<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ayah Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/ayah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/ayah/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2020 08:08:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Ayah Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/ayah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Istri Tak Mau Kasih ‘Jatah’, Seorang Ayah Cabuli Anak Tiri hingga 8 Kali</title>
		<link>https://sln70-news.com/istri-tak-mau-kasih-jatah-seorang-ayah-cabuli-anak-tiri-hingga-8-kali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2020 08:08:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[8 Kali]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Tiri]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[Cabuli]]></category>
		<category><![CDATA[Hingga]]></category>
		<category><![CDATA[Istri]]></category>
		<category><![CDATA[Jatah]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>
		<category><![CDATA[Seorang]]></category>
		<category><![CDATA[Tak Mau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1083</guid>

					<description><![CDATA[<p>TUBAN, sln70-news.com&#8211; Pria bernama Ahmad Arifin (34) asal Tuban, Jawa Timur, tega mencabuli anak tirinya yang masih remaja. Ahmad mencabuli anak tirinya, sebut saja Melati, sebanyak <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/istri-tak-mau-kasih-jatah-seorang-ayah-cabuli-anak-tiri-hingga-8-kali/" title="Istri Tak Mau Kasih ‘Jatah’, Seorang Ayah Cabuli Anak Tiri hingga 8 Kali" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/istri-tak-mau-kasih-jatah-seorang-ayah-cabuli-anak-tiri-hingga-8-kali/">Istri Tak Mau Kasih ‘Jatah’, Seorang Ayah Cabuli Anak Tiri hingga 8 Kali</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1084" aria-describedby="caption-attachment-1084" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1084 size-large" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200701_143542-1024x559.jpg" alt="" width="640" height="349" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200701_143542-1024x559.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200701_143542-300x164.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200701_143542-768x420.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/IMG_20200701_143542.jpg 1058w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-1084" class="wp-caption-text">(Thinkstock/kieferpix) Ilustrasi wanita depresi </figcaption></figure>
<p dir="ltr">
<p dir="ltr">TUBAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a>&#8211; Pria bernama Ahmad Arifin (34) asal Tuban, Jawa Timur, tega mencabuli anak tirinya yang masih remaja.</p>
<p dir="ltr">Ahmad mencabuli anak tirinya, sebut saja Melati, sebanyak 8 kali yang masih tercatat sebagai siswi SMP kelas 2, sejak November 2019 hingga Maret 2020.</p>
<p dir="ltr">Di balik aksi bejatnya, ternyata pelaku sudah menikah sebanyak tiga kali. Pernikahan pertamanya tidak mempunyai anak.</p>
<p dir="ltr">Pernikahan kedua memiliki anak dari pasangannya dan ketiga menikah dengan istrinya yang sudah memiliki anak yaitu Melati (korban).</p>
<p dir="ltr">Namun pada pernikahan ketiga, dia tak kuasa menahan nafsunya untuk menyetubuhi anak tirinya.</p>
<p dir="ltr">Terlebih saat dia pulang dari Malaysia, karena istrinya tidak mau memberikan layanan biologis.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pelaku sudah menikah tiga kali, jadi cerai lalu menikah lagi, aksi cabul dilakukan pada anak tirinya istri ketiga,&#8221; kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus di Mapolres, Senin (29/6/2020).</p>
<p dir="ltr">Ruruh menjelaskan, pelaku pertama melakukan aksi bejatnya pada malam hari sekitar pukul 23.00 WIB di ruang tamu saat istrinya sedang terlelap tidur.</p>
<p dir="ltr">Lalu aksi cabul itu pun berlanjut sampai 8 kali, hingga akhirnya terungkap saat korban wajahnya pucat lalu ditanya sang ibu menjawab jujur atas apa yang dialami.</p>
<p dir="ltr">Selanjutnya, ibu dari Melati melaporkan aksi tersebut ke polisi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Setelah kita mendapat laporan lalu kita dalami hingga akhirnya ditangkap.&#8221;</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pelaku kita jerat undang-undang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Atas penangkapan tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya baju tidur dan celana dalam yang dikenakan korban.</p>
<p dir="ltr"><strong>Tidak &#8216;Dijatah&#8217; Istri</strong></p>
<p dir="ltr">Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan aksi bejatnya karena tidak dijatah oleh istrinya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya melakukan itu karena tidak dijatah istri, mulai saat saya pulang dari kerja di Malaysia sebelum November,&#8221; kata tersangka saat ungkap kasus di Mapolres, Senin (29/6/2020).</p>
<p dir="ltr">Sambil menunduk malu, Arifin menjelaskan, awal mula melakukan persetubuhan yang dilakukan di ruang tamu maupun rumah yang ada di sebelah rumah utama.</p>
<p dir="ltr">Selama pencabulan terjadi, dia meminta korban untuk tidak bilang kepada ibunya dengan ancaman itu merupakan aib.</p>
<p dir="ltr">Korban setelah disetubuhi wajahnya tampak lesu saat bertemu ibunya, hingga akhirnya menceritakan apa yang dialami.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya minta tidak cerita ke ibunya dan mengancam jika itu aib. Kadang saya lakukan di ruang tamu juga,&#8221; bebernya.</p>
<p dir="ltr"><strong>Kronologi</strong></p>
<p dir="ltr">Diketahui, Melati tinggal bersama ibu dan kedua saudaranya, serta pelaku.</p>
<p dir="ltr">Dari data yang dihimpun, aksi pencabulan terhadap cewek belia tersebut sudah dilakukan sebanyak delapan kali, sejak November 2019 hingga Maret 2020.</p>
<p dir="ltr">Aksi bejat Arifin itu diketahui saat Melati dalam kondisi wajah pucat memberi tahu kejadian tak mengenakkan kepada ibunya.</p>
<p dir="ltr">Hingga akhirnya dilaporkan polisi pada tanggal 6 April 2020.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Setelah kita dapat laporan lalu kita kembangkan dan berujung penangkapan, sudah 8 kali mencabuli anak tirinya,&#8221; kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus, Senin (29/6/2020).</p>
<p dir="ltr">Perwira menengah itu menjelaskan, pelaku melakukan delapan kali aksi bejatnya dalam tempo waktu yang berbeda.</p>
<p dir="ltr">Mulai November 2019 hingga Januari 2020 sebanyak 5 kali menyetubuhi, lalu Februari hingga Maret 2020 sebanyak 3 kali.</p>
<p dir="ltr">Kepada polisi, pelaku mengaku menyesal atas apa yang dilakukan terhadap anak tirinya.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pelaku kita jerat undang-undang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara,&#8221; pungkasnya.</p>
<p dir="ltr">Atas penangkapan tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya baju tidur dan celana dalam yang dikenakan korban.</p>
<p dir="ltr">sumber: <a href="http://Tribunenews.com">Tribunenews.com</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/istri-tak-mau-kasih-jatah-seorang-ayah-cabuli-anak-tiri-hingga-8-kali/">Istri Tak Mau Kasih ‘Jatah’, Seorang Ayah Cabuli Anak Tiri hingga 8 Kali</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Pilu 2 Anak Tiri Dibunuh Ayah, Berawal Minta Dibelikan Es</title>
		<link>https://sln70-news.com/kisah-pilu-2-anak-tiri-dibunuh-ayah-di-medan-berawal-minta-dibelikan-es/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Jun 2020 22:41:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[2 Anak Tiri]]></category>
		<category><![CDATA[Ayah]]></category>
		<category><![CDATA[Berawal]]></category>
		<category><![CDATA[Dibelikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dibunuh]]></category>
		<category><![CDATA[Es]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah Pilu]]></category>
		<category><![CDATA[Minta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=778</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; IF (10) dan RA (5) tewas mengenaskan di tangan ayah tirinya, R, pada Jumat (19/6/2020). Menurut penyelidikan sementara, kedua anak malang itu <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kisah-pilu-2-anak-tiri-dibunuh-ayah-di-medan-berawal-minta-dibelikan-es/" title="Kisah Pilu 2 Anak Tiri Dibunuh Ayah, Berawal Minta Dibelikan Es" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kisah-pilu-2-anak-tiri-dibunuh-ayah-di-medan-berawal-minta-dibelikan-es/">Kisah Pilu 2 Anak Tiri Dibunuh Ayah, Berawal Minta Dibelikan Es</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_779" aria-describedby="caption-attachment-779" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><img decoding="async" class="wp-image-779 size-medium" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/BUNUH-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/BUNUH-300x200.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/06/BUNUH.jpg 750w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /><figcaption id="caption-attachment-779" class="wp-caption-text">Rahmadsyah, tersangka pelaku pembunuhan kepada 2 anak tirinya berinisial IF (10) dan RA (5). Pelaku membunuh kedua anak tirinya di rumah kontrakannya kemudian membuang jenazahnya ke sebuah parit di lorong sempit antara gedung sekolah Global dan rumah warga pada Jumat (19/6/2020).(KOMPAS.COM/DEWANTORO)</figcaption></figure>
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; IF (10) dan RA (5) tewas mengenaskan di tangan ayah tirinya, R, pada Jumat (19/6/2020). Menurut penyelidikan sementara, kedua anak malang itu mengalami luka parah di bagian kepala. Sementara itu, R mengaku menghabisi nyawa anak tirinya tersebut karena merasa sakit hati atas ucapan korban.</p>
<p>“Mereka (korban) nonton televisi bersama Bapak tirinya. Pukul 20.00 WIB, si anak ini minta ke Bapaknya dibelikan es, tapi Bapaknya bilang tak punya uang. Ini baru pengakuan awal dari tersangka ya,” kata Kepala Polrestabes Medan Kombes Riko Sunarko, Senin (22/6/2020).</p>
<p>Riko menjelaskan, pembunuhan sadis itu berawal saat ibu korban F mengantarkan kedua anaknya tersebut ke rumah neneknya pada pagi di Gang Ksatria, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun. Setelah itu, F berangkat kerja, Jumat (19/6) pagi. Lalu, sore harinya kedua korban pulang ke rumah kontrakan tersangka di Gang Abadi, tak jauh dari rumah neneknya.</p>
<p>Saat menonton televisi bersama tersangka mengaku sakit hati dengan ucapan korban dan nekat menghabisi nyawa kedua bocah tersebut. Setelah itu, pada hari Sabtu (20/6/2020), F sempat menanyakan kabar kedua anaknya kepada tersangka. Namun, tersangka justru menunjukkan gelagat mencurigakan. Pada hari Minggu (21/6/2020), F mengaku mendapat pesan dari R di Facebook-nya. Dalam pesan itu, R mengaku sudah membunuh kedua anaknya dan membuang jenazahnya ke sebelah sekolah. Saat menuliskan pesan itu, tersangka mengaku sudah tidak berada di rumah.</p>
<p>Sementara itu, saat ini pelaku telah ditangkap. Polisi masih mendalami keterangan tersangka di Mapolrestabes Medan. “Sementara masih didalami motifnya. Apakah betul karena dia marah dikatakan pelit dan minta Ibunya cari Bapak baru. Motifnya sakit hati dan dendam sama anak tersebut. Itu keterangan dari tersangka,” kata Riko.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kisah-pilu-2-anak-tiri-dibunuh-ayah-di-medan-berawal-minta-dibelikan-es/">Kisah Pilu 2 Anak Tiri Dibunuh Ayah, Berawal Minta Dibelikan Es</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
