<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kejaksaan Agung Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/kejaksaan-agung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/kejaksaan-agung/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Mar 2022 04:57:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>Kejaksaan Agung Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/kejaksaan-agung/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, PERADI: Lembaga Survei Jangan Giring Opini Publik</title>
		<link>https://sln70-news.com/kejaksaan-agung-gencar-usut-kasus-korupsi-peradi-lembaga-survei-jangan-giring-opini-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2021 14:39:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HUKUM & KRIMINAL]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Survei]]></category>
		<category><![CDATA[Opini Publik]]></category>
		<category><![CDATA[PERADI]]></category>
		<category><![CDATA[Usut Kasus Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6566</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Praktisi hukum mengingatkan agar penegakan hukum yang sedang gencar dilakukan oleh Kejaksaan Agung tidak dipengaruhi dan digiring ke isu politik, apalagi membangun <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kejaksaan-agung-gencar-usut-kasus-korupsi-peradi-lembaga-survei-jangan-giring-opini-publik/" title="Kejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, PERADI: Lembaga Survei Jangan Giring Opini Publik" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kejaksaan-agung-gencar-usut-kasus-korupsi-peradi-lembaga-survei-jangan-giring-opini-publik/">Kejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, PERADI: Lembaga Survei Jangan Giring Opini Publik</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>JAKARTA, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Praktisi hukum mengingatkan agar penegakan hukum yang sedang gencar dilakukan oleh Kejaksaan Agung tidak dipengaruhi dan digiring ke isu politik, apalagi membangun opini publik melalui survei.</p>



<p>“Survei itu sah-sah saja di negara demokrasi, tetapi jangan sampai ada agenda politik para surveyor atau pendananya sehingga merusak iklim penegakan hukum yang sudah berjalan on the track,” kata Ketua Harian Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) R. Dwiyanto Prihartono SH MH, Jumat (20/8/2021).</p>



<p>Dilihat dari sisi politik, tuturnya, survei yang menyebut kinerja Kejaksaan Agung buruk ketika gencar memproses kasus-kasus besar, seperti kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero), bisa saja dimaknai sebagai penggiringan opini publik atau memiliki agenda terselubung untuk menggoyang posisi Jaksa Agung.</p>



<p>“Namun sekali lagi, penegakan hukum tidak boleh terpengaruh dengan isu politik apalagi survei. Penegakan hukum harus sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku,” tegas Dwiyanto.</p>



<p>Sebagai lembaga penegak hukum, tuturnya, Kejaksaan harus bekerja berdasarkan hukum dan alat bukti sehingga dalam upaya penegakan hukum tersebut memang membutuhkan proses dan prosedur sehingga dapat mendudukkan persoalan sesuai hukum.</p>



<p>“Dalam negara demokrasi, lembaga survei sah-sah saja melakukan dan merilis hasil survei, tetapi hal itu tidak dapat dijadikan ukuran untuk menyimpulkan kinerja Kejaksaan karena Kejaksaan bekerja berdasarkan prosedur dan undang-undang, alat bukti dan fakta yang tidak bisa semua orang atau umum tahu termasuk responden,” ujarnya.</p>



<p>Menurut Dwiyanto, survei sulit mendapatkan akurasi untuk bisa menggambarkan opini masyarakat secara umum dalam suatu perkara hukum, mengukur kinerja Kejaksaan bukan dengan survei namun ukurannya pada apakah bekerja telah sesuai dengan prosedur dan undang-undang.</p>



<p>“Jadi saya kira tidak tepat mengukur kinerja Kejagung dengan hasil survei, Kejaksaan tidak bisa diukur seperti halnya mengukur lembaga politik. Kita maknai saja hasil survei sebagai pemicu agar kinerja Kejaksaan lebih baik lagi,” ungkapnya.</p>



<p>Senada dengan Dwiyanto, Direktur Eksekutif Forum Hukum (Forkum) BUMN Dr(c) Verrie Hendry SH MKn meminta masyarakat cermat sehingga tidak tergiring oleh opini pihak-pihak tertentu untuk membantu koruptor.</p>



<p>Menurut dia, Kejaksaan Agung di bawah komando Jaksa Agung ST Burhanuddin justru telah menunjukkan kinerja yang sangat baik karena berani mengungkap kasus-kasus korupsi besar yang merugikan negara puluhan triliun rupiah, seperti kasus Jiwasraya dan Asabri.</p>



<p>“Kita curiga, beberapa survei sebelumnya menunjukkan kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung meningkat, tiba-tiba ada survei yang menunjukkan hasil sebaliknya bahkan ada pernyataan menuntut Jaksa Agung harus diganti. Kita curiga ini arahnya ke politik,” kata Verrie yang juga CEO &amp; Founder Kantor Jukum HendryLaw.</p>



<p>Dia mengutip hasil temuan beberapa lembaga survei, antara lain Indobarometer, Charta Politika, Indikator Politik, dan Cyrus Network, pada periode Desember 2019 hingga Mei 2021.</p>



<p>Pada Desember 2019, survei Indobarometer mencatat tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap Kejaksaan berada pada level 52,9%, kemudian naik menjadi 60% pada Juli 2020 menurut survei Charta Politika, dan meningkat lagi hingga 71,3% pada Oktober 2020 versi Indikator Politik.</p>



<p>Tingkat kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kejaksaan bahkan mencapai titik tertinggi pada Mei 2021, yakni 82,2% berdasarkan survei Cyrus Network.</p>



<p>Survei nasional Kompas juga menunjukkan citra Korps Adhyaksa berada di angka 74,2% pada 2021. Capaian ini merupakan yang tertinggi dalam 7 tahun terakhir.<br>Litbang Kompas mencatat, citra Kejaksaan pada 2019 sebesar 57%, 2018 sebesar 61,7%, 2017 sebesar 58,8%, 2016 sebesar 57,8%, dan 2015 sebesar 64,8%.</p>



<p>Dihubungi terpisah, spiritualis nusantara Kidung Tirto Suryo Kusumo mengatakan proses hukum terhadap koruptor oleh Kejaksaan Agung seharusnya diapresiasi, bukan dicela, apalagi berupaya menggoyang posisi Jaksa Agung.</p>



<p>Dia menilai kinerja Kejaksaan Agung di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin sudah sangat baik dan mendukung kinerja Presiden Joko Widodo dalam pemberantasan korupsi dan mendukung program pemulihan ekonomi nasional.</p>



<p>“Mari kita dukung Kejaksaan Agung menumpas koruptor sampai ke akar-akarnya hingga binasa. Jangan takut ancaman koruptor karena rakyat benci koruptor. Presiden Jokowi juga pasti mendukung langkah-langkah Jaksa Agung menengakkan hukum sesuai dengan undang-undang demi Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh,” kata Kidung Tirto di sela-sela kontemplasi di Gunung Salak. (ril)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kejaksaan-agung-gencar-usut-kasus-korupsi-peradi-lembaga-survei-jangan-giring-opini-publik/">Kejaksaan Agung Gencar Usut Kasus Korupsi, PERADI: Lembaga Survei Jangan Giring Opini Publik</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung dan Nasib Berkas Perkara..</title>
		<link>https://sln70-news.com/terbakarnya-gedung-kejaksaan-agung-dan-nasib-berkas-perkara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2020 07:02:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kejaksaan Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasib Berkas Perkara..]]></category>
		<category><![CDATA[Terbakarnya Gedung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=2018</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; JAKARTA, sln70-news.com &#8211; Kantor Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Nomor 1, RT 011/RW 007, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar pada <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/terbakarnya-gedung-kejaksaan-agung-dan-nasib-berkas-perkara/" title="Terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung dan Nasib Berkas Perkara.." itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/terbakarnya-gedung-kejaksaan-agung-dan-nasib-berkas-perkara/">Terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung dan Nasib Berkas Perkara..</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><figure id="attachment_2019" aria-describedby="caption-attachment-2019" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-2019 size-large" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135547-1024x686.jpg" alt="" width="640" height="429" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135547-1024x686.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135547-300x201.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135547-768x515.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135547.jpg 1058w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-2019" class="wp-caption-text">Kebakaran di Gedung Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam. Hingga saat ini, 31 unit pemadam kebakaran dan 135 personel diterjunkan untuk memadamkan api.(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)</figcaption></figure></p>
<p>&nbsp;</p>
<p dir="ltr">JAKARTA, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Kantor Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Nomor 1, RT 011/RW 007, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terbakar pada Sabtu (22/8/2020) malam.</p>
<p dir="ltr">Api menyala sekitar pukul 19.10 WIB. Setelah menerima laporan, pihak pemadam kebakaran langsung mengerahkan mobil pemadam ke lokasi.</p>
<p dir="ltr">Kebakaran terjadi di Gedung Utama Kejaksaan Agung yang berada persis di balik gerbang utama Korps Adhyaksa itu. Diduga, api berasal dari lantai 6 Gedung Utama.</p>
<p dir="ltr">Mulanya, kebakaran besar terjadi di sisi utara sebelah kanan gedung lalu merembet hingga ke sisi tengah, hingga ke sisi selatan.</p>
<p dir="ltr">Berikut sejumlah fakta mengenai kebakaran Kejaksaan Agung:</p>
<p dir="ltr"><strong>1. Gedung pembinaan dan intelijen</strong></p>
<p dir="ltr">Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyebutkan, berdasarkan laporan sementara, kebakaran di Gedung Utama Kejagung berasal dari lantai 6 yang merupakan bagian kepegawaian.</p>
<p dir="ltr">Lantai 5 juga dijadikan sebagai tempat pembinaan kepegawaian.</p>
<p dir="ltr">Kedua lantai ini berdekatan dengan lantai 3 dan lantai 4 yang masing-masing berfungsi sebagai ruang intelijen.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Lantai 5-6 itu bagian pembinaan, di sini ada kepegawaian. Lantai 3 itu intelijen, kemudian lantai 3 juga intelijen,&#8221; ujar Hari seperti yang dilansir pada siaran Kompas TV, Sabtu malam.</p>
<p dir="ltr"><strong>2. Heritage</strong></p>
<p dir="ltr">Hari mengungkap, gedung yang terbakar tersebut berstatus cagar budaya atau heritage.</p>
<p dir="ltr"><img decoding="async" class="alignleft wp-image-2020 size-medium" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135601-300x190.jpg" alt="" width="300" height="190" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135601-300x190.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135601-1024x648.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135601-768x486.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2020/08/IMG_20200823_135601.jpg 1074w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p dir="ltr">Hal ini Hari sanpaikan menjawab pertanyaan yang menyebut gedung yang terbakar tersebut merupakan gedung yang baru direnovasi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Gedung Utama ini heritage, kan enggak boleh dibongkar,&#8221; kata Hari.</p>
<p dir="ltr">Hari memastikan, Gedung Utama yang terbakar saat ini bukanlah gedung yang baru direnovasi.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Itu gedung utama adalah gedung heritage, jadi enggak boleh direnovasi, yang dibangun sekarang itu gedung baru di dekat lapangan,&#8221; ujar Hari.</p>
<p dir="ltr"><strong>3. Pastikan berkas aman</strong></p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memastikan, berkas penanganan perkara dan para tahanan aman dari kebakaran yang terjadi di Gedung Utama Kejaksaan Agung.</p>
<p dir="ltr">Ia menyatakan, Gedung Utama Kejagung yang terbakar bukanlah lokasi penyimpanan berkas penanganan perkara dan tempat tahanan.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Di sini adalah (kantor) SDM saja, tahanan di belakang, tidak, aman, aman, aman semua. Jadi berkas perkara, tahanan, aman,&#8221; kata ST Burhanuddin.</p>
<p dir="ltr">Hal yang sama juga diungkap oleh Hari Setiyono. Hari menyebut bahwa tidak ada data penanganan perkara yang terbakar.</p>
<p dir="ltr">Kejagung memiliki data cadangan seandainya data pada berkas yang disimpan di gedung tersebut terdampak kebakaran.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kami punya backup datanya, mudah-mudahan segera diatasi. Ini masih dalam proses penanganan, diatasi, dan tidak ada korban,&#8221; ujar Hari.</p>
<p dir="ltr"><strong>4. Peristiwa Luar Biasa</strong></p>
<p dir="ltr">Menko Polhukam Mahfud MD mengaku kaget mengetahui kabar kebakaran yang terjadi di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.</p>
<p dir="ltr">Ia menilai kejadian kebakaran ini tergolong luar biasa.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Iya kebakarannya besar sekali, saya kaget juga,&#8221; kata Mahfud MD.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau listrik mungkin agak terbatas, saya awam di bidang kebakaran, ini kok seperti luar biasa ya sampai sekian lantai dan sepertinya cepat sekali,&#8221; tutur dia.</p>
<p dir="ltr">Namun, ia tak mau menduga-duga. Mahfud mengatakan sudah berkomunikasi dengan pihak kejaksaan, tetapi hingga saat ini belum ada informasi jelas mengenai penyebab kebakaran.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya sudah kontak ke Jampidum, beliau sudah di lokasi tapi masih menghimpun data tentang apa yang terjadi dan bagaimana kejadiannya,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Mahfud pun mengatakan Presiden Joko Widodo telah mengetahui perihal peristiwa kebakaran ini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pasti sudah tahu, tapi belum memberikan respons atau instruksi apa pun,&#8221; ucap Mahfud.</p>
<p dir="ltr"><strong>5. Tahanan dievakuasi</strong></p>
<p dir="ltr">Menurut Mahfud, para tahanan di Kejaksaan Agung sudah dipindahkan atau dievakuasi. Pemindahan tahanan tersebut telah dilakukan sejak pukul 21.00 WIB.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan para tahanan di kejaksaan agung juga sudah mulai dipindahkan sejak sekitar jam 21.00 tadi,&#8221; tulis Mahfud dalam akun Twitter resminya, Sabtu (22/8/2020)</p>
<p dir="ltr"><strong>6. Aneh kalau data hilang</strong></p>
<p dir="ltr">Mahfud pun meyakini berkas dan data di Gedung Kejaksaan Agung yang terbakar tetap aman.</p>
<p dir="ltr">Jika ada data yang terbakar, menurut Mahfud, Kejagung memiliki penyimpanan secara digital.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Sekarang ini kan era digital. Kalau cuma barang-barang rusak, kan bisa ditemukan lagi lewat digital,&#8221; kata Mahfud.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pasti ada pusat penyimpanannya di luar Kejaksaan Agung,&#8221; ujarnya menambahkan.</p>
<p dir="ltr">7. Menurut dia, aneh jika data-data di Kejagung sampai hilang akibat kebakaran ini.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kalau sampai hilang aneh, kalau sampai tidak ditemukan jejaknya kan aneh,&#8221; tutur Mahfud.</p>
<p dir="ltr"><strong>7. Minta publik menunggu</strong></p>
<p dir="ltr">Mahfud pun merespons isu kejanggalan kebakaran Gedung Kejaksaan Agung yang dikaitkan dengan kasus hukum Jaksa Pinangki Sirna Malasari.</p>
<p dir="ltr">Mahfud meminta publik menunggu hasil penyelidikan resmi mengenai penyebab kebakaran.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Bisa orang menganalisis macam-macam dan kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. Makanya kita lihat dulu kepastiannya seperti apa. Kita tunggu semuanya,&#8221; kata dia.</p>
<p dir="ltr">sumber: <a href="http://kompas.com">kompas.com</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/terbakarnya-gedung-kejaksaan-agung-dan-nasib-berkas-perkara/">Terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung dan Nasib Berkas Perkara..</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
