<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>di Sekolah Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/di-sekolah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/di-sekolah/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jul 2020 04:12:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>di Sekolah Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/di-sekolah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gubsu Edy Teken Surat Edaran Baru, Larang KBM Tatap Muka di Sekolah</title>
		<link>https://sln70-news.com/gubsu-edy-teken-surat-edaran-baru-larang-kbm-tatap-muka-di-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jul 2020 04:12:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[di Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Edaran]]></category>
		<category><![CDATA[Gubsu Edy]]></category>
		<category><![CDATA[KBM]]></category>
		<category><![CDATA[Larang]]></category>
		<category><![CDATA[Surat]]></category>
		<category><![CDATA[Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[Teken]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1554</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi meneken surat edaran baru. Dalam surat itu, Edy melarang kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/gubsu-edy-teken-surat-edaran-baru-larang-kbm-tatap-muka-di-sekolah/" title="Gubsu Edy Teken Surat Edaran Baru, Larang KBM Tatap Muka di Sekolah" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gubsu-edy-teken-surat-edaran-baru-larang-kbm-tatap-muka-di-sekolah/">Gubsu Edy Teken Surat Edaran Baru, Larang KBM Tatap Muka di Sekolah</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1555" aria-describedby="caption-attachment-1555" style="width: 1021px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1555 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200717_110854.jpg" alt="" width="1021" height="531" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200717_110854.jpg 1021w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200717_110854-300x156.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200717_110854-768x399.jpg 768w" sizes="(max-width: 1021px) 100vw, 1021px" /><figcaption id="caption-attachment-1555" class="wp-caption-text">Ilustrasi COVID-19 (Foto: Edi Wahyono-detikcom)</figcaption></figure>
<p dir="ltr">MEDAN, sln70-news.com &#8211; Gubernur Sumut (Gubsu) <a href="https://www.detik.com/tag/edy-rahmayadi">Edy</a> Rahmayadi meneken surat edaran baru. Dalam surat itu, Edy melarang kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah selama pandemi <a href="https://www.detik.com/tag/covid_19">COVID</a>-19.</p>
<p dir="ltr">Dilansir detikcom, Jumat (17/7/2020), larangan itu tertuang dalam Surat Edaran nomor 218/GTCOVID-19/VII/2020 yang ditandatangani Edy.</p>
<p dir="ltr">Surat edaran itu ditujukan kepada Bupati dan Wali Kota serta pengelola satuan pendidikan se-Sumatera Utara. Di surat ini tertulis proses belajar mengajar tetap dilakukan dari rumah secara daring.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Disampaikan bahwa proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan belajar dari rumah (secara daring), sedangkan pembelajaran tatap muka menunggu petunjuk lebih lanjut dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan <a href="https://www.detik.com/tag/covid_19">COVID</a>-19 Provinsi Sumatera Utara,&#8221; demikian isi surat itu.</p>
<p dir="ltr">Surat ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran nomor 205/GTCOVID-19/VII/2020 yang dikeluarkan Edy pada 6 Juli 2020. Dalam edaran sebelumnya, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka diizinkan di zona hijau dengan berbagai aturan ketat.</p>
<p dir="ltr">Dalam surat edaran sebelumnya, KBM di zona hijau bisa dilakukan dengan tatap muka secara bertahap selama masa transisi yang sudah memenuhi semua daftar periksa dan merasa siap. Pembelajaran secara tatap muka di satuan pendidikan pada zona hijau ini dilakukan dengan penentuan prioritas.</p>
<p dir="ltr">Untuk wilayah selain zona hijau memang sudah dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka. Proses belajar mengajar di wilayah ini dilakukan dari rumah secara daring.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Satuan pendidikan yang berada di zona kuning, orange, dan merah dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan Belajar Dari Rumah (BDR),&#8221; tulis poin pertama dari surat edaran itu.</p>
<p dir="ltr">sumber: detik.com</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gubsu-edy-teken-surat-edaran-baru-larang-kbm-tatap-muka-di-sekolah/">Gubsu Edy Teken Surat Edaran Baru, Larang KBM Tatap Muka di Sekolah</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Depresi Tak Diterima di Sekolah Favorit, Siswa Meninggal Saat Mengurung Diri di Kamar</title>
		<link>https://sln70-news.com/depresi-tak-diterima-di-sekolah-favorit-siswa-meninggal-saat-mengurung-diri-di-kamar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 06:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Depresi]]></category>
		<category><![CDATA[di Kamar]]></category>
		<category><![CDATA[di Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Favorit]]></category>
		<category><![CDATA[Meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Saat Mengurung]]></category>
		<category><![CDATA[Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Diterima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1004</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta yang menjadi pro dan kontra, akhirnya memakan korban. Seorang siswa yang tak diterima <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/depresi-tak-diterima-di-sekolah-favorit-siswa-meninggal-saat-mengurung-diri-di-kamar/" title="Depresi Tak Diterima di Sekolah Favorit, Siswa Meninggal Saat Mengurung Diri di Kamar" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/depresi-tak-diterima-di-sekolah-favorit-siswa-meninggal-saat-mengurung-diri-di-kamar/">Depresi Tak Diterima di Sekolah Favorit, Siswa Meninggal Saat Mengurung Diri di Kamar</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1005" aria-describedby="caption-attachment-1005" style="width: 670px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-1005 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/BOCAH.jpg" alt="" width="670" height="421" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/BOCAH.jpg 670w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/BOCAH-300x189.jpg 300w" sizes="(max-width: 670px) 100vw, 670px" /><figcaption id="caption-attachment-1005" class="wp-caption-text">ilustrasi (ist)</figcaption></figure>
<p>&nbsp;</p>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta yang menjadi pro dan kontra, akhirnya memakan korban. Seorang siswa yang tak diterima di sekolah favoritnya depresi mengurung diri didalam kamar hingga meninggal dunia.</p>
<p>Hal itulah yang ditemukan Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) akan adanya calon siswa yang depresi. Siswa yang baru lulus SMP itu tak lolos jalur zonasi PPDB sehingga membuatnya depresi dan mengurung diri didalam kamar hingga ajal menjemput.</p>
<p>Ketua Komnas PA Arits Merdeka Sirait mengatakan, dalam PPDB tahun 2020 ini, pihaknya mendapat empat laporan dari orangtua yang menyebut bahwa anaknya mengurung diri di kamar dan mencoba untuk bunuh diri. &#8220;Dan sangat disesalkan, satu orang anak menjadi korban dan meninggal dunia, Sabtu (27/6) kemarin,&#8221; katanya, Senin (29/6/2020).</p>
<p>Dikatakan Arist, siswa yang meninggal dunia itu merupakan warga Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur. Korban tewas karena mengurung diri didalam kamar lantaran tak lolos seleksi PPDB zonasi. &#8220;Anak itu meninggal karena sakit asam lambung karena sejak tak diterima sekolah mengurung diri didalam kamar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Atas kasus yang terjadi itu, Arist menilai hal itu terjadi karena sang anak kecewa setelah tidak masuk ke sekolah negeri pilihannya. Hal itu disebabkan usianya yang masih 14 tahun lebih dan kalah bersaing dengan rekan lainnya yang usianya lebih tua. &#8220;Si anak sudah ditawarkan sekolah swasta juga tidak mau, artinya dia sudah depresi,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Menurut Arits, kondisi tersebut dapat membahayakan psikologis dan keselamatan jiwa anak tersebut. Dan hal itu juga berlaku bagi siswa lain yang tak lolos seleksi karena akan memiliki dampak yang sama. &#8220;Untuk kasus ini, adalah bentuk depresi anak, karena stres tidak lulus PPDB, jadi dampaknya ini luar biasa,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Selain satu kasus diatas, ada tiga laporan lain yang didapatkan pihaknya terkait PPDB. Meski ketiganya juga mengalami depresi, namun masih dalam kondisi yang baik dan aman. &#8220;Dari empat laporan itu, tiga sudah dalam kondisi baik, hanya percobaan bunuh diri. Hanya satu orang meninggal, yang merupakan warga Kayu Manis,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Arist menambahkan, saat ini jenazah korban kini sudah dimakamkan pihak keluarga. Pihaknya pun, sudah memberikan pendampingan psikologis terhadap orangtua korban. &#8220;Kami berharap tak ada lagi anak-anak bangsa yang menjadi korban dari PPDB ini,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, hingga kini pihaknya tak mendapat laporan perihal kebenaran pernyataan Sirait. Menurutnya, laporna terkait hal itu belum diterima pihaknya. &#8220;Belum ada laporannya, sementara masih nihil,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>sumber: poskota.id</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/depresi-tak-diterima-di-sekolah-favorit-siswa-meninggal-saat-mengurung-diri-di-kamar/">Depresi Tak Diterima di Sekolah Favorit, Siswa Meninggal Saat Mengurung Diri di Kamar</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
