<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>di Indonesia Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/di-indonesia/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2020 22:01:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>di Indonesia Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/di-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gempa Hari Ini Guncang 3 Wilayah di Indonesia</title>
		<link>https://sln70-news.com/gempa-hari-ini-guncang-3-wilayah-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2020 22:01:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[3 Wilayah]]></category>
		<category><![CDATA[di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Guncang]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Ini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1923</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Ada empat kali gempa yang menggoyang wilayah Indonesia hari ini, Rabu (5/8/2020). Satu wilayah yang sama bahkan diguncang lindu hingga dua kali, <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/gempa-hari-ini-guncang-3-wilayah-di-indonesia/" title="Gempa Hari Ini Guncang 3 Wilayah di Indonesia" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gempa-hari-ini-guncang-3-wilayah-di-indonesia/">Gempa Hari Ini Guncang 3 Wilayah di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1924" aria-describedby="caption-attachment-1924" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1924 size-large" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/GEMPA-GUNCANG-1024x576.jpg" alt="" width="640" height="360" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/GEMPA-GUNCANG-1024x576.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/GEMPA-GUNCANG-300x169.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/GEMPA-GUNCANG-768x432.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/GEMPA-GUNCANG.jpg 1280w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-1924" class="wp-caption-text">Ilustrasi Gempa Bumi (iStockphoto)</figcaption></figure>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Ada empat kali gempa yang menggoyang wilayah Indonesia hari ini, Rabu (5/8/2020). Satu wilayah yang sama bahkan diguncang lindu hingga dua kali, yaitu Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p>Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga pukul 21.00 WIB, gempa pertama terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).</p>
<p>Gempa bermagnitudo 5,2 terjadi pada pukul 06:51:10 WIB.</p>
<p>Lindu berikutnya getarkan Sumba Barat Daya NTT. Gempa di kota ini terjadi hingga dua kali. Masing-masing dengan magnitudo 5,5 dan 4,4.</p>
<p>Saat gempa pertama terjadi getarannya terasa hingga Kota Bima, Tambolaka, Waingapu, dan Waitabula masing-masing dalam skala III MMI (Modified Mercalli Intensity). Sedangkan lindu kedua terasa di Kota Waingapu dengan skala II MMI.</p>
<p>Gempa keempat terjadi di wilayah Manokwari, Provinsi Papua. Pusat gempa terjadi di darat dengan mangnitudo 4,6.</p>
<p>Berikut empat gempa hari ini yang menggoyang wilayah Indonesia dihimpun dari laman resmi BMKG:</p>
<p><strong>Gempa Pesisir Selatan Sumbar</strong></p>
<p>BMKG menyebut gempa yang getarkan Pesisir Selatan Sumbar bermagnitudo 5,2 dengan pusat lindu berada di laut.</p>
<p>Sementara, lokasi gempa terletak pada koordinat titik 1,7 Lintang Selatan (LS) dan 100,2 Bujur Timur (BT). Atau lebih tepatnya di 56 km Barat Daya Pesisir Selatan.</p>
<p>Gempa yang terjadi pada pukul 06:51:10 WIB tersebut, getarannya bahkan terasa ke sejumlah wilayah. Pesisir Selatan dalam skala III-IV MMI, Padang III MMI, Pariaman III MMI, dan Padang Pariaman III MMI.</p>
<p>Sedangkan untuk di wilayah Padang Panjang, Bukit Tinggi dan Agam, masing-masing berskala II MMI dengan kedalaman 14 kilometer.</p>
<p><strong>Gempa Sumba Barat Daya NTT</strong></p>
<p>Ada dua kali gempa yang menggoyang Sumba Barat Daya hari ini. Lindu pertama terjadi pada pukul 15:27:12 WIB dengan magnitudo 5,5.</p>
<p>BMKG menginformasikan gempa tidak berpotensi tsunami. Sementara, lindu berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer.</p>
<p>Sedangkan titik koordinat gempa terletak pada 9,79 LS dan 119.09 BT. Atau tepatnya di 24 km tenggara Kodi, Sumba Barat Daya.</p>
<p>Saat diguncang gempa, getarannya terasa hingga ke Kota Bima, Tambolaka, Waingapu dan Waitabula.</p>
<p>Tak berapa lama, gempa bermagnitudo 4,4 terjadi. Tepatnya pada pukul 15:29:49 WIB.</p>
<p>Berada di kedalaman 12 kilometer, BMKG melaporkan lindu kali ini berpusat di darat.</p>
<p>Dengan lokasi gempa terletak pada koordinat titik 9,62 LS dan 119.14 BT. Atau tepatnya di 13 km Tenggara Kodi &#8211; Sumba Barat.</p>
<p><strong>Gempa Manokwari</strong></p>
<p>Manokwari, Papua menjadi gempa keempat yang terjadi hari ini. Lokasi gempa berada pada koordinat titik 0.9 LS dan 134 BT. Atau tepatnya di 9 km barat daya Manokwari.</p>
<p>Saat gempa magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 16:46:22 WIB, getarannya dirasakan hingga ke Manokwari dalam skala II-III MMI. Sementara, gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer.</p>
<p><strong>Antisipasi Gempa</strong><br />
Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.</p>
<p><strong>Sebelum:</strong></p>
<p>&#8211; Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.</p>
<p>&#8211; Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.</p>
<p>&#8211; Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.</p>
<p>&#8211; Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.</p>
<p>&#8211; Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.</p>
<p>&#8211; Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi..</p>
<p>&#8211; Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.</p>
<p>&#8211; Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.</p>
<p>&#8211; Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.</p>
<p><strong>Saat Terjadi Gempa bumi:</strong></p>
<p>&#8211; Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.</p>
<p>&#8211; Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.</p>
<p>&#8211; Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.</p>
<p>&#8211; Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.</p>
<p>&#8211; Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.</p>
<p><strong>Setelah Terjadi Gempa bumi:</strong></p>
<p>&#8211; Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.</p>
<p>&#8211; Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.</p>
<p>&#8211; Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.</p>
<p>&#8211; Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.</p>
<p>&#8211; Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.</p>
<p>&#8211; Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.</p>
<p>&#8211; Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.</p>
<p>sumber: liputan6.com</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/gempa-hari-ini-guncang-3-wilayah-di-indonesia/">Gempa Hari Ini Guncang 3 Wilayah di Indonesia</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sebagian Besar Kematian COVID-19 Di Indonesia Rupanya Disebabkan Oleh Hal Ini</title>
		<link>https://sln70-news.com/sebagian-besar-kematian-covid-19-di-indonesia-rupanya-disebabkan-oleh-hal-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2020 01:54:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Disebabkan]]></category>
		<category><![CDATA[Hal Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>
		<category><![CDATA[Oleh]]></category>
		<category><![CDATA[Rupanya]]></category>
		<category><![CDATA[Sebagian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=968</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Indonesia telah mencatat 2.805 kematian akibat COVID-19 hingga Senin (29/6) hari ini. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, lantas menjelaskan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/sebagian-besar-kematian-covid-19-di-indonesia-rupanya-disebabkan-oleh-hal-ini/" title="Sebagian Besar Kematian COVID-19 Di Indonesia Rupanya Disebabkan Oleh Hal Ini" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sebagian-besar-kematian-covid-19-di-indonesia-rupanya-disebabkan-oleh-hal-ini/">Sebagian Besar Kematian COVID-19 Di Indonesia Rupanya Disebabkan Oleh Hal Ini</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="wp-image-969 size-full aligncenter" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/COVID.jpg" alt="" width="720" height="452" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/COVID.jpg 720w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/COVID-300x188.jpg 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Indonesia telah mencatat 2.805 kematian akibat COVID-19 hingga Senin (29/6) hari ini. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, lantas menjelaskan bahwa data yang didapatnya menunjukkan bahwa 85 persen kematian akibat corona karena pasien memiliki penyakit bawaan atau komorbid.</p>
<p>&#8220;Hampir semua kasus yang menimbulkan kematian (akibat corona), 85 persen lebih mereka yang punya komorbid,&#8221; ungkap Doni usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo pada Senin (29/6). &#8220;(Seperti) hipertensi, diabetes, asma, TBC, kanker, dan penyakit lainnya.&#8221;</p>
<p>Menurut Doni, kelompok-kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, hingga orang-orang yang memiliki penyakit bawaan masih sangat rentan tertular COVID-19. Oleh sebab itu, Doni mengingatkan supaya masyarakat yang hendak keluar rumah benar-benar menaati dan menerapkan protokol kesehatan.</p>
<p>&#8220;Demikian juga para pimpinan atau pejabat agar bisa mengetahui karyawannya, anak buahnya, yang punya potensi penyakit-penyakit tertentu untuk tidak diberikan kesempatan dulu ke kantor. Cukup bekerja dari rumah,&#8221; terang Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut. &#8220;Apabila ini dilakukan, kita bisa mengurangi risiko masyarakat yang punya komorbid ini bisa selamat.&#8221;</p>
<p>Tak hanya itu, Doni juga mengungkapkan bahwa lebih dari 70 persen kasus positif COVID-19 di Indonesia terdiri dari orang tanpa gejala (OTG). Doni menilai bahwa para OTG yang masih berkeliaran ini yang membuat masyarakat dengan penyakit bawaan atau komorbid lebih rentan tertular COVID-19.</p>
<p>&#8220;Dampaknya adalah ketika berdekatan yg mereka punya komorbid, punya penyakit penyerta atau lansia, maka OTG tadi sangat mungkin menulari mereka yang punya komorbid dan mungkin juga mereka yang rentan,&#8221; pungkas Doni. &#8220;Dampak sangat membahayakan.&#8221;</p>
<p>Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, sempat menyinggung soal CFR (Case Fatality Rate) atau angka persentase meninggal dalam konferensi pers harian terkait perkembangan kasus corona pada hari ini. Yuri mengungkapkan bahwa CFR Indonesia sedikit lebih tinggi dibanding angka global.</p>
<p>&#8220;Kalau kita lihat angka dunia adalah 5,01 persen. Angka nasional kita ada di 5,15 persen,&#8221; ungkap Yuri. &#8220;(Angka CFR Indonesia) Ini lebih rendah jika dibanding dengan Jepang yang angkanya 5,33 persen. Bahkan 23 provinsi (di Indonesia) angka kematiannya di bawah angka rata-rata dunia.&#8221;</p>
<p>sumber: wokeren.com</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sebagian-besar-kematian-covid-19-di-indonesia-rupanya-disebabkan-oleh-hal-ini/">Sebagian Besar Kematian COVID-19 Di Indonesia Rupanya Disebabkan Oleh Hal Ini</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
