<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KCW Archives - SLN70-News</title>
	<atom:link href="https://sln70-news.com/tag/kcw/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sln70-news.com/tag/kcw/</link>
	<description>KONEKTIFITAS DINAMIKA INFORMASI</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Apr 2023 04:51:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.8</generator>

<image>
	<url>https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/01/LOGO-OK-150x105.jpg</url>
	<title>KCW Archives - SLN70-News</title>
	<link>https://sln70-news.com/tag/kcw/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KCW Dibuka Lagi dengan Konsep Food Court</title>
		<link>https://sln70-news.com/kcw-dibuka-lagi-dengan-konsep-food-court/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 03:15:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Food Court]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[KCW Dibuka Lagi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6953</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Setelah ditutup sementara, Jumat (19/11) Kesawan City Walk (KCW) kembali dibuka. Pemko Medan pun telah melakukan persiapan dengan matang dan memastikan agar <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-lagi-dengan-konsep-food-court/" title="KCW Dibuka Lagi dengan Konsep Food Court" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-lagi-dengan-konsep-food-court/">KCW Dibuka Lagi dengan Konsep Food Court</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>MEDAN</strong>, sln70-news.com &#8211; Setelah ditutup sementara, Jumat (19/11) Kesawan City Walk (KCW) kembali dibuka. Pemko Medan pun telah melakukan persiapan dengan matang dan memastikan agar operasional KCW lebih baik dari sebelumnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-6948" srcset="https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-1024x1024.jpg 1024w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-300x300.jpg 300w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-150x150.jpg 150w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-768x768.jpg 768w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-1536x1536.jpg 1536w, https://sln70-news.com/wp-content/uploads/2021/11/IKLAN-KESAWAN-CITY-WALK-2048x2048.jpg 2048w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Walikota Medan, Bobby Nasution menekan agar protokol kesehatan dilaksanakan dengan ketat dan konsisten di kawasan tersebut, baik oleh pengunjung maupun pelaku UMKM.</p>



<p>Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP, Rakhmat Adi Syahputra Harahap, mengatakan, pihaknya telah siap untuk menyukseskan pembukaan kembali KCW.</p>



<p>&#8220;Bersama OPD yang lain, personil Satpol pihak siap mengawal dan memastikan agar pengunjung maupun pelaku UMKM yang membuka usaha taat prokes dan aturan yang ditetapkan,&#8221; sebut Rakhmat.</p>



<p>Rakhmat memaparkan, petugas Satpol PP akan berjaga di gerbang-gerbang KCW untuk memastikan agar setiap orang yang masuk telah divaksin.</p>



<p>&#8220;Pembuktiannya dilakukan scan barcode melalui aplikasi pedulilindungi,&#8221; sebut Rakhmat.</p>



<p>Dia menambahkan, petugas di gerbang KCW juga akan juga akan melakukan pengukuran suhu tubuh setiap orang yang masuk.</p>



<p>Di samping itu, lanjut Rakhmat, petugas juga melakukan patroli guna memastikan dan mengingatkan pengunjung maupun pelaku UMKM tetap menerapkan prokes, di antaranya memakai masker dan menjaga jarak.</p>



<p>Dalam operasional KCW ini diterapkan konsep food court.<br>Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang, Endar Sutan Lubis, dengan konsep ini pengunjung tidak harus duduk di dekat gerai tenant.</p>



<p>Penerapan konsep ini, lanjutnya, dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi penumpukan pada gerai tenant, karena semua meja pengunjung ditata di badan jalan.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya masyarakat yang ingin makan dan minum hanya bisa duduk di dekat tenant tempat dia membeli, sehingga kita khawatirkan terjadi penumpukan, namun nanti kita ubah menjadi konsep food court, semua meja kita letak berada di pelataran jalan jadi masyarakat bebas memilih meja, tidak harus berdekatan dengan tenant tempat dia membeli makanan,&#8221; tutup Endar.<br>(<strong>wiku)</strong></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-lagi-dengan-konsep-food-court/">KCW Dibuka Lagi dengan Konsep Food Court</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin</title>
		<link>https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2021 17:37:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Perketat Prokes]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Wajib Vaksin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=6931</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Pemko Medan akan kembali membuka Kesawan City Walk (KCW), Jumat (19/11). Berbagai persiapan telah dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Walikota <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/" title="KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/">KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>MEDAN</strong>, sln70-news.com &#8211; Pemko Medan akan kembali membuka Kesawan City Walk (KCW), Jumat (19/11). Berbagai persiapan telah dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.</p>



<p>Walikota Medan, Bobby Nasution minta agar penerapan protokol kesehatan (prokes) diberlakukan dengan ketat baik kepada pengunjung maupun para pelaku UMKM. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, sebab orang nomor satu di Pemko Medan ini tidak mau KCW menjadi cluster baru penyebaran virus Corona.</p>



<p>Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Medan Mardohar Tambunan saat dihubungi, Selasa (16/11), menjelaskan, Pemko Medan telah melakukan sejumlah antisipasi guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat KCW dibuka. Dikatakannya, baik pengunjug maupun pelaku UMKM harus sudah divaksin. Untuk membuktikan itu, jelasnya, setiap pintu masuk KCW dilengkapi aplikasi pedulilindungi.</p>



<p>“Di setiap pintu masuk KCW disediakan aplikasi pedulilindungi yang dijaga petugas dilengkapi dengan alat pengukur suhu (thermo gun). Setelah menunjukkan barcode, langsung diketahui apa kah yang bersangkutan telah vaksin atau tidak. Bagi yang terbukti belum mengikuti vaksin, tidak diperkenankan memasuki KCW,” jelas Mardohar.</p>



<p>Sedangkan bagi warga yang diketahui telah mengikuti vaksin, jelas Mardohar, petugas akan mengecek suhu tubuhnya. Apabila suhu tubuhnya di atas 37,5⁰C, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan memasuki KCW dan langsung di Swab Antigen Artinya, imbuhnya, Pemko Medan melalui OPD terkait benar-benar melakukan seleksi bagi yang ingin memasuki KCW.</p>



<p>Selain itu, lanjut Mardohar, seluruh pengunjung dan pelaku UMKM juga wajib mengenakan masker dan harus menjaga jarak. Untuk memastikan pelaksanaan prokes berjalan dengan baik bilang Mardohar, petugas Satgas Covid-19 akan rutin berkeliling untuk mengimbau pengunjung dan pelaku UMKM. “Kita imbau pengunjung dan pelaku UMKM untuk disiplin melaksanakan prokes, kita tidak mau KCW jadi cluster baru penyebaran Covid-19,” tegasnya.</p>



<p>Diugkapkan Mardohar, sesuai dengan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, jam operasional KCW mulai pukul 18.00-21.00 WIB. Oleh karenanya Mardohar berpesan agar pengunjung dan pelaku UMKM dapat mematuhi jam operasional tersebut. “Marilah kita sama-sama mengikuti aturan agar terhindari dari Covid-19. Kita ketahui angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Medan terus menurun, tapi kita tidak boleh abai dengan prokes,” pungkasnya. <strong>(wiku)</strong></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-dibuka-pemko-medan-perketat-prokes-wajib-vaksin/">KCW Dibuka, Pemko Medan Perketat Prokes &#038; Wajib Vaksin</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tidak Hanya Jadi Brand Image, Penataan Kesawan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</title>
		<link>https://sln70-news.com/tidak-hanya-jadi-brand-image-penataan-kesawan-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 May 2021 01:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[wisata dan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Brand Image]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Lama Kesawan]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan Kesawan]]></category>
		<category><![CDATA[Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=5416</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Persiapan terus dilakukan Pemko Medan dalam menata kawasan Kota Lama Kesawan.&#160; Perwal dan SK Wali Kota tentang Badan Pengelola Kawasan Wisata Kota <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/tidak-hanya-jadi-brand-image-penataan-kesawan-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat/" title="Tidak Hanya Jadi Brand Image, Penataan Kesawan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/tidak-hanya-jadi-brand-image-penataan-kesawan-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat/">Tidak Hanya Jadi Brand Image, Penataan Kesawan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Persiapan terus dilakukan Pemko Medan dalam menata kawasan Kota Lama Kesawan.&nbsp; Perwal dan SK Wali Kota tentang Badan Pengelola Kawasan Wisata Kota Lama Kesawan (BPKWKLK) tengah dirampungkan.</p>



<p>Pemko Medan juga membangun kolaborasi dengan Tim Rencana Penataan Infrastruktur Perkotaan (RPIP) yang merupakan bentukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI guna mendukung penataan Kota Lama Kesawan tersebut.</p>



<p>Bahkan, sebagai bentuk keseriusan untuk mendukung penataan Kota Lama Kesawan, Tim RPIP sudah melakukan survei lapangan sejak 29 April- 1 Mei lalu.</p>



<p>Survei dilakukan untuk mendata, menginventarisasi masalah, memberikan saran dan alternative solusi serta menyampaikan detail engineering design (DED) yang akan menjadi dasar untuk melakukan tender pengerjaan, termasuk menyerahkan peta data drainase Kota Medan yang telah ada sejak zaman kolonial Belanda kepada Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM.</p>



<p>Terkait itu, Bobby Nasution langsung menginstruksikan kepada seluruh OPD terkait untuk membantu Tim RPIP, terutama memenuhi informasi dan data yang dibutuhkan, sehingga pengerjaan penataan yang akan dilakukan nantinya berjalan lancar dan memberikan hasil optimal. Direncanakan, pengerjaan penataan akan dilakukan multi years, mulai 2021 dan 2022. Jika masih dibutuhkan penataan tambahan, finishing dilakukan tahun 2023.</p>



<p>Instruksi Bobby Nasution langsung diamini OPD terkait, salah satunya Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan. Menurut Kadis DPKPPR sekaligus Person In Charge (PIC) Penataan Kota Lama Kesawan Benny Iskandar, Pemko Medan dan RPIP telah berkolaborasi untuk percepataan penataan kawasan Kota Lama Kesawan.</p>



<p>Benny mengaku sudah bertemu dengan Tim RPIP. Dari pertemuan tersebut, tim dari Pemko Medan saat ini telah menyiapkan data-data yang telah dibutuhkan, termasuk keterangan-keterangan pendukung.</p>



<p>“Di samping itu kita dan Tim RPIP juga telah berdiskusi poin-poin apa yang akan dilakukan secara bertahap, terutama pengerjaan tahun ini,” kata Benny.</p>



<p>Setelah menyiapkan data dan diskusi, kata Benny, Tim RPIP selanjutnya dalam tiga bulan (Mei-Agustus 2021) ini akan melakukan perencanaan. Kemudian, dilanjutkan dengan tender selama tiga bulan, Benny memprediksi tender akan dimulai September-November 2021 melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) Sumut. “Insya Allah, penataan kawasan Kota Lama Kesawan secara fisik akan dimulai Desember 2021,” jelasnya.</p>



<p>Selanjutnya Benny mengungkapkan, fokus pengerjaan penataan yang akan dilakukan mulai Desember 2021 yakni penataan pedestrian, jalan, arcade, alih fungsi drainase, konservasi bangunan dan duckting (merapikan kabel). Khusus duckting, jelas Benny, Tim Pemko Medan nantinya akan berkoordinasi dan berkomunikasi lebih intensif dengan PT Telkom dan PT PLN terkait penataan kabel-kabel listrik maupun telekomunikasi yang akan dilakukan nanti di kawasan Kota Lama Kesawan.</p>



<p>Usai Lebaran, persisnya 25 Mei, terang Benny, Tim RPIP akan datang kembali untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang bermukim di kawasan Kota Lama Kesawan di Pendopo Lapangan Merdeka Medan.</p>



<p>Dikatakan Benny, sosialisasi dilakukan dalam rangka untuk menyampaikan kepada masyarakat bahwa bangunan heritage yang telah dirubah bentuknya akan kembali akan direvitalisasi dan dikonservasi ke bentuk asli.</p>



<p>Keseriusan Bobby Nasution mengembalikan kejayaan Kota Medan pada masa lampau dengan melakukan penataan kawasan Kota Lama Kesawan mendapat dukungan Pengamat Sosial Politik Dr Arifin Saleh Siregar SSos MSP.</p>



<p>Sebab, tujuan dilakukannya penataan itu tidak hanya untuk mengembalikan kejayaan Kota Medan, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>



<p>“Intinya, apapun kegiatan yang sifatnya untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, kita dukung. Namun, program yang dijalankan itu harus menggandeng stakeholder terkait agar implementasinya berjalan sukses dan lancar di lapangan,” kata Arifin.</p>



<p>Stakeholder yang dimaksud itu, jelas Arifin, selain masyarakat, terutama warga sekitar, pengusaha, lembaga kelompok masyarakat maupun lembaga kampus.</p>



<p>“Insya Allah, jika tujuannya bagus, pasti semua mendukung. Yang penting, Pemko Medan harus membangun komunikasi dengan stakeholder terkait, sehingga program ini benar-benar hasil dari berbagai kajian dan kesepakatan,” tegasnya.</p>



<p>Dengan demikian, lanjut Arifin, program itu nantinya dapat berjalan dengan baik dan didukung penuh semua elemen serta menjadi ikon Kota Medan. Untuk itu, harapnya, Pemko Medan tidak perlu sungkan untuk membangun komunikasi tersebut.</p>



<p>“Jangan sampai ada komunikasi yang tersumbat di antara pihak-pihak yang terkait dengan program tersebut,” harapnya.</p>



<p>Pria yang juga menjabat sebagai Dekan FISIP UMSU mengaku, jika program ini dilakukan sesuai rencana, ia percaya program itu nantinya akan menjadi kebanggaan warga Kota Medan sekaligus bisa memberdayakan masyarakat Kota Medan.</p>



<p>“Jadi, program ini nanti tidak hanya menjadi brand image, tetapi juga dalam konteks peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (Adl)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/tidak-hanya-jadi-brand-image-penataan-kesawan-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat/">Tidak Hanya Jadi Brand Image, Penataan Kesawan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara</title>
		<link>https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 May 2021 11:43:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Ditutup Sementara]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri 1442 H]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[The Kitchen of Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=5395</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Booby Nasution menyatakan telah menutup sementara seluruh kegiatan di Kesawan City Walk (KCW).&#160; Sejumlah ruas jalan yang selama ini <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/" title="Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/">Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Wali Kota Medan Booby Nasution menyatakan telah menutup sementara seluruh kegiatan di Kesawan City Walk (KCW).&nbsp; Sejumlah ruas jalan yang selama ini ditutup akan dibuka kembali seperti biasa dan seluruh pedagang &nbsp;tidak diperbolehkan berjualan.</p>



<p>Penutupan sementara ini dilakukan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan mengantisipasi terjadinya &nbsp;konsentrasi masyarakat di KCW, &nbsp;terutama yang datang dari kawasan Binjai, Deliserdang dan Tanah Karo.</p>



<p>Sebab, Pemerintah Provinsi Sumut mengizinkan masyarakat yang bermukim di Medan, Binjai, Deli Serdang dan Tanah &nbsp;Karo melaksanakan mudik pada masa larangan mudik berlangsung mulai 6-17 Mei mendatang.</p>



<p>“Yang pasti, penutupan ini bukan karena ada dibilang KCW ada melanggar protokol kesehatan. Kita pastikan, masalah pengamanan protokol kesehatan kita perketat terus. Bahkan, perbaikan-perbaikan terus dilakukan, seperti membuat jarak antar pedagang, pembatasan jam operasional. Walau kita dibilang tutup jam 23.00 WIB, tapi sekrang jam 20.30 WIB sudah kita tutup pintu masuk ke KCW dan jumlahnya dibatasi tidak boleh lebih dari 350 orang yang masuk, “ kata Bobby Nasution melakukan door stop dengan wartawan di Balai Kota Medan, Rabu (5/5).</p>



<p>Dikatakan Bobby Nasution, KCW akan buka kembali setelah Lebaran. Sebab, dia tidak mau terjadi kerumuman karena masyarakat Mebidangro berdatangan. Ditambah lagi, aku Bobby Nasution, Pemko Medan telah diimbau untuk membatasi tempat-tempat wisata yang ada di Kota Medan agar pengunjungnya hanya 50%.</p>



<p>“Kita tindak ingin masyarakat dari Mebidangro berdatangan dan berkumpul di KCW. Jadi sebagai antisipasinya, makanya KCW kita tutup sementara mulai malam ini hingga berakhirnya Lebaran,” tegasnya.<br>&nbsp;<br>&nbsp;Selain itu menurut &nbsp;Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan selaku Person in Charge (PIC) KCW, Benny Iskandar, &nbsp;penutupan sementara KCW juga dilakukan sebagai upaya untuk mendorong masyarakat lebih fokus dan khusyuk dalam menjalani puasa maupun ibadah lainnya di sepuluh terakhir bulan suci Ramadhan 1442 H, Pemko Medan menutup sementara Kesawan City Walk (KCW) mulai, Rabu (5/5) hingga Kamis (20/5).&nbsp; Di samping itu juga seluruh OPD terkait di lingkungan Pemko Medan berkonsentrasi penuh untuk memberikan pelayanan dan kegiatan mulai akhir Ramadhan hingga menjelang Lebaran.</p>



<p>Tindaklanjut penutupan sementara KCW ini langsung diikuti dengan menyurati seluruh pelaku UMKM yang selama ini mengisi kawasan tersebut. Dalam Surat Edaran (SE) &nbsp;No.<a href="tel:51011434">510.1/1434</a> tanggal 4 Mei 2021 yang ditandatangani Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, para pedagang diminta untuk tidak melakukan aktifitas di KCW mulai, Rabu (5/5). Diharapkan, seluruh pedagang dapat melaksanakan SE ini dengan penuh tanggung jawab.</p>



<p>Selama penutupan sementara berlangsung, OPD terkait akan melakukan evaluasi dan perbaikan infrastruktur sehingga saat dibuka kembali, kondisi KCW jauh lebih baik dan tertata. Bersamaan itu, sejumlah ruas jalan yang selama ini ditutup mulai pukul <a href="tel:18002200">18.00 – 22.00</a> WIB akan dibuka kembali seperti biasanya.</p>



<p>“Jadi tidak benar penutupan ini dilakukan karena dianggap melanggar protokol kesehatan maupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Penutupan sementara ini murni dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat fokus menjalani ibadah di penghujung Ramadhan,” kata &nbsp;Benny.</p>



<p>Selang dua hari setelah penutupan, jelas Benny, OPD terkait akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan KCW selama ini. Kemudian, membahas sistem pembayaran, prasarana dan penempatan kembali tata letak dan mengevaluasi pedagang yang jenis dagangannya. Dengan evaluasi yang dilakukan ini, imbuhnya, pelaksanaan KCW setelah dibuka nanti akan lebih baik disertai dengan pengawasan ketat, terutama penerapan protokol kesehatan (prokes).</p>



<p>“Terkait PPKM dan prokes, para pedagang sudah sepakat untuk benar-benar menjalankannya. Apabila mereka melanggar instruksi, tentunya yang rugi mereka sendiri. Seminggu terakhir ini sudah terlihat, para pedagang sudah menutup sendiri usahanya setengah jam sebelum jam operasional tutup,” ungkapnya.</p>



<p>Selanjutnya, menyikapi banyaknya tudingan yang menyatakan KCW memicu terjadi kerumunan, Benny menepisnya. Berdasarkan evaluasi dan peninjauan langsung selama tiga malam mulai Jumat- Minggu kemarin, jelas Benny, banyaknya warga yang datang bukan untuk menikmati kuliner di KCW, justru mereka datang untuk menikmati suasana dan beberapa titik di Kesawan menjadi spot foto yang mereka anggap menarik.</p>



<p>“Kita sudah amati langsung, warga banyak yang datang. Tapi, angkringan banyak juga yang kosong. Inikan membuktikan jika kedatangan warga bukan hanya untuk menikmati KCW, tetapi menikmati suasana Kesawan yang dinilai cukup menarik pada malam hari,” jelasnya.</p>



<p>Meski demikian, tegas Benny, Pemko Medan akan lebih ketat untuk menerapkan prokes dan PPKM Mikro saat KCW dibuka kembali. Selain meningkatkan pemeriksaan suhu tubuh, bagi pengunjung di 10 pintu masuk KCW, ungkap Benny, juga diikuti dengan pengawasan yang lebih ketat dengan menurunkan petugas untuk terus mobile guna mengingatkan pedagang dan pengunjung agar tidak terjadi kerumunan.</p>



<p>Selanjutnya, guna mendukung penataan kawasan Kota Lama Kesawan, Benny mengatakan, Pemko Medan saat ini tengah melakukan diseminasi Perwal dan SK Wali Kota tentang Badan Pengelola Kawasan Wisata Kota Lama Kesawan (BPKWKLK) yang diharapkan dapat mengelola kawasa Kesawan menjadi lebih baik lagi.</p>



<p>“ Mengingat bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi, Pemko Medan mengajak masyarakat untuk dapat lebih meningkatkan ibadah setelah Nuzulul Qu’an dan mengisi malam terakhir Ramadhan dengan berbagai ibadah sunnah lainnya,” harapnya.</p>



<p>Langkah Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM menutup sementara KCW mendapat dukungan penuh Ketua MUI Kota Medan Dr H Hasan Matsum MAg. Sebab, niat penutupan sementara itu dilakukan untuk memberi kesempatan kepada masyarakat agar fokus mengisi akhir bulan Ramadhan dengan berbagai kegiatan ibadah.</p>



<p>&nbsp;“Niat Bapak Wali Kota menutup sementara KCW sangat baik karena bertujuan untuk memuliakan Ramadhan, terutama di penghujungnya. Sebab, Rasulullah menyarankan kita memperbanyak melakukan ibadah sunnah,terutama i’tikaf.&nbsp; Jadi kita sangat mengapresiasi keputusan Bapak Wali Kota ini,” kata Hasan.</p>



<p>Kemudian, Hasan berharap agar penutupan sementara ini tidak melemahkan keinginan Bobby Nasution untuk memulihkan perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sebab, Hasan mengetahui niat Bobby Nasution menghadirkan KCW sebagai upaya untuk menstimulus perekonomian di Kota Medan terutama pelaku UMKM.</p>



<p>Di samping itu Hasan pun mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Bobby Nasution dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Terbukti, Medan yang selama ini berada di zona merah, kini telah berubah menjadi orange. Diharapkannya, upaya tersebut terus ditingkatkan sehingga pandemic Covid-19 berakhir. (Adl)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/sambut-idul-fitri-1442-h-kesawan-city-walk-ditutup-sementara/">Sambut Idul Fitri 1442 H, Kesawan City Walk Ditutup Sementara</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KCW Terus Dibenahi Demi Percepat Kebangkitan Ekonomi Kota Medan</title>
		<link>https://sln70-news.com/kcw-terus-dibenahi-demi-percepat-kebangkitan-ekonomi-kota-medan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Apr 2021 13:01:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Delapan kepala daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Gubsu]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Rapat Evaluasi PPKM Mikro]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4718</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku terus melakukan evaluasi di kawasan Kesawan City Walk (KCW). Kesawan menurut Bobby adalah kawasan khusus yang <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/kcw-terus-dibenahi-demi-percepat-kebangkitan-ekonomi-kota-medan/" title="KCW Terus Dibenahi Demi Percepat Kebangkitan Ekonomi Kota Medan" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-terus-dibenahi-demi-percepat-kebangkitan-ekonomi-kota-medan/">KCW Terus Dibenahi Demi Percepat Kebangkitan Ekonomi Kota Medan</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, <a href="http://sln70-news.com">sln70-news.com</a> &#8211; Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku terus melakukan evaluasi di kawasan Kesawan City Walk (KCW).</p>



<p>Kesawan menurut Bobby adalah kawasan khusus yang memang ditargetkan menjadi perputaran perekonomian di Kota Medan.</p>



<p>Karena sifatnya kawasan khusus, maka KCW tentunya punya keistimewaan. Di antaranya jam operasional yang sedikit lebih &nbsp;dari batas PPKM Mikro.</p>



<p>Menariknya, meski begitu Bobby Nasution tetap akan mengikuti jam operasional selama PPKM diperpanjang hingga 3 Mei 2021 ke depan.</p>



<p>Diketahui PPKM mewajibkan seluruh kegiatan masyarakat harus sudah berakhir pukul 22.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Seluruh lingkungan di 21 Kecamatan sudah ikuti PPKM,&#8221; kata Bobby kepada wartawan yang mewancarainya usai Rapat Evaluasi PPKM Mikro bersama Gubsu dan delapan kepala daerah di Sumut Rabu (21/4/2021).</p>



<p>Terkhusus KCW Bobby jelaskan memberlakukan kebijakan khusus, yakni sebagai sentra perputaran ekonomi masyarakat. Diketahui pasca pandemi perekonomian terpuruk.</p>



<p>Bahkan secara keseluruhan di Sumut ekonomi sampai minus 1.07 persen. Bahkan Gubsu Edy Rahmayadi sampai menyebut Sumut alami deplasi.</p>



<p>&#8220;Sumut punya kebijakan menambah jam pembatasan PPKM jadi jam 22.00 WIB, nah KCW begitu juga kita buat pengecualian juga menambah sedikit yang dibuat Pak Gubernur. KCW diharapkan kembali menggeliatkan perekonomian di Medan. Dan tentu saja dengan Prokes yang ketat,&#8221; papar Bobby.</p>



<p>Saat ini ada 120 pelaku UMKM yang berjualan di KCW. Salah satu pembenahan yang akan dilakukan adalah dengan menambah jarak pedagang menjadi 10 meter. Bahkan Jalan Ahmad Yani yang tadinya tak ada pedagang kini diisi pedagang agar ruang lebih luas hingga pengunjung bisa menjaga jarak.</p>



<p>Soal jam operasional, KCW akan buka mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Namun pada akhir pekan diberi kelonggaran hingga pukul 24.00 WIB.</p>



<p>&#8220;Tapi di Kesawan itu ketat prokes ya. Tim kita banyak disana dari Dinas Kesehatan, Dishub, Satpol PP dan Dinas Pariwisata. Pedagang juga sudah divaksin semua. Dan tim di sana senantiasa bergerak kita lengkapi dengan sepeda, skuter hingga Boogie Car untuk mengingatkan pengunjung dengan pengeras suara agar tak berkerumun,&#8221; beber Bobby.</p>



<p>Gubsu Edy sendiri mengapreasiasi langkah kepala daerah yang berusaha membangkitkan perekonomian di wilayahnya.</p>



<p>&#8220;Saya paham kesusahan saudara sekalian saat ini mengurus masyarakat, memikirkan perekonomian. Namun pesan saya tetaplah kita semua patuhi Prokes dengan ketat hingga Covid-19 cepat pergi dari negara kita,&#8221; kata Edy.</p>



<p>Saat ini Kota Medan sudah memasuki zona orange Covid-19 atau zona dengan risiko sedang.</p>



<p>&#8220;Jadi isu Medan zona merah itu tak benar. Tadi kita lihat sendiri pemaparan dari Satgas Covid kan, bukan kami yang buat. Jadi isu yang bilang gara-gara Kesawan Medan jadi zona merah itu tak benar,&#8221; timpal Bobby mengakhiri. (Wiku)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/kcw-terus-dibenahi-demi-percepat-kebangkitan-ekonomi-kota-medan/">KCW Terus Dibenahi Demi Percepat Kebangkitan Ekonomi Kota Medan</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional</title>
		<link>https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2021 13:43:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[MEDAN]]></category>
		<category><![CDATA[Bobby Nasution]]></category>
		<category><![CDATA[KCW]]></category>
		<category><![CDATA[Kesawan City Walk]]></category>
		<category><![CDATA[Patuhi Jam Operasional]]></category>
		<category><![CDATA[Terapkan Prokes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sln70-news.com/?p=4681</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Sejak awal  Kesawan City Walk (KCW) dilaunching, Pemko Medan melalui OPD terkait telah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi pedagang maupun <a class="read-more" href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/" title="Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional" itemprop="url">[... Baca Selengkapnya ...]</a></p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/">Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>MEDAN, sln70-news.com &#8211; Sejak awal  Kesawan City Walk (KCW) dilaunching, Pemko Medan melalui OPD terkait telah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) bagi pedagang maupun pengunjung sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. </p>



<p>Di samping itu, petugas Dinas Pariwisata Kota Medan, Satpol PP serta jajaran kelurahan setempat secara rutin berpatroli untuk memastikan baik pedagang maupun pengunjung telah melaksanakan prokes dengan baik.</p>



<p>“Seluruh pedagang dan pengunjung senantiasa kita ingatkan untuk melaksanakan prokes dengan baik, terutama selalu menggunakan masker dan menjaga jarak,” kata Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan sekaligus person in charge (PIC) KCW Benny Iskandar, Selasa (20/4).</p>



<p>Selanjutnya dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, jelas Benny, 10 wastafel disediakan di sejumlah titik bagi pengunjung guna memudahkan mencuci tangan sebelum makan maupun sesudah makan. Dengan demikian, tangan para pengunjung senantiasa higienis sehingga tidak menjadi media penyebaran virus corona.</p>



<p>Dalam rangka mendukung pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Benny mengatakan, 15 menit sebelum pukul 22.00 WIB, petugas telah mengumumkan berulang kali mengingatkan kepada pedagang maupun pengunjung bahwa sebentar lagi jam operasional KCW berakhir. Hal itu dilakukan agar pengunjung cepat menyelesaikan makanan dan minuman setelah itu melakukan transaksi pembayaran, sedangkan pedagang dapat bersiap-siap untuk mengemasi dagangannya.</p>



<p>Terjadinya kerumunan, Sabtu (17/4) malam, Benny menduga karena bertepatan malam Minggu pertama di bulan puasa, sehingga antusiasme pengunjung yang datang lebih banyak dari biasanya dan lebih lama meningalkan lokasi KCW.</p>



<p>“Kalau mulai tadi malam (19/4) pedagang dan pengunjung pukul 22.00 WIB sudah membubarkan diri. Kita pun memberi kesempatan setengah jam kepada pedagang untuk mengemasi barang dagangannya. Setelah itu, lokasi KCW harus bersih kembali,” jelasnya.</p>



<p>Sejauh ini Benny mengaku, belum ada sanksi yang dijatuhkan terhadap pedagang maupun pengunjung karena tidak ditemukan pelanggaran secara massif. Terkait penggunaan masker, terang Benny, terkadang pengunjung harus membuka karena untuk makan maupun minum.</p>



<p>Sebagai upaya memaksimalkan PPKM, kata Benny, akan dilakukan sejumlah perubahan agar hasilnya lebih efektif dan maksimal. Salah satunya, para pedagang telah diingatkan untuk menjaga jarak dari stand satu ke stand lainnya. Dikatakannya, selama ini jarak antar stand sekitar 6 meter, tapi kita ubah menjadi 10 meter.</p>



<p>“Tadi malam sudah kami sosialisasikan kepada pedagang untuk menjaga jarak. Insya Allah hari ini dilaksanakan sehingga jarak satu stand ke stand lainnya menjadi 10 meter. Dengan penambahan jarak ini, otomatis ruas jalan yang digunakan juga akan bertambah. Selama ini limpahan pedagang ke Jalan Masjid, Perdana dan Jalan Ahmad Yani,” paparnya.</p>



<p>Langkah ini, imbuh Benny, diikuti dengan menempatkan petugas Satgas Covid-19 untuk menjaga 10 pintu masuk KCW yang dilengkapi dengan thermogun untuk mengecek suhu tubuh setiap pegunjung yang datang. Adapun 10 pintu masuk KCW di antaranya yakni simpang Palang Merah, Balai Kota, GwangZhou, Kumango, Ahmad Yani I, II, III dan IV.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM saat melaunching KCW telah mengingatkan agar seluruh pedagang dan pengunjung harus melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.</p>



<p>“Saya minta protokol kesehatan diterapkan dengan ketat di KCW, termasuk penerapan jam operasional harus sesuai dengan PPKM. Untuk itu, saya minta kepada OPD terkait agar mengawasi dengan ketat sehingga protokol kesehatan dan penerapan jam operasiona dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” tegas Bobby Nasution.</p>



<p>Di tempat terpisah, Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis saat dihubungi, &nbsp;Selasa (20/4), mengungkapkan bahwa apabila KCW telah mengikuti sesuai pedoman dan aturan PPKM mikro seperti yang diinstruksikan oleh Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumut &nbsp;dan Wali Kota tidak ada masalah.</p>



<p>“Besok kami akan ada rapat dan mengundang 8 kabupaten/kota pelaksana PPKM mikro, termasuk Kota Medan. Untuk melakukan pengamatan di lapangan, sejauh ini belum kita lakukan. Itu kan masih berkembang di media sosial. Makanya kita mengundang rapat dan minta dijelaskan apa yang kira-kira dilaksanakan di lapangan serta bagaimana penerapan protokol kesehatan,” kata Arsyad. (Wiku)</p>
<p>The post <a href="https://sln70-news.com/bobby-nasution-ingatkan-kcw-terapkan-prokes-patuhi-jam-operasional/">Bobby Nasution Ingatkan KCW Terapkan Prokes &#038; Patuhi Jam Operasional</a> appeared first on <a href="https://sln70-news.com">SLN70-News</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
