<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pungli Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/pungli/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/pungli/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2026 03:38:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.8</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Pungli Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/pungli/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Terkait Dugaan Pungli, Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR</title>
		<link>https://sln70-news.com/terkait-dugaan-pungli-rico-waas-nonaktifkan-lurah-aur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 03:34:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah Aur Dinonaktifkan]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Pungutan Liar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=14017</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terkait Dugaan Pungli, Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menonaktifkan Lurah Aur, Kecamatan Medan Maimun, <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/terkait-dugaan-pungli-rico-waas-nonaktifkan-lurah-aur/" title="Terkait Dugaan Pungli, Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/terkait-dugaan-pungli-rico-waas-nonaktifkan-lurah-aur/">Terkait Dugaan Pungli, Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Terkait Dugaan Pungli, Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR</p>
<p><strong>MEDAN, sln70-news.com</strong> &#8211; Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menonaktifkan Lurah Aur, Kecamatan Medan Maimun, dari jabatannya menyusul rekomendasi hasil audit khusus Inspektorat Kota Medan terkait dugaan pungutan di luar ketentuan.</p>
<p>Langkah tersebut diambil setelah Inspektorat Kota Medan menyelesaikan audit khusus atas laporan masyarakat. Hasil pemeriksaan merekomendasikan agar yang bersangkutan diproses melalui mekanisme penjatuhan hukuman disiplin dengan mempertimbangkan sanksi disiplin berat.</p>
<p>Camat Medan Maimun, Rizki Hari Adam Lubis, menerbitkan Keputusan tentang Pembebasan Sementara dari Tugas Jabatan terhadap Lurah Aur. Kebijakan tersebut dilakukan untuk menjamin proses pemeriksaan disiplin berlangsung objektif, independen, dan sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.</p>
<p>Menurutnya, penonaktifan sementara ini bertujuan agar proses pemeriksaan berjalan lancar dan objektif tanpa mengganggu jalannya roda pemerintahan kelurahan.</p>
<p>&#8220;Pembebasan sementara ini merujuk pada Pasal 31 ayat (1) PP No. 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Hal ini dilakukan agar pemeriksaannya fokus. Meski begitu, selama masa penonaktifan, hak-hak kepegawaian yang bersangkutan tetap diberikan sesuai prosedur hukum,&#8221; jelas Camat Medan Maimun.</p>
<p>Sementara itu Kepala Inspektorat, Kota Medan Erfin Fahrurrazi menyampaikan Bagi Pemko Medan, penegakan disiplin ASN bukan semata penyelesaian terhadap satu kasus, melainkan bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas. Setiap laporan masyarakat yang didukung bukti dan hasil pemeriksaan dipastikan akan ditindaklanjuti secara profesional tanpa pandang bulu.</p>
<p>&#8220;Pemko Medan juga mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan melalui penyampaian pengaduan. Di saat yang sama, seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan diingatkan untuk menjaga integritas, mengedepankan profesionalisme dalam pelayanan publik, serta menghindari segala bentuk penyalahgunaan jabatan maupun pungutan yang bertentangan dengan aturan&#8221;, jelas Erfin yang merupakan Plh Sekda Kota Medan.</p>
<p>Meski demikian, lanjut Erfin, Pemko Medan menegaskan proses pemeriksaan disiplin tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Hak-hak kepegawaian yang bersangkutan tetap dihormati hingga terbit keputusan akhir sesuai mekanisme yang berlaku.</p>
<p>&#8220;Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan wewenang di lingkungan Pemko Medan. Setiap pelanggaran akan diproses secara tegas, objektif, dan sesuai aturan sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas,&#8217; jelasnya. (Adl)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/terkait-dugaan-pungli-rico-waas-nonaktifkan-lurah-aur/">Terkait Dugaan Pungli, Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepling XI, Tanjung Amal Tamba Bantah  Meyediakan Lokasi Judi dan Pungli</title>
		<link>https://sln70-news.com/kepling-xi-tanjung-amal-tamba-bantah-meyediakan-lokasi-judi-dan-pungli/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Apr 2024 15:24:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Kepling XI]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi Judi]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<category><![CDATA[Tanjung Amal Tamba]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=11996</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Terkait adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyebut dirinya diduga tidak memberikan pelayanan dengan baik pada warganya, menyediakan lokasi perjudian dikediamannya, <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kepling-xi-tanjung-amal-tamba-bantah-meyediakan-lokasi-judi-dan-pungli/" title="Kepling XI, Tanjung Amal Tamba Bantah  Meyediakan Lokasi Judi dan Pungli" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kepling-xi-tanjung-amal-tamba-bantah-meyediakan-lokasi-judi-dan-pungli/">Kepling XI, Tanjung Amal Tamba Bantah  Meyediakan Lokasi Judi dan Pungli</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN, sln70-news.com</strong> &#8211; Terkait adanya pemberitaan disalah satu media online yang menyebut dirinya diduga tidak memberikan pelayanan dengan baik pada warganya, menyediakan lokasi perjudian dikediamannya, melakukan pungli dengan meminta sejumlah uang guna pengurusan KTP, KK, PKH, Bansos, dan hal negatif lainnya membuat dirinya angkat bicara, kepada sejumlah awak media saat dikonfirmasi dikediamannya, Jalan Dame Gang Rela, Lingkungan XI, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kepling XI, Tanjung Amal Tamba mengatakan bahwa hal itu tidaklah benar, Selasa ( 23 April 2024) sore.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepada sejumlah awak media, Kepala Lingkungan XI, Tanjung Amal Tamba didampingi sejumlah warganya mengatakan, memang ada sekelompok warga Martoba 1, Lingkungan pada Jumat, 5 April 2024 lalu, dan Senin 22 April 2024, melakukan aksi demo, dengan kordinator aksinya Sardi Hastomi Tamba, dikantor Lurah Timbang Deli menuntut pencopotan dirinya sebagai Kepling XI, dengan laporan mengatakan bahwa adanya dugaan dirinya tidak becus dalam memberikan pelayanan surat menyurat pada warga, menyediakan lokasi perjudian/ kerap duduk diwarung bermain judi, dirinya Kepling susah menjawab telepon warga dan kerap arogan saat berbicara, dan adanya dugaan melakukan pungli saat pengurusan KK, KTP, Bansos dan PKH,&#8221; ujar Tanjung Amal Tamba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kita sudah audensi dipertemukan dengan masyarakat yang demo dihadiri ibu Camat, Lurah dan saya juga sudah menemui Kabag Tata Pemerintahan Kota Medan,&#8221; kata Tanjung Amal Tamba.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Saya sudah semaksimal mungkin untuk melakukan tugas saya sebagai kepala lingkungan, saya juga manusia biasa yang luput dari kesalahan, nah untuk hal adanya dugaan menyebut banyak warga yang tidak mendapatkan bantuan sosial ( baksos) untuk itu saya sudah melakukan pengusulan DTKS dan telah disampaikan didalam musyawarah kelurahan sesuai mekanisme penerima bansos, namun untuk hasilnya siapa yang berhak menerima atau tidak itu sudah diluar kapasitas saya sebagai Kepling, dan perlu saya sampaikan, bahwa banyak juga dari peserta demo yang hadir saat itu adalah penerima bansos,&#8221; terangnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Nah, untuk adanya laporan warga yang mengatakan adanya dugaan dirinya kerap duduk diwarung dan bermain judi dengan adanya lampiran photo sebagai bukti laporan, saya tidak pernah bermain judi untuk waktu yang cukup lama, dan photo yang dilampirkan itu sudah lama,sekitar tahun 2020 dimana terkait itu saya telah dipanggil lurah dan telah diintrograsi oleh pimpinan,dihalaman rumah saya ada kita buat usaha kecil &#8211; kecilan warung kopi , indomie dan juga kolam pancing, yang dikelola adik kandung saya bersama istrinya.Untuk tamu yang datang untuk ngopi, makan indomie, juga memancing, jadi disitu bukan ada lokasi judi, para orang tua yang sudah pensiinan, tetangga, dan para relasi yang datang kesitu, lokasinya didepan halaman rumah saya, nemang akhir &#8211; akhir ini ramai pengunjung, meeka kadang bermain catur dan kartu tetapi bukan taruhan uang, melainkan hanya iseng dan mengisi kekosongan waktu,&#8221;sambungnya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk aduan sejumlah warga yang mengatakan bahwa saya sebagai Kepling susah dihubungi saat warga ada keperluan surat menyurat dan sering berbicara dengan sikap arogan,hal itu tidaklah benar, waktu saya itu paling banyak saya habiskan dirumah, dan urusan kerja dikantor lurah sebagai kepala lingkungan. Dan kemungkinan warga datang pada saat saya sedang mengatar atau menjemput anak saya sekolah.Terkait gaya berbicara saya yang terkesan bersikap sikap arogan itu tidaklah benar, untuk nada suara saya yabg keras dan gaya bicara saya yang to the point memang sering ditanggapi kasar bagj yang baru mengenal diri saya, namun bila sudah lama berkomunikasi pastilah sudah dapat memahami gaya berbicara saya dan saya merasa itu bukanlah sikap dari diri saya yang dituduhkan arogan, pada tahun 2018 kita juga melaksanakan program pemerintah yakni 1 bedah rumah pada warga kita yang benar &#8211; benar layak untuk dibantu, dan pada tahun 2019 ada 5 rumah warga juga mendapat bantuan bedah rumah, yang mana syarat untuk mendapatkan program itu sudah sesuai prosedur yang ada dan sebelum dibedah sudah dicek kembali oleh dinas terkait serta sudah direalisasi langsung oleh pihak dari dinas Perkim,&#8221; jelasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Apapun urusan warga, baik pengurusan KK, KTP, dan lainya kita selalu berupaya semaksimal mungkin membantunya, kita tulus melayani sesuai arahan dari bapak Wali Kota Medan, Bobby Nasution, kita lakukan fungsi kita dengan ketulusan dan keiklasan dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada warga, kita juga manusia biasa yang tidak luput atas kesalahan, saya pribadi berterimah kasih atas adanya sejumlah warga yang mengatakan banyaknya kekurangan saya dalam bertugas sebagai Kepling ini, bila saya ada kekurangan mari kita berdikusi untuk dapat memperbaikinya, bukan dengan aksi demo dengan membuat laporan dugaan kesalahan kinerja yang saya perbuat, kita satu kampung dan saling kenal, mari kita saling bekerjasama agar kampung kita ini aman dan tertib,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terpisah saat dikonfirmasi para awak media terkait hal ini, seorang ibu R Simbolon (55) dan bapak Rizaldy Nababan ( 72) warga Martoba 1, lingkungan XI Martoba 1, Kelurahan Timbang Deli mengatakan, bahwa terkait tuduhan oleh sejumlah warga itu tidaklah benar, kita sudah merasakan pelayanan yang terbaik dari bapak Kepling XI, Tanjung Amal Tamba, bila kita mengurus sesuatu beliau selalu hadir dan tidak mau meminta uang, kita siap selalu mendukung kinerja bapak Kepling XI ini, beliau bagus dalam menjalankan fungsinya melayani warga,&#8221; ucap mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal senada juga ditambahkan K. Lumbangaol (63) yang juga merupakan Warga Jalan Dame Gang Rela Lingkungan XI, Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, untuk hal ini dia menyebut lumrah bila ada warga yang pro kontra terkait kinerja seorang , namun nyatanya kita harus liat juga bahwa masih banyak lagi warga yang mengapresiasi kinerja Kepling XI tersebut, saya sendiri mengapresiasi kinerja beliau, wajar &#8211; wajar saja ada yang tidak suka warga kinerja pak Tanjung Amal Tamba itu, beliaukan manusia biasa juga ngak luput dari kesilapan, mari kita berpikir positif sebagai sesama warga dilingkungan XI ini,&#8221; sebutnya. (<strong>ril)</strong></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kepling-xi-tanjung-amal-tamba-bantah-meyediakan-lokasi-judi-dan-pungli/">Kepling XI, Tanjung Amal Tamba Bantah  Meyediakan Lokasi Judi dan Pungli</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketahuan Pungli Saat Bobby Sidak, Lurah Sidorame Timur Langsung Dicopot!</title>
		<link>https://sln70-news.com/ketahuan-pungli-saat-bobby-sidak-lurah-sidorame-timur-langsung-dicopot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Apr 2021 11:55:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Sidak]]></category>
		<category><![CDATA[Dicopot]]></category>
		<category><![CDATA[Lurah Sidorame Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pungli]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4725</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Walikota Medan&#160;Bobby Nasution&#160;melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan&#160;Medan&#160;Perjuangan. Bobby langsung mencopot lurah setempat lantaran diduga melakukan pungutan liar <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/ketahuan-pungli-saat-bobby-sidak-lurah-sidorame-timur-langsung-dicopot/" title="Ketahuan Pungli Saat Bobby Sidak, Lurah Sidorame Timur Langsung Dicopot!" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/ketahuan-pungli-saat-bobby-sidak-lurah-sidorame-timur-langsung-dicopot/">Ketahuan Pungli Saat Bobby Sidak, Lurah Sidorame Timur Langsung Dicopot!</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Walikota Medan&nbsp;Bobby Nasution&nbsp;melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Kelurahan Sidorame Timur, Kecamatan&nbsp;Medan&nbsp;Perjuangan.</p>



<p>Bobby langsung mencopot lurah setempat lantaran diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap warga.</p>



<p>Sidak dilakukan Bobby pada Jumat (23/4/2021). Bobby Nasution datang bersama rombongannya ke Kelurahan Sidorame Timur setelah ada laporan warga soal pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh oknum kelurahan setempat.</p>



<p>Bobby masuk dan menjumpai Lurah Hermanto serta Kasi Pembangunan Dina Simanjuntak. Bobby bertanya-tanya soal laporan warga itu kepada Lurah. Namun Hermanto mengaku tak ada pungli.</p>



<p>&#8220;Ada kutipan-kutipan, Pak?&#8221; tanya Bobby.</p>



<p>&#8220;Nggak ada,&#8221; jawab Hermanto.</p>



<p>&#8220;Masyarakat&nbsp;ngelapor&nbsp;ke saya ada kutipan-kutipan katanya,&#8221; ujar Bobby.</p>



<p>Hermanto tetap berkeras mengatakan tak ada pungli. Bobby kemudian kesal dan memutar rekaman bukti pungli yang diterimanya.</p>



<p>&#8220;Saya sudah terima loh, Pak, saya ini ada rekamannya, kalian itu minta-minta uang,&#8221; ucap Bobby.</p>



<p>&#8220;Nggak ada, Pak, saya minta-minta uang,&#8221; jawab Hermanto.</p>



<p>Bobby mengatakan pihak kelurahan memerintahkan kepala lingkungan (kepling) meminta uang kepada masyarakat dengan nilai nominal bervariasi. Namun Hermanto masih tidak mengakuinya.</p>



<p>Bobby langsung memutar rekaman tersebut di depan keduanya. Tak lama kemudian, salah satu kepling tiba di kantor kelurahan.</p>



<p>Dia menjelaskan persoalan minta-minta itu di depan Bobby dan Lurah. Dia menyebut selama ini pihak kelurahan meminta uang di atas Rp 50 ribu untuk mengurus surat-menyurat.</p>



<p>Hermanto lalu buka suara. Dia mengaku tidak pernah meminta nilai nominal tersebut.</p>



<p>&#8220;Saya nggak pernah minta sampai segitu,&#8221; ujar Hermanto.</p>



<p>&#8220;Berarti pernah, kan?&#8221; tanya Bobby.</p>



<p>&#8220;Seikhlasnya Pak kalau dikasih. Saya jujur, Pak, kalau dikasih saya terima. Kalau nggak dikasih, ya sudah. Bukan saya patok-patok,&#8221; ucap Hermanto.</p>



<p>Bobby, yang sudah mendengar itu, lantas memerintahkan stafnya menelpon BKD. Dia memerintahkan agar Lurah serta Kasi Pembangunan di kelurahan itu langsung dicopot.</p>



<p>&#8220;Suruh ganti saja bapak ini, suruh berhentikan lurahnya sama ibu ini juga (Kasi Pembangunan). Kok seperti itu kinerjanya,&#8221; sebut&nbsp;Bobby.</p>



<p>Bobby saat diwawancarai menyebut kejadian tersebut sangat membuatnya kesal. Dia menyebut perbuatan itu tidak dibenarkan dilakukan oleh pelayan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Ini luar biasa loh ini tadi. Lurahnya menyatakan langsung nggak minta segitu, tapi ya kalau dikasih (diambil). Itu nggak boleh, mana boleh. Kita sebagai pelayan sudah (digaji negara), sudah jelas semuanya. Sudah kita berhentikan lurahnya tadi. Nggak ada cerita yang minta-minta uang, kita berhentikan,&#8221; ujar Bobby.</p>



<p>Sementara itu, Hermanto mengaku mendukung program Bobby. Dia tetap berkeras mengaku tak melakukan pungli. Meski demikian, dia mengaku menerima keputusan Bobby.</p>



<p>&#8220;Saya mendukung sih program Pak Wali untuk buat Medan supaya lebih maju. Tapi kalau saya yang dituduhkan saya yang meminta kepada masyarakat, saya keberatan. Kalau memang saya meminta kepada masyarakat, nggak mungkin saya 8 tahun jadi lurah di sini,&#8221; ujar Hermanto.</p>



<p>&#8220;Mungkin ya, mungkin masyarakat nggak suka lagi sama saya nggak masalah. Saya nggak pernah minta duit. Kalau dikasih, saya terima. Kalau nggak dikasih, ya sudah,&#8221; sambungnya. (Wiku)<br><br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/ketahuan-pungli-saat-bobby-sidak-lurah-sidorame-timur-langsung-dicopot/">Ketahuan Pungli Saat Bobby Sidak, Lurah Sidorame Timur Langsung Dicopot!</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
