satunya. Sebelumnya pembayaran Uji KIR di Medan juga sudah tak pakai tunai lagi.</p>



<p>&#8220;PAD harus ditingkatkan untuk pembangunan yang tentunya akan kembali kepada masyarakat. Maka itu saya tegaskan jangan sampai ada kebocoran postensi PAD kita. Sekarang era 4.0 semua pihak di Pemko Medan harus bisa mengikuti kemajuan zaman,&#8221; kata Bobby beberapa waktu lalu.</p>



<p>Lantas dengan keberhasilan uji coba E-Parking di kawasan Kesawan, apakah akan dilanjutkan di titik parkir lainnya?</p>



<p>&#8220;Secara bertahap memang nanti satu kota Medan bakal E-Parking. Untuk itu saat ini kita sedang siapkan aspek legalnya. Dan kita harus sosialisasi lagi kepada semua pihak. Terlebih pak wali Bobby Nasution tak ingin ada kebijakan baru yang jadi masalah sosial. Jadi harus benar-benar diperhatikan,&#8221; kata Iswar.</p>



<p>Dengan berlakunya E-Parking Bobby Nasution tak ingin ada masyarakat yang justru jadi pengangguran. Maka itu, meskipun kelak E-Parking telah diterapkan di banyak titik parkir, para jukir yang selama ini bertugas akan tetap diberdayakan.</p>



<p>&#8220;Tapi tentunya harus dengan SOP yang sudah ditentukan Pemko Medan, dan mereka harus ikuti itu. Semua bagi hasilnya harus jelas dan akurat,&#8221; pungkas Iswar.&nbsp;(Wiku)<br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/rekayasa-lantas-kesawan-city-walk-e-parking-sukses-besar/">Rekayasa Lantas Kesawan City Walk &#038; E-Parking Sukses Besar</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penataan Heritage Kesawan, Program Penting &#038; Layak Didukung Semua Pihak</title>
		<link>https://sln70-news.com/penataan-heritage-kesawan-program-penting-layak-didukung-semua-pihak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Apr 2021 06:05:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[wisata dan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Heritage]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Program Penting]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4582</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Penataan heritage sebagai salah satu program prioritas utama Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM &#160;terus mendapat dukungan. Tidak hanya <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/penataan-heritage-kesawan-program-penting-layak-didukung-semua-pihak/" title="Penataan Heritage Kesawan, Program Penting &#038; Layak Didukung Semua Pihak" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/penataan-heritage-kesawan-program-penting-layak-didukung-semua-pihak/">Penataan Heritage Kesawan, Program Penting &#038; Layak Didukung Semua Pihak</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Penataan heritage sebagai salah satu program prioritas utama Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM &nbsp;terus mendapat dukungan.</p>



<p>Tidak hanya para budayawan, kalangan seniman juga mengapresiasi penuh upaya yang dilakukan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.</p>



<p>Kawasan kota lama Kesawan yang dipenuhi banyak bangunan tua pun akan direvitalisasi untuk dikembalikan ke bentuk awalnya. Sebagai langkah awal, Wali Kota pun telah me-launching Kesawan City Walk.</p>



<p>Keindahan bangunan tua dikolaborasikan dengan aneka kuliner Kota Medan yang akan diproyeksikan menjadi The Kitchen of Asia, sehingga menjadi magnet untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara.</p>



<p>Langkah cerdas Wali Kota ini pun langsung mendapat apresiasi dan dukungan dari Teja Purnama Lubis, salah satu seniman di Kota Medan. Menurut pria yang sudah berkesenian sejak masih berseragam sekolah itu, kota yang maju dan beradab adalah kota yang menghargai dan merawat peninggalan-peninggalan sejarah.</p>



<p>“Kemajuan zaman semestinya tidak melindas sejarah, namun sebaliknya memberikan ruang, mengaksentuasikan, dan mengeksplorasinya untuk meraih kemajuan di masa kini dan masa depan. Apa yang dilakukan Wali Kota sudah tepat dan sangat cerdas. Untuk itu, penataan kawasan bersejarah Kesawan merupakan sebuah program yang penting dan layak didukung semua pihak,” kata Teja.</p>



<p>Selain itu imbuh &nbsp;pria yang hingga kini masih menulis puisi, cerpen &nbsp;dan esai tersebut, penataan dan pembenahan kawasan Kesawan juga akan diikuti dengan mengembalikan arcade-arcade. Dikatakannya, arcade ini bukan hanya sekedar mencerminkan keindahan arsitektur, tetapi juga ada keindahan hati di sana, ada penghargaan dan penghormatan terhadap manusia di sana.</p>



<p>“Bayangkanlah, bagaimana nyamannya dulu pejalan kaki di kawasan Kesawan. Mereka tidak terganggu oleh panas maupun hujan karena berada di bawah naungan arcade,” ungkap pria yang pernah menampilkan sejumlah pagelaran tunggal maupun berkolaborasi dengan sejumlah penyair &nbsp;dalam pertunjukan “Membaca Tradisi” dan “Katarsis” tersebut.</p>



<p>Apalagi, ungkap Teja, pembenahan kawasan Kesawan yang dipadukan branding kuliner Medan sebagai The Kitchen of Asia sebuah pemikiran yang cerdas. “Untuk meraih itu tentu diperlukan usaha gigih dan langkah-langkah sistematis namun progresif. Proses produksi dan penyajian akan menambah nilai jual produk kuliner Medan yang beragam dan dapat mewakili kuliner Asia ini,” paparnya.</p>



<p>Untuk mewujudkan hal itu, bilang Teja, tentunya diperlukan kolaborasi dengan para seniman. Sebab, seni memberikan ruh pada pembangunan. Berbagai pergelaran kesenian, baik modern, tradisi, maupun kolaborasi tradisi dan modern, yang dikelola dengan baik akan menjadi atraksi menambah bobot wisata sejarah di kawasan Kesawan. Para sastrawan maupun dramawan dirangsang berkarya dengan mengambil inspirasi dari kisah-kisah bersejarah yang ada maupun yang berkaitan dengan kawasan tersebut,” sarannya.</p>



<p>Sebagai penutup, pencipta&nbsp;puisi &nbsp;“Akulah Medan” itu menyampaikan penggalan puisinya tentang Kota Medan. “Akulah Medan, cinta yang menjelma kota, saat Guru dan Putri Brayan menyatu jiwa, di pernikahan alir Deli dan Babura. Akulah Medan, cinta yang membasuh ambisi, saat Kolok menyilakan Kecik, menyuburkan harapan di tanah kebaikan. Jangan harap ku buang kenangan yang terus berbinar, di sayap kupu-kupu dan senja itu…” pungkasnya. (Adlan)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/penataan-heritage-kesawan-program-penting-layak-didukung-semua-pihak/">Penataan Heritage Kesawan, Program Penting &#038; Layak Didukung Semua Pihak</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jatuh Tempo,  Walikota Beri Tindakan Tegas Bangunan Perusak Cagar Budaya</title>
		<link>https://sln70-news.com/jatuh-tempo-walikota-beri-tindakan-tegas-bangunan-perusak-cagar-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Apr 2021 12:49:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[wisata dan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Bangunan Perusak Cagar Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4558</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Ketegasan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menata kawasan heritage di Kesawan kembali dibuktikan, Selasa (7/4).&#160; Tim terpadu Satpol PP <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/jatuh-tempo-walikota-beri-tindakan-tegas-bangunan-perusak-cagar-budaya/" title="Jatuh Tempo,  Walikota Beri Tindakan Tegas Bangunan Perusak Cagar Budaya" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/jatuh-tempo-walikota-beri-tindakan-tegas-bangunan-perusak-cagar-budaya/">Jatuh Tempo,  Walikota Beri Tindakan Tegas Bangunan Perusak Cagar Budaya</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Ketegasan Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menata kawasan heritage di Kesawan kembali dibuktikan, Selasa (7/4).&nbsp;</p>



<p>Tim terpadu Satpol PP kembali menghancurkan sejumlah bagian dari bangunan tak berizin di Jalan Ahmad Yani VII, tepatnya di depan Gedung Warenhuis. Ini merupakan pembongkaran kedua kalinya dilakukan.</p>



<p>Seperti diketahui, kawasan Kesawan yang masih banyak berdiri bangunan bersejarah akan direvitalisasi guna dikembalikan ke bentuk semula oleh Wali Kota. Terkait itu, Wali Kota menindak tegas menindak pemilik bangunan yang tak mau ikuti aturan Pemko Medan. Nah, bangunan yang mendapatkan tindakan tegas&nbsp; itu yakni eks bangunan eks Harian Portibi.</p>



<p>Tindakan tegas dilakukan karena bangunan tersebut&nbsp; tak mendapatkan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) karena tidak sesuai dengan bentuk aslinya. Hal itu ditegaskan&nbsp;Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Benny Iskandar. &#8220;Memang (bangunan) itu&nbsp; tak ada izinnya itu maka kita bongkar sesuai aturan yang berlaku. Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk eksekusi,&#8221; kata Benny.</p>



<p>Sebelum tindakan tegas dilakukan, Benny juga bilang bahwa pihaknya sudah bermusyawarah dengan pemilik bangunan dan memberi tempo hingga Senin (6/4) kemarin. Jika tidak diindahkan akan dibongkar. Dan rekomendasi izin tak akan keluar jika pemilik bangunan tak mampu mengembalikan bangunan ke bentuk awalnya. Padahal kata Benny, pemilik bangunan sudah diberikan contoh berupa foto bangunan sebelumnya yang diberikan oleh Dinas Kebudayaan Kota Medan.</p>



<p>&#8220;Pak Wali kota ingin bangunan di kawasan Kesawan sesuai dengan aslinya. Kalau ada pemilik bangunan yang ingin membangun harus sesuai bentuk aslinya. Begitu juga untuk renovasi dan sebagainya. Dan foto lama bangunan itu sudah diberikan oleh Dinas Kebudayaan sebagai rekomendasi sebelum dibangun menjadi seperti sekarang,&#8221; papar Benny lagi.&nbsp;</p>



<p>Ditambahkan Benny, penegakan hukum terhadap kawasan cagar budaya benar-benar dilakukan oleh wali kota Medan. &#8220;Pak wali dengan tegas ingin kembalikan kawasan cagar budaya Kesawan dan sekitarnya,&#8221; pungkas Benny.</p>



<p>Di lapangan, tim terpadu Satpol PP tampak merobohkan sejumlah sudut bangunan. Bahkan petugas tampak sampai naik ke lantai dua bangunan dan menghancurkan secara manual dengan palu. Satu unit alat berat berupa dozer excavator juga diturunkan untuk merusak bangunan di bagian yang sulit dijangkau.&nbsp; Dari data yang diperoleh, bangunan itu berukuran 4,5 m x 16,25 m dan bangunan 4 m x 13, 25 m.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh bangunan di kawasan heritage harus mengikuti regulasi terkait perlindungan cagar budaya. &#8220;Terkhusus daerah Kesawan jangan merubah bentuk. Ikuti regulasi. Tempat ini harus kita lestarikan,” tegas Wali Kota. (Adlan)<br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/jatuh-tempo-walikota-beri-tindakan-tegas-bangunan-perusak-cagar-budaya/">Jatuh Tempo,  Walikota Beri Tindakan Tegas Bangunan Perusak Cagar Budaya</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>e-Parking Mulai Diberlakukan di Medan</title>
		<link>https://sln70-news.com/e-parking-mulai-diberlakukan-di-medan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2021 16:34:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[TEKNOLOGI]]></category>
		<category><![CDATA[e-Parking]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4412</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Parkir non-tunai (e-Parking) sudah mulai diberlakukan di Medan, bersamaan dengan soft launching Kesawan City Walk, Minggu (28/3/2021) lalu. Untuk tahap awal, sebagai <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/e-parking-mulai-diberlakukan-di-medan/" title="e-Parking Mulai Diberlakukan di Medan" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/e-parking-mulai-diberlakukan-di-medan/">e-Parking Mulai Diberlakukan di Medan</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Parkir non-tunai (e-Parking) sudah mulai diberlakukan di Medan, bersamaan dengan soft launching Kesawan City Walk, Minggu (28/3/2021) lalu.</p>



<p>Untuk tahap awal, sebagai percontohan, e-Parking mulai diterapkan di Jalan Ahmad Yani sampai Jalan Balai Kota.</p>



<p>Petugas e-Parking dilengkapi dengan badge yang menjadi barcode untuk membayar tarif parkir. Penerapan parkir non-tunai dilakukan dalam rangka meminimalisir potensi kebocoran PAD dari retribusi parkir. Tarif parkir untuk sepeda motor Rp 2.000 dan mobil Rp 3.000.</p>



<p>“Sebelum bekerja, petugas e-Parking terlebih dahulu disuntik vaksin Covid-19,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Medan, Iswar Lubis, Minggu (28/3/2021).</p>



<p>Dia mengatakan, sebelumnya pihaknya mengerahkan 36 petugas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang penerapan parkir non-tunai di sepanjang Jalan Ahmad Yani sampai Jalan Balai Kota.</p>



<p>“Total ada 36 orang yang kami kerahkan dibagi tiga shift untuk mendukung penerapan e-Parking atau parkir non-tunai. Hari ini dikumpulkan semua sekaligus pelatihan. Selama ini ‘kan mereka ikut pelatihan teori, mungkin ada yang kagok, ini turun langsung dan berhadapan dengan masyarakat,” ujarnya. (Adlan)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/e-parking-mulai-diberlakukan-di-medan/">e-Parking Mulai Diberlakukan di Medan</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
