<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penanganan Sampah Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/penanganan-sampah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/penanganan-sampah/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Aug 2025 15:24:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Penanganan Sampah Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/penanganan-sampah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemko Medan Atasi Permasalahan Sampah Mulai dari Hulu, Tengah dan Hilir</title>
		<link>https://sln70-news.com/pemko-medan-atasi-permasalahan-sampah-mulai-dari-hulu-tengah-dan-hilir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 15:24:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Kementriaj Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=13490</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Masalah persampahan bukan hanya terjadi di tingkat perkotaan saja, namun masalah ini juga menjadi isu dunia. Di Kota Medan sendiri saat ini <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/pemko-medan-atasi-permasalahan-sampah-mulai-dari-hulu-tengah-dan-hilir/" title="Pemko Medan Atasi Permasalahan Sampah Mulai dari Hulu, Tengah dan Hilir" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pemko-medan-atasi-permasalahan-sampah-mulai-dari-hulu-tengah-dan-hilir/">Pemko Medan Atasi Permasalahan Sampah Mulai dari Hulu, Tengah dan Hilir</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEDAN, sln70-news.com &#8211;</strong> Masalah persampahan bukan hanya terjadi di tingkat perkotaan saja, namun masalah ini juga menjadi isu dunia. Di Kota Medan sendiri saat ini Pemko Medan terus berupaya mengatasi permasalahan sampah mulai dari hulu, tengah sampai dengan hilir.</p>
<p>&#8220;Di hilirnya yakni Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pemko Medan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), ini upaya yang kami lakukan untuk mengatasi permasalahan sampah,&#8221; kata Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ketika menerima Kementerian Lingkungan Hidup Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan di Balai Kota, Selasa (19/8/25).</p>
<p>Dijelaskan Rico Waas kepada rombongan Kementerian Lingkungan Hidup yang dipimpin Direktur Pengendalian Ekosistem Gambut, Edy Nugroho Santoso, saat ini Pemko Medan telah siap untuk pembangunan PSEL, tentunya ini akan menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan sampah.</p>
<p>&#8220;Untuk PSEL ini kami masih menunggu Pemerintah Pusat, prosesnya seperti apa dan kapan ini bisa dilakukan, serta siapa yang ditunjuk mengelolanya. Apakah ditunjuk daerah atau dari Pemerintah Pusat. Karena ada beberapa perusahaan yang ingin menawarkan kerjasama dengan Pemko Medan,&#8221; jelas Rico Waas didampingi Kepala Bappeda Benny Iskandar, Plt Kadis Lingkungan Hidup Suti Sadiah.</p>
<p>Menurut Rico Waas, solusi untuk mengatasi permasalahan sampah ini harus segera dapat dilakukan, jika tidak dilakukan pembenahan di tahun 2029 kami tidak punya lahan lagi. &#8220;Kami berharap mudah-mudahan Kota Medan menjadi perhatian khusus Pemerintah Pusat terkait persampahan,&#8221; ujar Rico Waas.</p>
<p>Terkait program 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Rico Waas menjelaskan Pemko Medan telah berencana akan dihidupkan kembali. Artinya ini langkah yang dilakukan Pemko Medan dalam mengatasi permasalahan sampah di tengah antara hulu dan hilir.</p>
<p>&#8221; Kalau penanganan di tengah ini masih terjangkau, jadi bisa menggunakan APBD Kota Medan. Sedangkan untuk di TPA harus mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat,&#8221; ungkap Rico Waas.</p>
<p>Ditambahkan Rico Waas, Pemko Medan juga akan menerapkan satu lingkungan satu bak sampah. Ini penanganan yang akan dilakukan di tingkat hulu. &#8220;Pihak Kecamatan dan Kelurahan nantinya akan memantau langsung penerapan ini,&#8221; ucap Rico.</p>
<p>Sebelumnya, Direktur Pengendalian Ekosistem Gambut, Kementerian Lingkungan Hidup, Edy Nugroho Santoso, kehadirannya ke Kota Medan untuk melakukan pendampingan terkait pengelolaan sampah perkotaan. Alhamdulillah Kota Medan tidak kena sanksi karena tidak mengelola sampah secara open dumping lagi dan sudah sanitary landfil. (<strong>Adl</strong>)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/pemko-medan-atasi-permasalahan-sampah-mulai-dari-hulu-tengah-dan-hilir/">Pemko Medan Atasi Permasalahan Sampah Mulai dari Hulu, Tengah dan Hilir</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Launching Pilot Projects Penanganan Sampah Gunakan Sistem Bio Teknologi</title>
		<link>https://sln70-news.com/launching-pilot-projects-penanganan-sampah-gunakan-sistem-bio-teknologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2021 20:43:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[PROPERTI & INSFRATRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[Launching]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Pilot Projects]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Bio Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6242</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Bobby Nasution  melaunching pilot project penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/launching-pilot-projects-penanganan-sampah-gunakan-sistem-bio-teknologi/" title="Launching Pilot Projects Penanganan Sampah Gunakan Sistem Bio Teknologi" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/launching-pilot-projects-penanganan-sampah-gunakan-sistem-bio-teknologi/">Launching Pilot Projects Penanganan Sampah Gunakan Sistem Bio Teknologi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Bobby Nasution  melaunching pilot project penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (3/7) siang. </p>



<p>Program pengolahan sampah dengan menggunakan  teknologi  Advanced Land Fill Mining With Material &amp; Energy Recovery (ALFIMER) ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan sampah di TPA Terjun dan mengubah status Medan Kota terjorok.</p>



<p>Dijelaskan Wali Kota Medan, TPA Terjun ini menggunakan sistem open dumping, sehingga Kota Medan mendapatkan status Kota Terjorok dari Kementerian Lingkungan Hidup. Tentunya guna merubah status ini pengolahan sampah dengan menggunakan teknologi &nbsp;Advanced Land Fill Mining With Material &amp; Energy Recovery (ALFIMER) harus dilakukan. Selain itu Pemko Medan juga berkomitmen untuk mengubah status Kota Terjorok dengan menyiapkan 50 hektare lahan TPA regional baru di Talun Kenas, Deli Serdang. TPA baru ini nantinya bakal memakai sistem sanitary landfill.</p>



<p>&#8220;kita menargetkan Medan tak lagi menjadi salah satu kota terjorok di Indonesia. Hal ini dengan merubah sistem pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) yang selama ini menggunakan sistem open dumping menjadi sistem sanitary Landfill. Dengan begitu Medan tidak lagi menjadi kota terjorok di 2024,&#8221; kata Wali Kota Medan dihadapan Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Wakil Wali Kota Aulia Rahman, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Wakil Bupati Serdang Bedagai, Adlin Umar Tambunan, Bupati Kabupaten Karo Corry Sriwati Sebayang Dan mewakili Bupati Deliserdang dan Mewakili Bupati Langkat.</p>



<p>Dijelaskan Bobby Nasution, Pemko Medan telah mempersiapkan 50 hektare lahan yang nantinya bakal menjadi TPA regional. Lokasinya berada di Talun Kenas, Kabupaten Deli Serdang. Artinya bersama Pemerintah Provinsi Sumut dan Kabupaten Deliserdang, Pemko Medan telah menyiapkan lahan untuk TPA regional, diharapkan ini akan segera terealisasi untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Medan.</p>



<p>Menurut Wali Kota, Pemko Medan terus berupaya dalam mengatasi mengatasi masalah TPA Terjun yang &nbsp;tak bisa diubah dari open dumping ke sanitary landfill. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggunakan sistem Bio Teknologi. Artinya dengan teknologi ini penanggulangan dan pengubahan sampah baru dengan biaya murahan, ramah lingkungan, teknik sederhana dan sistem permesinan yang sangat terjangkau.</p>



<p>&#8220;Permasalahan di TPA Terjun sudah terlanjur pakai open dumping harus juga bisa diselesaikan. Ini nggak boleh kita tinggalkan masalah tanpa ada solusinya. Jadi hari ini, bagaimana penyelesaiannya ini bagaimana penumpukan yang hari ini ada bisa kita kurangi tahun ke tahun, waktu ke waktu untuk pemanfaatan yang lebih ekonomis bagi masyarakat ke depan seperti mengubah sampah menjadi pupuk dan cairan sejenis disinfektan,&#8221; Ujar Wali Kota Medan.</p>



<p>Sebelumnya itu Muhammad Yani dari PT Mitra Biosis Ekoteknik (MBE) sebagai pihak yang melakukan Pilot Projects penanggulangan dan penanganan sampah domestik di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, menjelaskan, manfaat proyek pengolahan &nbsp;sampah dengan menggunakan teknologi &nbsp;ALFIMER &nbsp; karena telah menggunakan gabungan bioteknologi upstream yang diinvensi dan diinovasi oleh One Biosyis demi mengurai masalah sampah domestic dengan sistem yang lebih efektif, murah, ramah lingkungan dan mudah guna. Kemudian, imbuhnya, mendapatkan energi &nbsp;alternatif &nbsp;dengan lebih murah dan optimum &nbsp;untuk memproduksi &nbsp;listrik dan bahan &nbsp;bakar.</p>



<p>&#8220;pengelolaan sampah dengan teknologi ALFIMER ini akan menghilangkan TPA dan terkelola smpah baru serta teratasinya masalah sampah liar. Di sektor kesehatan, &nbsp;kata Yani, lingkungan bersih di sekeliling lokasi TPA dan TPS liar, serta mengurangkan resiko penyakit masyarakat,&#8221; Jelasnya.</p>



<p>Sementara itu Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan H M Husni menjelaskan bahwa, Program ini adalah konsep penanggulangan sampah pada sumbernya. Disadari TPA kota Medan tinggal satu dan hanya 4 hektar yang dapat dikelola Secara optimal. Artinya jika tidak dilakukan upaya pemprosesan Sampah di TPA Terjun &nbsp;maka dikhawatirkan dua sampai empat tahun lagi Kawasan ini tidak akan mampu menampung sampah.</p>



<p>&#8220;Sambil menunggu TPA Regional, kita melakukan upaya pemprosesan dan pengolahan sampah di TPA Terjun. pengolahan sampah yang dilakukan dengan menggunakan &nbsp;teknologi &nbsp;Advanced Land Fill Mining With Material &amp; Energy Recovery (ALFIMER). Teknologi ini dipilih karena telah menggunakan sistem Bio Teknologi untuk penanggulangan dan pengubahan sampah baru dengan biaya murahan, ramah lingkungan, teknik sederhana dan sistem permesinan yang sangat terjangkau,&#8221; Jelas Husni</p>



<p>Dijelaskan Husni pengolahan sampah dengan menggunakan sistem Bio Teknologi ini mampu mengurangi lebih dari 50% volume sampah yang diolah dalam 7-14 hari. Artinya &nbsp;ini sangat signifikan karena area lahan TPA Terjun yang padat saat ini dapat dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lebih lama dan hampir tanpa batas. Di samping itu juga &nbsp;solusi hijau, ramah lingkungan dan akan membantu &nbsp;mengingkatkan perlindungan lingkungan secara signifikan.</p>



<p>&#8220;Proses pengolahan sampah menjadi pupuk dengan menggunakan sistem Bio teknologi memakan waktu 7 sampai 8 hari. Dengan menggunakan sistem Bio Teknologi ini, sudah dihasilkan 14 ton pupuk. Sebab, dari 2 ton sampah akan menghasilkan 1.000 ton pupuk. sistem Bio Teknologi merupakan yang paling efisien dari pengolahan sampah. Proyek ini juga merupakan hasil kerjasama Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan dengan Mitra Biosis Ekoteknik (MBE) selaku pemegang teknologi, PKPS serta Universitas Sumatera Utara (USU) yang diharapkan dapat membantu membuat studi kelayakan dan naskah akademik,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Selanjutnya dalam Pilot Projects penanggulangan dan penanganan sampah domestik di TPA Terjun, Wali Kota Medan yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyerahkan pupuk untuk pertanian bagi Kabupaten/ Kota diantaranya Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat dan Kabupaten Karo.</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/launching-pilot-projects-penanganan-sampah-gunakan-sistem-bio-teknologi/">Launching Pilot Projects Penanganan Sampah Gunakan Sistem Bio Teknologi</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai Hari Ini, Penanganan Sampah Dilimpahkan ke Kecamatan</title>
		<link>https://sln70-news.com/mulai-hari-ini-penanganan-sampah-dilimpahkan-ke-kecamatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Apr 2021 23:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Dilimpahkan ke Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Mulai Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4815</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. menyatakan, mulai hari ini, Rabu (28/4) , penanganan sampah yang selama ini dikelola Dinas <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/mulai-hari-ini-penanganan-sampah-dilimpahkan-ke-kecamatan/" title="Mulai Hari Ini, Penanganan Sampah Dilimpahkan ke Kecamatan" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/mulai-hari-ini-penanganan-sampah-dilimpahkan-ke-kecamatan/">Mulai Hari Ini, Penanganan Sampah Dilimpahkan ke Kecamatan</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M. menyatakan, mulai hari ini, Rabu (28/4) , penanganan sampah yang selama ini dikelola Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan dilimpahkan kepada kecamatan.</p>



<p>Dengan demikian, seluruh camat, lurah, dan kepala lingkungan bertanggung-jawab terhadap kebersihan di wilayah masing-masing.</p>



<p>Hal ini disampaikan Wali Kota saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD tentang Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Medan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 Kepada Kepala Daerah, Selasa (27/4) di gedung dewan.</p>



<p>Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Hasyim, S.E. dan diikuti segenap anggota dewan secara langsung maupun virtual &nbsp;itu, Walikota mengatakan, petugas kebersihan yang selama ini berada di bawah Dinas Kebersihan dan Pertamanan juga dilimpahkan kepada kecamatan. Sedangkan Dinas Kebersihan dan Pertamanan, jelas Wali Kota, bisa lebih fokus untuk mengurusi Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di samping itu, diupayakan penambahan armada pengangkut sampah sehingga pembersihan yang dilakukan lebih responsif lagi.</p>



<p>Sebelumnya, dalam rapat paripurna itu Sekda Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, M.M., membacakan sambutan Wali Kota Dalam Rangka Penyampaian Rekomendasi DPRD Kota Medan terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 kepada Kepala Daerah. Dalam sambutan itu, Wali Kota atas nama Pemko Medan menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pimpinan serta segenap anggota dewan, khususnya kepada Pansus LKPJ yang telah membahas subtansi LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2020 ini dengan cermat dan komprehensif sehingga dapat diparipurnakan pada hari ini.</p>



<p>Berdasarkan hasil pembahasan, sebut Wali Kota, ada dua hal pokok yang patut digarisbawahi. Pertama, hasil pembahasan yang disampaikan dalam bentuk catatan strategis yang disampaikan dewan akan menjadi saran dan masukan bagi Pemko, terutama untuk lebih mendorong peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah pada masa datang. Kedua, penyampaian, pembahasan, dan keputusan rekomendasi DPRD tentang LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2020 juga mencerminkan wujud kemitraan dan kolaborasi antara fungsi legislatif dengan eksekutif.</p>



<p>Dalam sambutan tertulis itu Wali Kota juga mengatakan, penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun 2020 penuh dengan tantangan dan rintangan akibat pandemi Covid-19. Pada tahun itu pertumbuhan ekonomi kota mengalami penurunan yang cukup signifikan, angka pengangguran dan kemiskinan juga meningkat, serta permasalahan sosial lainnya cukup pelik.</p>



<p>Namun, lanjut Wali Kota, tantangan ini dapat dilewati bersama dengan terus meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antara eksekutif dan legislatif serta seluruh stakeholders pembangunan kota untuk mengoptimalkan pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.</p>



<p>“Kami di jajaran Pemko Medan memiliki komitmen yang kuat untuk mewujudkan pemerintahan yang semakin partisipatif, transparan, dan akuntabel,” sebut Wali Kota seraya menambahan, rekomendasi tentang LKPJ Akhir Tahun Anggaran 2020 ini akan menjadi masukan sekaligus pertimbangan pokok dalam merumuskan arah kebijakan umum dan prioritas program pembangunan kota pada masa yang akan datang. (Wiku)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/mulai-hari-ini-penanganan-sampah-dilimpahkan-ke-kecamatan/">Mulai Hari Ini, Penanganan Sampah Dilimpahkan ke Kecamatan</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
