Sound Club & KTV Dirazia Polisi, 6 Orang Positif Narkoba

MEDAN, sln70-news.com – Peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM)masih marak. Buktinya, urine enam pengunjung di Sound Club & KTV Jalan Nibung Raya, No.38, itu positif mengandung zat adiktif.

Temuan tersebut merupakan hasil kerja operasi gabungan Polda Sumut pada, Sabtu (06/01/2024) dini hari, untuk mecegah maraknya peredaran narkoba jenis ekstasi/ineks di THM.

Puluhan personel gabungan diterjunkan dalam operasi itu. Mereka memeriksa pengunjung di setiap ruangan KTV. Hasilnya, petugas mengamankan 6 pengunjung Sound Club & KTV karena diduga positif narkoba berdasarkan tes urine.

Pintu utama THM itu memang hanya terbuka sebagian, namun ketika petugas merangsek masuk, didapati 5 pengunjung pria dan 1 wanita tengah asik menikmati dentuman suara musik yang dimainkan DJ.

BACA JUGA:  Tak Mengenakan Masker, 10 KTP Warga Ditahan Petugas

Seketika musik terhenti, ruangan yang semula remang menjadi terang, sehingga terlihat jelas isi ruangan. Selanjutnya ke- enam pengunjung itu digiring petugas karena diduga dinyatakan positif narkoba berdasarkan tes urine.

Mereka kemudian dibawa ke Polda Sumut untuk diperiksa lebih lanjut. “Ada 6 orang diamankan karena positif narkoba, 5 pria dan satu wanita yang merupakan Warga Aceh. Polisi juga ada mengamankan beberapa beberapa butir inek,” ucap sumber yang minta identitasnya dirahasiakan kepada sln70-news.com.

BACA JUGA:  Tim Satgas Covid-19 Pemko Medan Tertibkan Pedagang Angkringan Seputaran Kesawan

Berdasarkan informasi yang diperoleh sln70-news.com, tak ada satu orang pun owner dan pihak management berada di lokasi. Disebut-sebut mereka sudah lari sebelum petugas datang.

“Namanya pun bos, bang. Da pada lari duluan. Kami-kami inilah yang menjadi tumbalnya,” ucap pria yang memiliki postur tubuh kecil itu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Yemi Mandagi, ketika dikonfirmasi, Senin (08/01/2023) membenarkan, bahwa pihaknya ada mengamankan 6 pengunjung di Sound Club & KTV. “Ia yg di temukan positif urinnya, kita obatin melaui rehabiltasi,” ucapnya. (Adl)