<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harimau Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/harimau/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/harimau/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 Jan 2021 01:55:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.8</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Harimau Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/harimau/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah di Langkat, Harimau Juga Mangsa Ternak di Toba Samosir</title>
		<link>https://sln70-news.com/setelah-di-langkat-harimau-juga-mangsa-ternak-di-toba-samosir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2021 01:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SATWA]]></category>
		<category><![CDATA[Harimau]]></category>
		<category><![CDATA[Mangsa Ternak]]></category>
		<category><![CDATA[Setelah di Langkat]]></category>
		<category><![CDATA[Toba Samosir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=3280</guid>

					<description><![CDATA[<p>TOBASA, sln70-news.com &#8211; Setelah sebelumnya terjadi di Langkat, kali ini harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) kembali memangsa ternak kambing di Dusun Sigalapang, Desa Meranti Timur, <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/setelah-di-langkat-harimau-juga-mangsa-ternak-di-toba-samosir/" title="Setelah di Langkat, Harimau Juga Mangsa Ternak di Toba Samosir" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/setelah-di-langkat-harimau-juga-mangsa-ternak-di-toba-samosir/">Setelah di Langkat, Harimau Juga Mangsa Ternak di Toba Samosir</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3281" aria-describedby="caption-attachment-3281" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-3281 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/HARIMAU.jpg" alt="" width="750" height="500" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/HARIMAU.jpg 750w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/HARIMAU-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-3281" class="wp-caption-text">Ilustrasi Harimau Sumatera(SHUTTERSTOCK.com/TOM117)</figcaption></figure>
<p>TOBASA, sln70-news.com &#8211; Setelah sebelumnya terjadi di Langkat, kali ini harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) kembali memangsa ternak kambing di Dusun Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Toba Samosir pada Senin (13/1/2021) malam.</p>
<p>Selain kambing, harimau juga sempat menyerang ternak babi di dalam kandang. Informasi tersebut awalnya diketahui dari unggahan akun Instagram @salamsumutofficial pada Jumat (15/01/2021).</p>
<p>Diterangkan dalam unggahannya sebagai berikut : &#8220;Diduga Korban Satwa Harimau Sumatera ( HS)Terjadi Pada Malam Tanggal 13 Januari 2021 Sekitar Pukul 21.00 Wib Di Dusun Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir, Tidak Jauh Dari Wilayah Konservasi Harimau Sumatera Dan Tapir Yaitu Hutan Margasatwa Dolok Surungan.</p>
<p>Menurut Warga Setempat Pak Sinaga ( Kepala Dusun) Sekaligus Pemilik Ternak Yang menjadi Korban HS, Kejadian Seperti Ini Tidak Hanya Terjadi Hanya Sekali Saja Di Wilayahnya. Beliau Berharap Pihak BBKSDA-Su Segera Menindaklanjuti Kejadian Tersebut.</p>
<p>&#8220;Seorang warga yang mengunggah video di akun tersebut, Lukman Siagian menjelaskan, dirinya mengambil video tersebut setelah mendapatkan informasi dari warga lainnya. &#8220;Karena pas kebetulan lagi di kampung, dapat informasi tersebut, makanya langsung ke lokasi dan melihat kambing itu,&#8221; ujarnya ketika dikonfirmasi melalui telepon pada Jumat pagi.</p>
<p><strong>Harimau muncul di belakang rumah</strong></p>
<p>Sementara itu, Kepala Dusun Sigalapang, Sinaga menjelaskan, munculnya harimau di belakang rumahnya setelah dia mendengar suara ribut di kandang babinya. Awalnya dia tidak begitu menghiraukan namun karena istrinya berulang kali meminta untuk dicek, dia pun ke belakang dan melihat babinya di kandang.</p>
<p>Saat itu, dia melihat ada hewan lain dengan kulit loreng hitam dan coklat kekuningan di dalam kandang babi. Untuk memastikan yang dilihatnya, dia pun mengambil handphone ke dalam rumah dan menyalakan senternya. Dengan pencahayaan terbatas, dalam jarak hanya 1 meter dia melihat harimau tersebut menyerang babinya.</p>
<p>&#8220;Namanya kandang di belakang rumah kan, gelap. Jadi dengan senter HP itu lah saya lihat harimau itu di kandang. Kemudian dari jarak 3 meter saya bentak dia tiga kali, baru harimau itu melompat keluar dari kandang. Saya waktu itu tidak ada rasa takut, jadi saya bentak dia lah waktu itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Setelah harimau itu pergi, dia pun memberitahukan masuknya harimau ke kandang babi kepada tetangganya. Tidak jelas apa yang terjadi selanjutnya. Dijelaskannya, situasi di belakang rumahnya tidak ada lampu penerangan. Saat itu juga sedang turun hujan dengan lebat.</p>
<p>Dia mengaku tidak mengira dengan apa yang terjadi keesokan harinya. Pada Kamis (14/1/2021), sekitar pukul 06.30 WIB, dia terkejut karena menemukan kambing milik adik iparnya mati dengan keadaan bagian belakang tubuhnya habis. Terlihat tulang punggung kambing tersebut.</p>
<p>Isi dalam perutnya juga sudah dimakan harimau. Tersisa bagian dada hingga kepala. Kaki sebelah kiri belakang tidak terlihat dan sebelak kanan tinggal tulangnya. Sementara itu, dua kaki depannya masih utuh. Dijelaskannya, kambing tersebut pada Rabu malam tidak dikandangkan seperti halnya kambing-kambing lainnya.</p>
<p>&#8220;Itu kambing kan masih baru. Jadi masih agak liar. Biasanya dia kaluar dan masuk kandang sendiri. Nah, malam itu kan ujan deras, jadi tidak terkontrol. Kami kira sudah di dalam kandang,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BBKSDA Sumut turun tangan</strong></p>
<p>Sinaga menjelaskan, kejadian harimau memangsa ternak pernah terjadi sekitar 2 tahun yang lalu di dusunnya. Ternak yang dimangsa itu adalah ternak lembu. &#8220;Memang kemarin saya tidak melaporkan ke pihak lain. Hanya saja kemarin ada yang datang, itu tadi yang Lukman Siagian, mungkin dari dia lah yang melaporkannya ke atas,&#8221; katanya.</p>
<p>Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut), Handoko ketika dikonformasi membenarkan adanya ternak kambing yang dimangsa harimau di Dusun Sigalapang. &#8220;Infonya ada. Tapi ini tim masih turun (ke lokasi). Belum bisa kita kasih detailnya ya. Kita lihat dulu perkembangannya ya,&#8221; katanya.</p>
<p>Rentetan konflik harimau dan masyarakat</p>
<p>Sebelumnya, harimau sumatera memangsa ternak lembu di Langkat. Rentetan konflik harimau memangsa ternak di Langkat itu dimulai dari :</p>
<p>1. 18 Desember 2020, 1 ekor lembu di Blok Hutan Sei Kelam Resort Bahorok<br />
2. 25 Desember 2020, 2 ekor lembu di Dusun Selayang, Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat<br />
3. 6 Januari 2021, 2 ekor lembu di Dusun Selayang, Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat<br />
4. 8 Januari 2021, 1 ekor lembu di Dusun Selayang, Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat<br />
5. 11 Januari 2021, 5 ekor lembu di Dusun Batu Katak, Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Langkat<br />
6. 12 Januari 2021, 1 ekor lembu di Dusun Sei Bamban, Desa Pir ADB, Kecamatan Besitang, Langkat (di dalam kawasan TNGL)</p>
<p>Humas BBTNGL, Sudiro mengatakan, kejadian pada 11 Januari 2021 di Dusun Sei Bamban, pada siang hari sudah terdengar suara auman harimau di belakang pondok warga, bernama Syahril. Kemudian pada 12 Januari, sekitar pukul 01.00 WIB kembali mendengar suara jeritan lembu.</p>
<p>Di lokasi tersebut, terdapat ada melihat 2 ekor anak lembu dan 1 ekor lembu remaja berada di seberang jalan di depan gubuk warga bernama Parmo. &#8220;Parmo, memiliki 3 ekor induk lembu, 1 ekor remaja, dan 2 ekor anak. Jadi, 1 ekor lembu yang menjadi korban dalam kondisi terikat dan hamil (bunting). Parmo mengetahui kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, karena malamnya Parmo pulang ke rumah. Lembu yang mati tersebut, kemudian dikubur sekitar lokasi pukul 17.00 WIB,&#8221; katanya.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/setelah-di-langkat-harimau-juga-mangsa-ternak-di-toba-samosir/">Setelah di Langkat, Harimau Juga Mangsa Ternak di Toba Samosir</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harimau Berkeliaran di Sekitar Gunung Sibayak</title>
		<link>https://sln70-news.com/harimau-berkeliaran-di-sekitar-gunung-sibayak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2020 01:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SATWA]]></category>
		<category><![CDATA[Berkeliaran]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Sibayak]]></category>
		<category><![CDATA[Harimau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=3000</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Dalam kurun waktu sebulan, harimau sumatera dilaporkan masyarakat terlihat berkeliaran di area Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, sekitar kawasan pendakian di <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/harimau-berkeliaran-di-sekitar-gunung-sibayak/" title="Harimau Berkeliaran di Sekitar Gunung Sibayak" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/harimau-berkeliaran-di-sekitar-gunung-sibayak/">Harimau Berkeliaran di Sekitar Gunung Sibayak</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_3002" aria-describedby="caption-attachment-3002" style="width: 556px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="wp-image-3002 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/10/fotoku.jpg" alt="" width="556" height="400" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/10/fotoku.jpg 556w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/10/fotoku-300x216.jpg 300w" sizes="(max-width: 556px) 100vw, 556px" /><figcaption id="caption-attachment-3002" class="wp-caption-text">Harimau Sumatera/sln70-news.com</figcaption></figure>
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Dalam kurun waktu sebulan, harimau sumatera dilaporkan masyarakat terlihat berkeliaran di area Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Barisan, sekitar kawasan pendakian di Gunung Sibayak, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut).</p>
<p>Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengelolaan Tahura Bukit Barisan Dinas Kehutanan Sumut, Ramlan Barus menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan laporan pascamunculnya hewan buas yang sudah meresahkan masyarakat itu.</p>
<p>&#8220;Kita sudah melakukan koordinasi dengan petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut dalam memgantisipasi konflik masyarakat dengan hewan buas yang dilindungi itu,&#8221; ujar Ramlan Barus, Rabu (14/10/2020).</p>
<figure id="attachment_3001" aria-describedby="caption-attachment-3001" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img decoding="async" class="wp-image-3001 size-medium" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/10/IMG_2270-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /><figcaption id="caption-attachment-3001" class="wp-caption-text">Harimau Sumatera di Medan Zoo/sln70-news.com</figcaption></figure>
<p>Ramlan mengatakan, pihaknya sudah memasang kamera trap di sejumlah kawasan di sekitar area Tahura tersebut. Selain memasang kamera jarak jauh yang dilengkapi dengan sensor mendeksi harimau, pihaknya juga memasang perangkap.</p>
<p>&#8220;Harimau itu muncul sejak awal bulan September 2020 kemarin. Orang yang melihat harimau berkeliaran adalah petugas yang mengutip retribusi sebelum memasuki areal pendakian di Gunung Sibayak. Selain itu, ada juga juga masyarakat yang melihat,&#8221; katanya.</p>
<p>Ditambahkan, ada pengunjung lain mengendarai mobil yang berpapasan langsung dengan hewan buas di sekitar Tahura. Begitu juga dengan warga yang ingin mencari tanaman untuk ramuan obat tradisional, juga pernah melihatnya.</p>
<p>Kepala Seksi Konservasi BBKSDA Wilayah I kawasan Tahura Bukit Barisan, Tuahman Raya Tarigan mengimbau, masyarakat supaya lebih meningkatkan kewaspadaan atas munculnya harimau di sekitar Tahura tersebut.</p>
<p>&#8220;Sebaiknya masyarakat tidak bepergian sendiri saat keluar rumah, apalagi ketika akan melewati kawasan Tahura. Jika tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya tidak keluar rumah pada sore atau malam hari,&#8221; katanya.</p>
<p>Tuahman menyebutkan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk bisa menangkap hewan buas itu. Pihaknya juga meminta masyarakat supaya menghindari konflik dengan harimau yang berkeliaran itu.</p>
<p>sumber: beritasatu.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/harimau-berkeliaran-di-sekitar-gunung-sibayak/">Harimau Berkeliaran di Sekitar Gunung Sibayak</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gambaran Menyedihkan Harimau Sumatera Mati di Perkebunan Rakyat Aceh</title>
		<link>https://sln70-news.com/gambaran-menyedihkan-harimau-sumatera-mati-di-perkebunan-rakyat-aceh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 03:54:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[SATWA]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[di Perkebunan]]></category>
		<category><![CDATA[Gambaran]]></category>
		<category><![CDATA[Harimau]]></category>
		<category><![CDATA[Mati]]></category>
		<category><![CDATA[Menyedihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Rakyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=992</guid>

					<description><![CDATA[<p>ACEH, sln70-news.com &#8211; Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) ditemukan mati di Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/gambaran-menyedihkan-harimau-sumatera-mati-di-perkebunan-rakyat-aceh/" title="Gambaran Menyedihkan Harimau Sumatera Mati di Perkebunan Rakyat Aceh" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gambaran-menyedihkan-harimau-sumatera-mati-di-perkebunan-rakyat-aceh/">Gambaran Menyedihkan Harimau Sumatera Mati di Perkebunan Rakyat Aceh</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_994" aria-describedby="caption-attachment-994" style="width: 375px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-994 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/HARIMAU-1.jpg" alt="" width="375" height="211" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/HARIMAU-1.jpg 375w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/HARIMAU-1-300x169.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 375px) 100vw, 375px" /><figcaption id="caption-attachment-994" class="wp-caption-text">foto: BBC Indonesia</figcaption></figure>
<p>ACEH, sln70-news.com &#8211; Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) ditemukan mati di Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh.</p>
<p>Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, mengatakan bangkai harimau Sumatera tersebut ditemukan di perkebunan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Harimau Sumatera tersebut ditemukan mati di perkebunan masyarakat pada Senin sekitar pukul 06.30 WIB. Lokasi penemuan di Kapa Seusak, Trumon Timur, Aceh Selatan,&#8221; kata Agus Arianto di Banda Aceh kepada kantor berita Antara.</p>
<p>Agus menyebutkan pihaknya belum mengetahui penyebab kematian satwa dilindungi tersebut. BKSDA sudah menurunkan tim nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian.</p>
<p>&#8220;Jenis kelamin diketahui betina. Namun, usia harimau Sumatera tersebut belum diketahui. Setelah pemeriksaan tim nekropsi baru diketahui semuanya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Bangkai harimau tersebut ditemukan setelah petugas Seksi Konservasi Wilayah 2 dan Resor Konservasi Wilayah 16 Trumon, Aceh Selatan mendapat laporan adanya hewan ternak masyarakat dimangsa harimau.</p>
<p>Atas laporan tersebut, kata Agus, petugas konservasi bersama mitra dan kepolisian mengecek lokasi ternak masyarakat dimangsa harimau.</p>
<p>Di lokasi, ditemukan tapak kaki harimau dan enam bangkai kambing dalam kondisi tidak utuh. Petugas bersama mitra kemudian memasang sejumlah kamera untuk melihat pergerakan harimau.</p>
<p>&#8220;Saat mengambil rekaman kamera yang dipasang sehari sebelumnya, tim menemukan seekor harimau telah mati. Penyebab kematian baru diketahui berdasarkan hasil nekropsi nanti,&#8221; kata Agus.</p>
<p>Agus menambahkan, keberadaan harimau yang masuk ke lokasi perkebunan lantaran adanya perubahan kawasan hutan menjadi area hutan produksi atau Area Penggunaan Lain (APL). Harimau pun kehilangan habitatnya dan daerah pelintasan.</p>
<p>&#8220;Kami mengimbau semua lapisan masyarakat untuk tidak melakukan penanganan konflik satwa liar dan manusia dengan cara-cara yang bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku,&#8221; jelasnya.</p>
<p>BKSDA Aceh telah mencatat delapan kasus konflik harimau dan manusia dalam periode waktu kurang dari tiga bulan sejak Januari sampai Maret 2020. Angka ini dianggap tinggi, mengingat sepanjang tahun 2019 badan tersebut mencatat sembilan kasus.</p>
<p>Data dari Yayasan Hutan, Alam, dan Lingkungan Aceh (HAkA), menyebutkan rata-rata 1.200 ha hutan di Aceh rusak setiap bulannya. Secara akumulatif, dalam tahun 2019 tercatat seluas 15.140 ha hutan beralih fungsi menjadi kelapa sawit dan lainnya.</p>
<p>Di Indonesia, jumlah harimau Sumatera hanya tersisa kurang dari 400 ekor, meski langkah pemerintah untuk menaikkan populasi harimau sudah dimulai sejak 2010 lalu.</p>
<p>Berdasarkan penelitian yang dilakukan secara berkala, lembaga konservasi lingkungan hidup World Wildlife Fund, WWF, memprediksi jumlah harimau Sumatera terus menurun.</p>
<p>sumber: viva.co.id</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gambaran-menyedihkan-harimau-sumatera-mati-di-perkebunan-rakyat-aceh/">Gambaran Menyedihkan Harimau Sumatera Mati di Perkebunan Rakyat Aceh</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
