<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Terima Kasih Pak Walikota Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/terima-kasih-pak-walikota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/terima-kasih-pak-walikota/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Thu, 25 Mar 2021 11:51:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Terima Kasih Pak Walikota Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/terima-kasih-pak-walikota/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bedah Rumah Nek Sarifah, Menangis Terisak, &#8220;Terima Kasih, Pak Walikota&#8221;</title>
		<link>https://sln70-news.com/bedah-rumah-nek-sarifah-menangis-terisak-terima-kasih-pak-walikota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2021 09:07:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PROPERTI & INSFRATRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Bedah Rumah Nek Sarifah]]></category>
		<category><![CDATA[Menangis Terisak]]></category>
		<category><![CDATA[Nek Sarifah]]></category>
		<category><![CDATA[Terima Kasih Pak Walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4239</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Mata Nek Sarifah, warga Lingkungan 6, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai langsung berkaca-kaca setelah melihat sejumlah pekerja berdatangan untuk memulai&#160; pembedahan rumahnya <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/bedah-rumah-nek-sarifah-menangis-terisak-terima-kasih-pak-walikota/" title="Bedah Rumah Nek Sarifah, Menangis Terisak, &#8220;Terima Kasih, Pak Walikota&#8221;" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bedah-rumah-nek-sarifah-menangis-terisak-terima-kasih-pak-walikota/">Bedah Rumah Nek Sarifah, Menangis Terisak, &#8220;Terima Kasih, Pak Walikota&#8221;</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Mata Nek Sarifah, warga Lingkungan 6, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai langsung berkaca-kaca setelah melihat sejumlah pekerja berdatangan untuk memulai&nbsp; pembedahan rumahnya sesuai janji Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM ketika mengunjungi kediamannya bersama sang istri tercinta Ny Kahiyang Ayu M Bobby Afif Nasution, Kamis (3/11) lalu.</p>



<p>Tubuh ringkih wanita uzur yang kini hidup sebatang kara setelah sang suami dipanggil menghadap Sang Khalik sekitar 20 tahun silam dan sang anak semata wayang tak kunjung datang menjenguk tampak bergetar hebat, air mata pun mengalir dari kedua sudut matanya yang telah berkerut tersebut.</p>



<p>Nek Sarifah tidak pernah bermimpi jika rumahnya yang sangat sederhana dan selalu menjadi langganan banjir setiap hujan deras&nbsp; turun itu direnovasi. Dengan penghasilan minimnya dari berjualan daun pisang dan buah kuini jika sedang musim, tak mungkin ibu satu anak itu bisa memperbaiki rumah yang sudah puluhan ditempatinya.</p>



<p>Namun Allah SWT ternyata punya kehendak lain, wanita sepuh itu pun dipertemukan dengan Wali Kota. Kondisi kehidupan Nek Sarifah yang memprihatinkan itu sontak membuat Wali Kota iba sehingga akhirnya berniat membedah rumahnya.</p>



<p>“Ya Allah, saya tidak menyangka rumah ini diperbaiki. Alhamdulillah, Allah telah mengabulkan doa saya dan mengirimkan orang untuk memperbaikinya. Terima kasih Bapak Wali Kota atas perbaikan rumah yang dilakukan. Sebagai ungkap rasa syukur, setelah rumah ini selesai nanti, saya akan puasa selama tiga hari mulai Rabu, Kamis dan Jumat,” kata Nek Sarifah terisak.</p>



<p>Pembedahan rumah Nek Sarifah dimulai, Rabu (24/3). Kadis Perumahan Kawasan Permukiman&nbsp; dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan Benny Iskandar tiba di rumah Nek Sarifah yang lokasi persis di belakang perkuburan. Benny datang membawa sejumlah pekerja didampingi Camat Medan Denai Ali Sipahutar.</p>



<p>Para pekerja selanjutnya mengangkuti material bangunan yang akan digunakan untuk membedah rumah tersebut. Selain bedah rumah, Dinas PKPPR dan Dinas Pekerjaan Umur serta Kecamatan Medan Denai akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir yang kerap menerpa rumah Nek Sarifah.</p>



<p>Dikatakan Benny, bedah rumah dilakukan sesuai instruksi Wali Kota. Melalui bedah rumah yang dilakukan, Nek Sarifah nantinya akan mendiami rumah yang layak huni dan terhindar dari banjir. Bedah rumah yang dilakukan meliputi perbaikan atap rumah yang selalu bocor dan meninggikan lantai lbih kurang 35 cm guna menghindari banjir.</p>



<p>Kemudian konstruksi rumah yang tidak memiliki&nbsp; beberapa kolom akan diberi kolom, sedangkan dinding rumah yang belum diplester akan diplester. Selanjutnya wc yang selama ini berada di luar akan dipindahkan ke dalam, guna mempermudah Nek Sarifah menggunakannya di tengah usianya yang telah sepuh tersebut.</p>



<p>“Di usianya yang sudah lanjut itu, tak mungkin lagi Nek Sarifah ke luar rumah untuk ke wc. Nanti kita pergunakan septitank yang kedap sehingga tidak mengganggu. Selain itu kita akan memasukkan air bersih melalui PDAM, sebab air sumur yang ada di rumah beliau tidak layak konsumsi. Selama ini untuk minum sehari-hari, beliau mendapat sumbangan&nbsp; air&nbsp; isi ulang gallon dari para tetangga. Insya Allah, bedah rumah kita targetkan rampung dalam waktu sekitar 3 Minggu,”&nbsp; ungkapnya.</p>



<p>Selain para pekerja melansir bahan bangunan, personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Denai tampak tengah melakukan pengorekan parit yang ada di depan rumah Nek Sarifah. Pengorekan dilakukan agar parit kembali dalam sehingga dapat menampung debit air saat hujan deras turun.</p>



<p>Di samping itu juga Kecamatan Medan Denai juga telah membuat parit dan penampung sementara untuk menampung buang air dari kamar mandi Nek Sarifah. Selama ini air limbah dari kamar mandi mengalir langsung ke halaman lantaran tidak memiliki parit untuk dialirkan ke parit besar yang ada di depan rumah.</p>



<p>Bersamaan itu beberapa pekerja dari Dinas PU juga turun untuk melakukan pengukuran&nbsp; dengan menggunakan automatic level waterpass.&nbsp; Pengukuran dilakukan untuk mengetahui elevasi&nbsp; pemukaan tanah yang ada di depan rumah Nek Sarifah&nbsp; dengan parit di pinggir jalan. Apabila permukaan tanah depan rumah Nek Sarifah lebih rendah dari parit, maka harus dilakukan penimbunan sehingga saat hujan deras turun air bisa dialirkan ke parit agar tidak lagi menggenangi halaman rumah. (Adlan)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bedah-rumah-nek-sarifah-menangis-terisak-terima-kasih-pak-walikota/">Bedah Rumah Nek Sarifah, Menangis Terisak, &#8220;Terima Kasih, Pak Walikota&#8221;</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Medan: Terima Kasih Pak Walikota atas Pengorekan dan Normalisasi parit</title>
		<link>https://sln70-news.com/warga-medan-terima-kasih-pak-walikota-atas-pengorekan-dan-normalisasi-parit/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2021 10:57:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Pengorekan dan Normalisasi parit]]></category>
		<category><![CDATA[Terima Kasih Pak Walikota]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Medan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4056</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Gotong royong pengorekan dan normalisasi parit sulang saling yang dilakukan Pemerintah Kota Medan di 5 Kecamatan, Sabtu (13/03) mendapat dukungan dan apresiasi <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/warga-medan-terima-kasih-pak-walikota-atas-pengorekan-dan-normalisasi-parit/" title="Warga Medan: Terima Kasih Pak Walikota atas Pengorekan dan Normalisasi parit" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/warga-medan-terima-kasih-pak-walikota-atas-pengorekan-dan-normalisasi-parit/">Warga Medan: Terima Kasih Pak Walikota atas Pengorekan dan Normalisasi parit</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Gotong royong pengorekan dan normalisasi parit sulang saling yang dilakukan Pemerintah Kota Medan di 5 Kecamatan, Sabtu (13/03) mendapat dukungan dan apresiasi warga.</p>



<p>Selain merupakan salah satu Program Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, pengorekan parit ini juga menjawab keluhan warga terkait banjir yang selama ini terjadi akibat pendangkalan.</p>



<p>Disamping mengapresiasi, salah satu warga bernama Hasan Djohari, juga ikut dalam gotong royong pengorekan dan normalisasi parit di Jalan Selamat Pulau, Kelurahan Sitirejo, Medan Amplas. Dengan Peralatan sederhana dirinya bersama warga lainnya membersihkan aliran parit dari sendimen lumpur dan sampah, kemudian mengangkatnya ke dalam truck.</p>



<p>Mewakili warga, Hasan Djohari mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution karena telah memprogramkan gotong royong pembersihan dan normalisasi parit sulang saling khususnya di wilayah tempat tinggalnya. Apalagi Program ini dilakukan di awal kepemimpinannya.</p>



<p>Menurut Hasan, selama ini jika hujan turun dengan intensitas tinggi maupun sedang maka parit akan meluap dan terjadi banjir yang mencapai setengah meter, air bahkan sampai masuk ke dalam rumah. Kondisi ini tentunya membuat kami merasa tidak nyaman, oleh sebab itu kami ikut turun karena ini demi kenyamanan bersama.</p>



<p>&#8220;Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota, karena telah memprioritaskan pembersihan parit sulang saling, kami berharap setelah dibersihkan parit dapat menampung air jika hujan turun dan wilayah ini tidak banjir lagi&#8221;, katanya.</p>



<p>Disela &#8211; sela gotong royong yang dimulai pukul 08:00 Wib, Wali Kota Medan diwakili Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman SE meninjau pengorekan dan normalisasi parit di jalan Selamat, Amplas. Sekitar pukul 11:30 Wakil&nbsp; Wali Kota yang tiba dilokasi langsung melihat pekerja yang melibatkan petugas Dinas Pekerjaan Umum PU, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), dan Petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan tengah membersihkan aliran parit dari sendimen.</p>



<p>Menurut Aulia Rachman, kondisi parit sulang saling yang ada di Kota Medan cukup memberatkan petugas untuk membersihkannya. Oleh karenanya Pak Wali Kota menginstruksikan dinas terkait untuk mengkonsep sistem perahu mesin yang dapat menyedot sendimen agar pengorekan ini lebih efektif dan maksimal.</p>



<p>&#8220;Hal ini dilakukan karena saat ini ada beberapa titik parit sulang saling telah berdiri bangunan. selain mempersulit petugas mengorek secara manual, juga tidak ada lokasi yang dapat meletakkan sendimen sebelum diangkut dan dibuang. Untuk itu dibutuhkan alat seperti reklamasi pantai, tetapi mesinnya lebih kecil. Dengan begitu pengorekan dan normalisasi parit akan lebih maksimal&#8221;, kata Wakil Wali Kota.</p>



<p>Dijelaskan Aulia, dengan alat tersebut, selain mempermudah pengorekan parit, juga akan terwujudnya Progam Pak Wali Kota yakni terintegrasinya drainase Kota, drainase Provinsi dan Negara, sehingga permasalahan banjir yang dikarenakan banyaknya sampah dan sendimen di Kota Medan dapat teratasi.</p>



<p>&#8220;Jika program ini efektif dan berhasil nantinya Pemko Medan baru akan menghimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Artinya kita buktikan dulu, dan hal pertama yang dapat dilakukan adalah mengangkut sampah dari depan rumah warga, dengan memperbanyak becak sampah&#8221;, Jelas Wakil Wali Kota.</p>



<p>Sebelumnya, seluruh petugas yang terlibat dalam Pengorekan dan normalisasi parit sulang saling, melakukan apel di Jalan Selamat Pulau yang dipimpin Asisten Umum Renward Parapat didampingi Camat Medan Amplas, Edi Mulia Matondang.</p>



<p>Selain di Kecamatan Medan Amplas, pengorekan juga dilakukan di&nbsp; Medan Area (Jalan Asia Raya Komplek Asia Mega Mas), Medan Denai (Jalan HM Joni, Kelurahan Binjai) dan Medan Timur (Jalan Veteran, Jalan I s/d Jalan IV, serta Jalan Bilal), serta Medan Perjuangan (Jalan Mabar Kelurahan Si Kera Hilir II). (Wiku)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/warga-medan-terima-kasih-pak-walikota-atas-pengorekan-dan-normalisasi-parit/">Warga Medan: Terima Kasih Pak Walikota atas Pengorekan dan Normalisasi parit</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
