oleh

Plt Walikota Medan Positif Terinfeksi Covid-19

Dokumentasi Humas Pemko Medan (ist)

MEDAN, sln70-news.com – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi  dinyatakan  positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kepastian ini diperoleh setelah hasil Swab PCR yang dilakukan keluar dan menyatakan  Akhyar  positif.  Kini, ayah dua anak tersebut menjalani perawatan khusus di salah satu rumah sakit di Kota Medan.

“Senin (3/8), Bapak Plt Wali Kota melakukan pemeriksaan Swab PCR setelah merasa ada keluhan demam. Selasa (4/8), hasil pemeriksaan keluar dan hasilnya positif. Saat ini beliau menjalani perawatan khusus,” kata Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi ketika menggelar jumpa pers di Posko Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan Jalan Rotan Medan, Rabu (5/8).

Meski positif terpapar Covid-19, jelas Edwin, kondisi  Akhyar saat ini dalam keadaan umum stabil dan terkendali. “Alhamdulillah, kondisi beliau saat dalam keadaan umum stabil baik itu meliputi temptatur, darah serta pernafasan. Tim medis akan terus melakukan pemeriksaan dan perawatan khusus sehingga kondisi kesehatan beliau pulih kembali,” harapnya.

Edwin selanjutnya mengungkapkan, Akhyar positif terinfeksi Covid-19 bisa dimaklumi. Sebab, mobilitasnya dalam melaksanakan tugas sebagai orang nomor satu di Pemko Medan sangat tinggi. Kondisi itulah kata Edwin, menyebabkan tingkat resiko penularan Covid-19 terhadap Akhyar sangat besar sekali.

“Jadi ini yang menjadi perhatian bagi kita dalam menyikapi pandemic Covid-19. Kita harus menjaga resiko penularan Covid-19  dengan melaksanakan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, terutama penggunaan masker. Mulai saat ini pakailah masker dalam setiap kegiatan yang dilakukan,” pesannya.

Dihadapan puluhan wartawan yang mengikuti jumpa pers, Edwin kemudian menerangkan, pasca Plt Wali Kota dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, langsung dilakukan pemeriksaan Swab PCR terhadap istri dan anaknya.

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menyatakan istri dan anak beliau negatif,” jelasnya.

Selain isttri dan anak Plt Wali Kota, Edwin mengatakan, segera dilakukan contact tracing terhadap orang-orang yang selama ini melakukan kontak erat dan waktu yang cukup lama dengan Akhyar guna memutus mata ranrtai penyebaran Covid-19. Dikatakannya, contact tracing yang dilakukan dengan melakukan Swab PCR langsung.

Di kesempatan tersebut Edwin juga mengungkapkan ada beberapa orang pimpinan OPD yang positif Covid-19, ada yang masih menjalani perawatan serta sudah menjalani perawatan dan isolasi selama 14 hari.

Terkait itu, jelas Edwin, juga akan dilakukan dilakukan contact tracing terhadap orang-orang terdekat dengan pimpina  OPD yang positif terinfeksi Covid-19 tersebut.

Meski pun Akhyar telah positif Covid-19, Edwin menegaskan,tidak akan dilakukan penutupan terhadap Balai Kota Medan. Sebab, Akhyar selama ini banyak melakukan aktifitas di luar Kantor Wali kota. Kemungkinan hanya dilakukan penutupan di ruang kerjanya untuk dilakukan penyemprotan disinfektan. (adl)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed