<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ponsel Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/ponsel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/ponsel/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Jul 2020 02:09:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Ponsel Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/ponsel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>&#8220;Bagi Keluarga, Beras Jauh Lebih Penting Daripada Ponsel dan Kuota Internet&#8221;</title>
		<link>https://sln70-news.com/bagi-keluarga-beras-jauh-lebih-penting-daripada-ponsel-dan-kuota-internet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Jul 2020 02:09:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EDUKASI]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Daripada]]></category>
		<category><![CDATA[Jauh Lebih Penting]]></category>
		<category><![CDATA[Kuota Internet"]]></category>
		<category><![CDATA[Ponsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=1748</guid>

					<description><![CDATA[<p>sln70-news.com &#8211; Dimas Ibnu Alias tetap berangkat ke SMPN 1 Rembang, Kabupaten Rembang untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka karena tidak memiliki ponsel pintar. Di <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/bagi-keluarga-beras-jauh-lebih-penting-daripada-ponsel-dan-kuota-internet/" title="&#8220;Bagi Keluarga, Beras Jauh Lebih Penting Daripada Ponsel dan Kuota Internet&#8221;" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bagi-keluarga-beras-jauh-lebih-penting-daripada-ponsel-dan-kuota-internet/">&#8220;Bagi Keluarga, Beras Jauh Lebih Penting Daripada Ponsel dan Kuota Internet&#8221;</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_1749" aria-describedby="caption-attachment-1749" style="width: 750px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-1749 size-full" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/BERAS-PENTING.jpg" alt="" width="750" height="500" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/BERAS-PENTING.jpg 750w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/07/BERAS-PENTING-300x200.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /><figcaption id="caption-attachment-1749" class="wp-caption-text">Ilustrasi siswa dalam kelas menggunakan masker.(DOK. PIXABAY)</figcaption></figure>
<p>sln70-news.com &#8211; Dimas Ibnu Alias tetap berangkat ke SMPN 1 Rembang, Kabupaten Rembang untuk mengikuti kegiatan belajar tatap muka karena tidak memiliki ponsel pintar.</p>
<p>Di sekolah, Dimas hanya seorang diri di dalam kelas. Sedangkan rekan-rekannya yang lain belajar daring menggunakan ponsel di rumahnya masing-masing. Dimas adalah anak pasangan Didik Suroyo dan Asiatun.</p>
<p>Didik adalah seorang nelayan dan istrinya adalah buruh pengeringan ikan. Mereka tinggal di RT 1 RW 1 Desa Pantiharjp, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang.</p>
<p>Menurut Kepala SMPN 1 Rembang Isti Chomawati, setiap hari Dimas berangkat sekolah diantar ibunya. Saat pulang, Dimas diantar wali kelasnya sampai di rumah.</p>
<p>&#8220;Ia datang diantar ibunya naik sepeda motor. Setelah itu ditinggal lantaran ibunya bekerja sebagai karyawan pengeringan ikan. Selesai pembelajaran, Dimas diantar wali kelas sampai rumah,&#8221; jelas Isti, Kamis (23/7/2020) dilansir Tribun Jateng.<br />
Menurut Isti, Dimas adalah salah satu siswa yang tak memiliki ponsel untuk belajar daring.</p>
<p>Untuk itu, pihak sekolah sengaja membuat kebijakan khusus untuk siswa yang tak memiliki ponsel untuk belajar tatap muka di sekolah. &#8220;Barangkali, bagi keluarganya, beras jauh lebih dibutuhkan daripada ponsel pintar dan kuota internet,&#8221; kata Isti.<br />
Untuk siswa yang datang ke sekolah, Isti mengatakan mereka harus mengikuti protokoler ketat. Baca juga: Fakta di Balik Salam Taraktakdung, Tradisi Perkenalan Siswa Baru Sejak Tahun 2012 &#8220;Tentu saja, dengan protokoler ketat, seperti cek suhu badan, pelindung wajah, masker, dan lainnya.&#8221;</p>
<p>Isti mengatakan pihak sekolah saat ini sedang mendata jumlah siswa di sekolah tersebut yang tak memiliki ponsel pintar. &#8220;Kami sudah inventarisasi, ada beberapa siswa yang memang tidak memiliki fasilitas daring. Nanti mereka akan kami bantu belajar offline,&#8221; ujar Isti.</p>
<p>sumber: kompas.com</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bagi-keluarga-beras-jauh-lebih-penting-daripada-ponsel-dan-kuota-internet/">&#8220;Bagi Keluarga, Beras Jauh Lebih Penting Daripada Ponsel dan Kuota Internet&#8221;</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
