<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PTM Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/ptm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/ptm/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Nov 2021 02:28:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>PTM Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/ptm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sejumlah SMP Lakukan Pengawasan Prokes Ketat Selama PTM</title>
		<link>https://sln70-news.com/sejumlah-smp-lakukan-pengawasan-prokes-ketat-selama-ptm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2021 02:28:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[Prokes Ketat]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6811</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com- Sejak diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Medan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin (11/10), Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/sejumlah-smp-lakukan-pengawasan-prokes-ketat-selama-ptm/" title="Sejumlah SMP Lakukan Pengawasan Prokes Ketat Selama PTM" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sejumlah-smp-lakukan-pengawasan-prokes-ketat-selama-ptm/">Sejumlah SMP Lakukan Pengawasan Prokes Ketat Selama PTM</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>MEDAN</strong>, sln70-news.com- Sejak diberlakukannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Medan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Senin (11/10), Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta kepada seluruh Sekolah untuk lebih ketat dalam pengawasan Protokol Kesehatan (Prokes) di lingkungan Sekolahnya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Covid-19 sehingga terjadinya cluster pelajar.</p>



<p>Pengawasan ketat Prokes ini harus dilakukan pihak sekolah selama pelaksanaan PTM, baik itu saat peserta didik datang kemudian mengikuti pelajaran sampai dengan pulang. Selain memastikan peserta didik memakai masker dan mengecek suhu tubuhnya, Bobby Nasution juga meminta kepada seluruh Sekolah untuk mengaktifkan Tim Satgas Covid-19 Sekolah. Dengan adanya Tim Satgas ini akan lebih meningkatkan pengawasan Prokes di sekolah.</p>



<p>&#8220;Pengawasan Prokes di sekolah selama PTM harus lebih ketat. Sekolah diminta bentuk Tim Satgas Covid-19 di masing-masing Sekolahnya agar pengawasan Prokes maksimal. Kita tidak ingin PTM ini menjadi cluster baru penyebaran Covid-19. Nantinya Jika ada peserta didik mengalami gejala kurang enak badan Satgas Covid-19 Sekolah harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kecamatan,&#8221; Kata Bobby Nasution baru- baru ini.</p>



<p>Dijelaskan Bobby Nasution, meskipun saat ini level PPKM Kota Medan turun ke level 2, namun tidak membuat kita lengah dalam pengawasan Prokes khususnya dalam pelaksanaan PTM. Oleh karenanya peningkatan pengawasan Prokes yang lebih ketat ini sangat perlu dilakukan di setiap sekolah. Bobby Nasution juga meminta kepada seluruh sekolah agar tetap melakukan pembelajaran secara hybrid, sebab tidak semua peserta didik yang dapat mengikuti PTM. Selain izin orang tua, peserta didik yang ingin belajar secara tatap muka diutamakan yang sudah di vaksin.</p>



<p>Pengawasan Prokes ketat dalam pelaksanaan PTM sesuai arahan Wali Kota Medan dilakukan dengan sangat baik di sekolah khususnya SMP yang ada di Kota Medan, salah satunya SMP Negeri 7 Medan dan SMP Negeri 11 Medan. Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Medan, Dra Irnawati menjelaskan bahwa sejak dimulai PTM pada 11 Oktober 2021 kemarin Pihaknya telah melakukan pengawasan yang ketat terhadap Protokol Kesehatan (Prokes).</p>



<p>Irnawati menambahkan Pengawasan Prokes dilakukan oleh Satgas Covid-19 Sekolah yang terdiri dari Kepala Sekolah, Guru dan Satpam. Peserta didik yang datang akan di cek suhunya di pintu gerbang dan dipastikan mereka memakai masker dengan baik. Kemudian sebelum masuk kedalam kelas peserta didik diminta untuk mencuci tangan.</p>



<p>&#8220;Kami juga menunjuk seorang siswa di setiap kelas untuk menjadi Satgas Covid-19 Kelas. Jadi Satgas kelas ini yang akan menegur temannya jika tidak memakai atau melepas masker maupun pinjam meminjam barang karena sesuai aturan PTM itu dilarang,&#8221; Jelas Irnawati sembari mengungkapkan bahwa peserta didik juga diminta menuliskan kondisi suhu tubuhnya di absensi berdasarkan hasil pengecekan di pintu masuk sekolah.</p>



<p>Kemudian Irnawati menjelaskan bentuk pengawasan Prokes yang dilakukan di SMP Negeri 7 Medan adalah melakukan himbauan Prokes melalui pengeras suara baik itu pada waktu peserta didik datang maupun pulang sekolah. &#8220;Kami juga mengimbau kepada peserta didik waktu pulang sekolah langsung kerumah jangan lagi singgah ataupun duduk di tempat makan. Selain itu guna menghindari keramaian di dalam halaman Sekolah orang tua yang mengantarkan anaknya hanya diperbolehkan sampai gerbang sekolah,&#8221; Sebut Kepsek SMP Negeri 7 Medan.</p>



<p>Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 11 Medan Bambang Sudewo mengungkapkan bahwa pengawasan Prokes yang ketat juga dilakukan di sekolahnya. Pengawasan dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan Dinas Pendidikan Kota Medan. Salah satunya adalah mengaktifkan tim Satgas Covid-19 Sekolah yang dibagi tugasnya melalui bidang-bidang.</p>



<p>&#8220;Untuk bidang pengawasan Prokes, kita libatkan seluruh guru melakukan pengawasan terhadap peserta didik agar selama PTM tetap menerapkan Prokes, jika ditemukan peserta didik yang melepaskan masker maka guru tersebut akan mengingatkan dan menegur peserta didik tersebut,&#8221; Jelasnya.</p>



<p>Kemudian Bambang Sudewo juga menjelaskan dalam pengawasan Prokes selama PTM pihaknya setiap harinya melakukan evaluasi. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki yang kurang baik dan belum maksimal dilakukan dalam pengawasan Prokes di sekolah.</p>



<p>&#8220;Pengawasan Prokes kita lakukan mulai dari peserta didik datang ke sekolah dengan melakukan pengecekan suhu tubuh dan memastikan pemakaian Masker dengan baik sampai didalam ruangan kelas hingga waktu pulang sekolah. Dari Pengawasan Prokes yang dilakukan seluruh peserta didik sudah sangat memahami bahwa Prokes itu penting menjaga dan mencegah penyebaran Virus Covid-19 di sekolah,&#8221; Ujar Kepsek SMP Negeri 11 Medan.<strong>(wiku)</strong></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sejumlah-smp-lakukan-pengawasan-prokes-ketat-selama-ptm/">Sejumlah SMP Lakukan Pengawasan Prokes Ketat Selama PTM</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Bisa Digelar Juli 2021</title>
		<link>https://sln70-news.com/pembelajaran-tatap-muka-di-sekolah-bisa-digelar-juli-2021/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jun 2021 09:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa Digelar]]></category>
		<category><![CDATA[Juli 2021]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=5955</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku optimis pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) &#160;bisa digelar di sekolah-sekolah yang ada di Medan mulai Juli <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/pembelajaran-tatap-muka-di-sekolah-bisa-digelar-juli-2021/" title="Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Bisa Digelar Juli 2021" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pembelajaran-tatap-muka-di-sekolah-bisa-digelar-juli-2021/">Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Bisa Digelar Juli 2021</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku optimis pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) &nbsp;bisa digelar di sekolah-sekolah yang ada di Medan mulai Juli 2021. Namun selain siswa yang mengikuti PTM hanya mengikuti pembelajaran selama dua pertemuan setiap minggu dengan durasi dua jam, pilihan siswa yang ikut PTM di sekolah juga ada pada orang tua siswa.</p>



<p>&#8220;Kita optimis tapi tetap harus melihat, jangan menjadikan satu simulasi ini menjadi standar kepada semua sekolah. Artinya SMPN 1 sama SMP lain mungkin berbeda karakter. Nah hari ini perlu kita pastikan semuanya tapi kalau standar prokesnya ini SMPN 1 sudah bisa kita ikuti,&#8221;kata Wali Kota Medan Bobby Nasution ketika meninjau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin (21/6).</p>



<p>Menurut Bobby Nasution, PTM sangat diperlukan meskipun saat ini Medan masih dilanda Pandemi Covid-19. Namun Bobby Nasution menilai berdasarkan keluhan yang didapati dari orang tua siswa &nbsp;belajar jarak jauh membuat siswa jenuh. Apalagi salah satu siswa saat ditanyai kenal nggak sama teman di kelas, mereka bilang kenal tapi tidak bertemu secara langsung.</p>



<p>&#8220;Ini tentunya psikologis anak yang perlu kita perhatian. Artinya selain melihat bagaimana menyelesaikan permasalahan COVID-19. Tapi permasalahan pendidikan anak bukan hanya materi pelajaran, melainkan bagaimana mengembangkan bagaimana cara dia berkomunikasi, bersosialisasi ini yang penting. Namun Pemko Medan tidak akan memaksa seluruh siswa harus mengikuti sekolah tatap muka di tengah pandemi Corona atau COVID-19. Artinya pilihan untuk ikut belajar tatap muka di sekolah ada pada orang tua siswa, &#8221; Kata Wali Kota Medan.</p>



<p>Dijelaskan Bobby Nasution, selain memastikan Prokes di Sekolah, Pemko Medan juga bakal menyiapkan angkutan umum yang benar-benar mengikuti protokol kesehatan untuk para siswa yang akan mengikuti PTM di Sekolah.</p>



<p>&#8220;Angkutan umum untuk siswa juga akan kita simulasikan. Artinya kita juga akan menyiapkan angkutan umum benar-benar mengikuti prokes. Apalagi kita juga sudah zonasi, ini jaraknya maksimal hanya 3,7 km dari sekolah. Nanti akan kita lihat bagaimana kegiatan angkutan umum di sekitar sekolah,&#8221; Jelas Bobby Nasution.</p>



<p>Menurut, Bobby Nasution hari ini dirinya melihat langsung pelaksanaan simulasi PTM di Sekolah. Mulai dari seluruh siswa mencuci tangan sebelum masuk ke sekolah, melewati pengecekan suhu tubuh dan yang terpenting selama jam belajar dan dilingkungan sekolah guru, siswa dan pegawai diwajibkan memakai masker dan faceshiled.</p>



<p>Selanjutnya Bobby Nasution juga langsung mengecek ke ruang kelas dimana jarak antara satu pelajar dengan pelajar lainnya juga diatur sedemikian rupa. Jumlah siswa juga hanya 8 siswa per ruangan dari jumlah yang seharusnya 32 siswa. Dalam kesempatan tersebut Bobby Nasution terlihat memberikan arahan kepada siswa agar siap melaksanakan PTM namun harus tetap mengikuti protokol kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak.</p>



<p>&#8220;Saya sudah melihat simulasi mulai dari siswa &nbsp;diwajibkan mencuci tangan, di depan sebelum masuk ke area sekolah. Setelah masuk ke area sekolah masuk ke dalam kelas, para siswa sebelum mulai belajar mengajar diputarkan video bagaimana tetap mengikuti protokol kesehatan,&#8221; Jelas Bobby Nasution.</p>



<p>Kemudian Bobby Nasution menambahkan sesuai petunjuk 1 hari, siswa hanya mengikuti 2 jam pelajaran tatap muka dan seminggu 2 kali. Untuk &nbsp;di SMPN 1, jumlah siswa kelas VII ada 352 siswa. Oleh karena itu dirinya minta kalau bisa dibagi dua lagi. Hal ini dilakukan jika semua atau setengah dari jumlah siswa yang ada diizinkan mengikuti PTM maka dapat tertampung.</p>



<p>&#8220;Saya minta ke Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 dibuat dua shif PTM yakni jam 08.00 WIB sampai jam 10. 00 WIB kemudian jam 11.00 WIB sampai jam 13.00 WIB. Ini agar semua siswa yang diizinkan dapat mengikuti PTM,&#8221; Ujar Wali Kota Medan.</p>



<p>Terkait dengan tenaga pendidik di kota Medan yang sudah divaksin, Bobby Nasution mengungkapkan sudah sekitar 20 ribu orang tenaga pendidik di Kota Artinya tenaga pendidik yang telah divaksin di kota Medan mencapai 84 persen. Kedepannya jumlah ini akan kita tingkatkan dengan meminta Dinas Pendidikan untuk mengirimkan tenaga pendidik ke Vaksinasi massal yang digelar di Ex Bandara Polonia Medan. (Wiku)<br><br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pembelajaran-tatap-muka-di-sekolah-bisa-digelar-juli-2021/">Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Bisa Digelar Juli 2021</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Didukung PGRI, Bobby Nasution Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka</title>
		<link>https://sln70-news.com/didukung-pgri-bobby-nasution-siap-gelar-pembelajaran-tatap-muka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2021 23:56:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Tatap Muka]]></category>
		<category><![CDATA[PGRI]]></category>
		<category><![CDATA[PTM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=5749</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Pemko Medan siap menggelar &#160;pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Medan. Sebagai upaya mendukung pelaksanaan PTM tersebut, Wali Kota Bobby Nasution telah <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/didukung-pgri-bobby-nasution-siap-gelar-pembelajaran-tatap-muka/" title="Didukung PGRI, Bobby Nasution Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/didukung-pgri-bobby-nasution-siap-gelar-pembelajaran-tatap-muka/">Didukung PGRI, Bobby Nasution Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><br>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Pemko Medan siap menggelar &nbsp;pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Medan. Sebagai upaya mendukung pelaksanaan PTM tersebut, Wali Kota Bobby Nasution telah melakukan sejumlah persiapan.</p>



<p>Selain gencar melakukan vaksinasi massal terhadap tenaga pengajar, &nbsp; Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan juga tengah menyiapkan modul berisikan petunjuk teknis (juknis) tentang pelaksanaan PTM yang harus dipenuhi pihak sekolah.</p>



<p>Langkah ini dilakukan agar pelakasanaan PTM nantinya dapat berjalan normal dan aman meski pandemi Covid-19 masih berlangsung.</p>



<p>Keseriusan Pemko Medan melaksanakan KBM secara tatap muka telah disampaikan Bobby Nasution saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan KBM secara tatap muka di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman Medan, Jumat (11/6) lalu. Apalagi vaksinasi massal yang dilakukan terhadap tenaga pengajar &nbsp;telah mencapai 80%. Dengan vaksinasi yang dilakukan tersebut, Bobby Nasution mengatakan, tidak hanya untuk melindungi &nbsp;tenaga pengajar, juga melindungi siswa agar tidak tertular Covid-19 saat PTM dibuka kembali.</p>



<p>Di samping itu, jelas Bobby Nasution, Pemko Medan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan gencar melaksanakan patroli penerapan protokol kesehatan. “Jika selama ini di tempat-tempat umum, patroli ke depan akan dilakukan di angkutan-angkutan umum. Hal ini dilakukan untuk melindungi peserta didik baik saat berada dalam maupun luar sekolah dengan mengerahkan dan menggerakkan seluruh perangkat mulai dasar. Artinya, secara prinsip Pemko Medan siap melaksanakan KBM secara tatap muka,” kata Bobby Nasution.</p>



<p>Meski telah melakukan sejumlah persiapan untuk melaksanakan KBM secara tatap muka, namun Bobby Nasution masih tetap menunggu arahan dari Pemprov Sumut. “Apabila nantinya ada indikator atau kriteria yang harus dipenuhi sebagai syarat dimulainya PTM, kita siap penuhi,” ungkapnya.</p>



<p>Kadis Pendidikan Kota Medan Adlan mengamini apa yang disampaikan Bobby Nasution soal kesiapan Pemko Medan menggelar KBM secara tatap muka. Dikatakan Adlan, sebagai persiapan melaksanakan PTM, Dinas Pendidikan (Disdik) saat ini tengah mempersiapkan modul pelaksanaan PTM. Di modul ini, jelasnya, berisikan petunjuk teknis tentang penyelenggaraan PTM yang akan menjadi pedoman bagi sekolah, seperti sarana dan prasarana protokol kesehatan yang harus disiapkan sekolah, diantaranya wastafel untuk mencuci tangan, hand sanitizer thermo gun maupun penjadwalan belajar siswa.</p>



<p>“Insya Allah, Rabu (16/6), modul rampung.&nbsp; Setelah itu modul langsung kita simulasikan ke sejumlah sekolah, baik SD maupun SMP. Dalam simulasi yang dilakukan, kita ingin melihat kesiapan sekolah untuk melaksanakan KBM secara tatap muka sesuai petunjuk teknis yang ada dalam modul. Apabila tidak ada kendala, modul akan kita sosialisasikan ke seluruh SD dan SMP di Kota Medan sehingga nantinya siap untuk melaksanakan KBM secara tatap muka,” kata Adlan ketika dihubungi, Senin (14/6).</p>



<p>Selanjutnya mengenai jadwal pembelajaran, Adlan mengaku mengikuti arahan yang disampaikan Presiden Joko Widodo. “Jadwal pembelajaran, kita lakukan 2 jam/hari.&nbsp; Pembelajaran akan dilakukan dua hari dalam seminggu. Sedangkan tingkat kehadiran siswa dalam KBM secara tatap muka maksimal 25%,” jelasnya seraya menambahkan, jumlah tenaga pengajar di Kota Medan saat ini sekitar 19.000 orang, sedangkan yang sudah mengikuti vaksinasi sebanyak 17.000 orang. “Artinya, capaian vaksinasi yang telah dilakukan terhadap tenaga pengajar sebesar 80%,” imbuhnya.</p>



<p>Ketua PGRI Kota Medan Sriyanta sangat menyambut baik keinginan Bobby Nasution untuk melaksanakan kembali PTM di Kota Medan. Sebagai organisasi yang menaungi &nbsp;para guru ini, kata Sriyani, PGRI siap mendukungnya. Sebab, para guru menilai pelaksanaan belajar yang dilakukan secara during yang telah berlangsung 1 tahun lebih sejak pandemi Covid-19 terjadi dinilai tidak maksimal. Bahkan, terangnya, banyak guru yang minta kepada PGRI untuk menyampaikan langsung kepada pemerintah agar PTM dilaksanakan kembali.</p>



<p>“Banyak guru yang mendatangi kita dan minta agar PTM dilaksanakan kembali. Intinya, semua guru siap melaksanakan PTM. Sebagai bukti keseriusan, tak ada guru yang menolak mengikuti vaksinasi, terkecuali yang ada penyakit bawaan sehingga vaksinasi tidak dapat dilakukan. Yang penting bagi guru, ada tatap muka. Walau pun waktunya terbatas namun guru dapat memberikan penjelasan, barulah anak didik selanjutnya mengerjakan di rumah. Cara ini lebih baik dan efektif dibandingkan dengan pembelajaran secara during,” jelas Sriyanta.</p>



<p>Selain itu, jelas Sriyanta, PGRI pun melihat tidak semua orang tua siswa yang mampu membeli handphone maupun pulsa untuk mengikuti pembelajaran secara during. Walau pun jumlahnya tidak banyak, ungkapnya, tapi sangat memprihatinkan karena mereka tidak dapat mengikuti pembelajaran secara during. “Bahkan, ada siswa yang harus yang menunggu orang tuanya sampai pulang kerja baru bisa belajar karena handphone dibawa,” ungkapnya miris.</p>



<p>Di samping itu lagi, terang Sriyanta, orang tua siswa juga banyak yang mengeluh dengan pembelajaran secara during tersebut. Selain tidak maksimal, terangnya, para orang tua juga sudah jenuh karena &nbsp;mereka pun sulit membagi waktu untuk bekerja dan harus mendampingi anak mengikuti pembelajaran during.</p>



<p>“Jadi, PGRI sangat mendukung penuh keinginan Wali Kota untuk melaksanakan PTM. Apa yang menjadi persyaratannya, siap kita laksanakan. Kita ingin pelaksanaan PTM dapat dilaksanakan kembali, sehingga kita dapat meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan. Ditambah lagi sekolah-sekolah kita lihat sudah mempersiapkan protokol kesehatan dan apabila masih kurang, pihak sekolah siap memperbaikinya kembali. Artinya, semua ingin agar pelaksanaan PTM dapat dilakukan kembali,” harapnya. (Wiku)<br><br></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/didukung-pgri-bobby-nasution-siap-gelar-pembelajaran-tatap-muka/">Didukung PGRI, Bobby Nasution Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
