oleh

Menghapus Pandangan Negatif Pemuda terhadap Politik

Demokrasi  merupakan sebuah system politik yang diakui paling rasional dan realistik dalam mewujudkan suatu tatanan sosial ,ekonomi dan politik yang adil dan manusiawi. Namun kita sadari saat ini kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap politik sangatlah rendah, bahkan banyak sekali masyarakat berpandangan bahwa politik itu kejam dan kotor pada akhirnya masyarakat bersikap apatis terhadap politik.

Hal ini tentu saja sangat berbahaya bagi demokrasi dalam sebuah negara, Karena pada dasarnya memang hal inilah yang diinginkan oleh para pemburu kekuasaan dan pengkhianat bangsa, mereka sengaja membuat stigma negative terhadap dunia politik agar masyarakat merasa enggan untuk ikut berpartisipasi dalam dunia politik sehingga mereka mampu menguasai dunia politik, yang pada akhirnya mereka bisa dengan leluasa memperoleh kekuasaan dan kemudiaan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi maupun kelompok kelompok tertentu.

Pada hakikatnya Politik merupakan suatu rangkaian usaha bagi masyarakat untuk mencapai tujuan bersama, dalam rangka menciptakan tatanan kehidupan yang aman,damai,sejahtera dan bermartabat,namun tidak dapat dipungkiri bahwa selalu ada golongan yang menjadikan politik sebagai alat untuk memperoleh kekuasaan , kekayaan, dan keuntungan untuk diri sendiri dengan mengorbankan hak masyarakat luas.

Dari pemahaman diatas maka dapat dikatakan bahwa politik merupakan jalan untuk mencapai kesejahteraan bersama dan merupakan hal yang baik ,jadi pada dasarnya yang kejam dan kotor bukanlah politik melainkan oknum oknum politik yang terkadang tidak mempunyai etika dan integritas dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, bahkan tidak jarang kita dipertontonkan pada media sosial, cetak dan elektronik, perilaku perilaku yang tidak semestinya oleh para oknum elit politik, sehingga dalam masyarakat timbullah ketidakpercayaan publik terhadap politik.

Begitupun dengan partai politik yang pada dasarnya merupakan sokoguru dari demokrasi, dimana fungsinya sebagai wadah perjuangan ideology, pendidikan politik,sarana untuk memperoleh,menjalankan dan mempertahankan kekuasaan, kaderisasi politik serta sebagai perantara komunikasi politik antara masyarakat dan pemerintah, namun saat ini  jarang sekali partai yang benar benar menjalankan fungsi fungsi nya dengan baik bahkan keadaan partai politik saat ini cenderung hanya sebagai sarana untuk memperoleh dan memperebutkan kekuasaan. Hal ini diperparah dengan budaya oligarki yang tumbuh dan berkembang dalam tubuh partai politik yaitu kecenderungan untuk memperjuangkan kepentingan pengurus partai diatas kepentingan masyarakat.

Kenyataan yang terjadi saat ini adalah kaderisasi politik tidak berjalan dengan baik dan jarang sekali menggunakan system rekruitmen dan kaderisasi yang matang, akibatnya rekruitmen politik di lakukan atas dasar pemilikan uang, dinasti, dan popularitas. Selain itu rakyat tidak diajari menjadi partisipan politik sukarela melainkan dimobilisasi dengan cara cara yang bertentangan dengan prinsip prinsip demokrasi salah satu diantaranya adalah dengan politik uang.

Tidak bisa di pungkiri bahwa saat ini banyak partai politik yang hanya sekedar menjadi kendaraan bagi sekelompok elit yang ingin berkuasa, dengan tujuan untuk memaksakan kebijakan kebijakan publik yang menguntungkan diri pribadi atau golongan golongan tertentu, selain itu masih banyak partai partai yang anggarannya sebagian besar berasal dari iuran anggotanya yang ada di parlemen,sehingga kita bisa melihat kenyataan saat ini bahwa banyak diantara politikus. baik yang ada dilembaga eksekutif maupun legislativ menjadi pelaku korupsi.

Dalam dunia politik ,korupsi terjadi ketika pejabat publik menggunakan kekuasaan dan wewenang yang diberikan kepadanya untuk menjarah kekayaan negara ataupun membuat kebijakan kebijakan yang merugikan negara serta masyarakat demi kepentingan pribadinya atau kelompok tertentu seperti pengusaha.dalam hal ini seringkali kita mendapati kasus dimana pelaku bisnis melakukan praktek suap untuk mempengaruhi pembentukan regulasi undang undang atau pun kebijakan kebijakan publik yang dapat menguntungkan mereka.

Buruknya citra politik saat ini dimata masyarakat berdampak juga pada pandangan dan pemikiran generasi muda tentang politik, karena stigma yang berkembang bahwa politik itu kejam,kotor,manipulative dan curang telah merasuk dalam pemahaman masyarakat maka tidak heran jika kita lihat dalam kehidupan sehari hari bahwa anak anak muda merasa enggan bahkan terkadang bersikap membenci politik, bahkan tidak jarang dalam kelompok ataupun organisasi kepemudaan melarang hal hal yang berkenaan dengan politik, hal ini bisa kita lihat pada pemilu 2014 ada beberapa organisasi organisasi kepemudaan tertentu yang bahkan menyerukan boikot pemilu.

Bahkan di lingkungan mahasiswa sendiri kita bisa menyaksikan sikap anti politik tersebut, jarang sekali kita melihat mahasiswa mau terlibat dalam sebuah partai politik. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi kehidupan demokrasi dalam sebuah negara karena walau bagaimanapun politik adalah instrument penting dalam sebuah negara demokrasi dan jika para generasi muda terjebak dalam pandangan sesat tentang politik maka pada akhirnya akan berujung pada kematian demokrasi itu sendiri.

Pandangan negative pemuda terhadap politik bisa dibuktikan dalam partisipasi mereka dalam dunia politik, saat ini di parlemen tercatat bahwa proporsi anggota DPR dibawah usia 30 tahun  hanya sekitar 2,9 %, dibawah usia 40 tahun sekitar 17,9% sedangkan usia di bawah 45 tahun sekitar 37,7% .berdasarkan persentase ini kita dapat melihat bahwa partisipasi pemuda dalam politik masih sangat rendah, padahal peran pemuda dalam politik sangat di perlukan demi melahirkan pemimpin pemimpin yang berkompeten, cerdas, berpengalaman dan berintegritas.

Sesungguhnya jika kita melihat sejarah perjuangan bangsa, kepeloporan pemuda selalu muncul sebagai kekuatan penentu, seperti pada peristiwa sumpah pemuda yang merupakan sebuah pernyataan politik yang menyatukan bangsa Indonesia dan proklamasi kemerdekaan 17 agustus 1945 merupakan tindakan politik yang menciptakan hukum dan berfungsi sebagai bentuk pembuktian hukum serta kedaulatan bangsa, ke dua peristiwa itu adalah karya dari pemuda pemuda Indonesia yang memiliki semangat untuk kemajuan bangsa dan negara, maka dari itu pemuda tidak boleh bersikap apatis terhadap politik dan harus tampil sebagai penjaga demokrasi, karena pemuda merupakan kelompok intelektual yang berdasarkan usia dan perkembangannya memiliki idealisme dan semangat perubahan demi kepentingan bangsa dan negara, pemuda harus dapat tampil dan berkontribusi langsung dalam dunia perpolitikan serta memberikan pemikiran kritis terhadap kebijakan politik dalam rangka membuat pembaruan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.

Oleh karena itu pemuda harus bisa keluar dari pola pikir negative tentang politik, lalu mengembangkan isu isu positif tentang pentingnya politik didalam masayarakat, agar kita mampu untuk menghalau oknum oknum politik yang hanya memperjuangkan kepentingan pribadi untuk mendapat kekuasaan.

Selain pemuda, partisipasi perempuan dalam dunia politik juga sangat penting untuk dapat meningkatkan kesejahteraan perempuan dan kesetaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, perempuan harus bisa mengawal dan mempengaruhi kebijakan kebijakan politik agar bisa memberi perlindungan hak yang adil bagi kaum perempuan, karena sebuah bangsa tidak akan mampu menjadi bangsa yang bermartabat jika tidak bisa menjamin perlindungan hak bagi kaum perempuan, hak dan kepentingan kaum perempuan pada dasarnya hanya bisa di perjuangkan secara maksimal oleh kaum perempuan, Karena kaum pria terkadang suka lalai dan tidak mengetahui secara utuh kepentingan dari perempuan. saat ini partisipasi politik perempuan di Indonesia masih sangat rendah hal ini dapat dilihat bahwa jumlah keterwakilan perempuan dalam anggota DPR RI hanya 97 orang atau sekitar 17,32 persen dari keseluruhan anggota DPR RI.

Untuk mengubah pandangan anak anak muda terhadap stigma negative politik bukanlah hal yang mudah, dan diperlukan langkah langkah strategis dan evektif ,salah satu cara yang bisa digunakan adalah media sosial, karena di era globalisasi saat ini media sosial menjadi sebuah fenomena baru dalam berkomunikasi dan berinteraksi khususnya bagi para pemuda,seorang anak muda bisa menghabiskan waktu sekitar 8 jam perhari demi mengakses media media sosial, oleh karena itu media sosial bisa menjadi media yang efektiv dan evisien dalam rangka mensosialisasikan nilai nilai positif dan tujuan penting dari politik,.

Dimedia sosial biasanya para pemuda bisa lebih interaktif dan kritis, jadi akan lebih mudah untuk menyusun strategi dan isu isu yang tepat sasaran agar pemuda bisa memahami secara baik dan benar tentang dunia politik yang sesungguhnya.apabila pihak pihak terkait mampu untuk mengelola penggunaan media sosial sebagai sarana untuk memperbaiki pandangan masyarakat khususnya pemuda tentang politik, Maka kita akan melihat pemuda pemuda Indonesia berperan aktif dalam dunia politik demi kemajuan bangsa dan negara.

Sebagai penutup saya ingin menyampaikan dan menyimpulkan bahwa politik adalah sebuah seni ataupun cara untuk mencapai kesejahteraan bersama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara jadi kegiatan politik adalah satu hal yang mulia Karena sesungguhnya praktek korupsi,ketidak adilan dan kecurangan sangat bertentangan dengan prinsip prinsip dari politik, demokrasi tidak akan pernah berjalan dengan baik jika kitatidak membangun system politik yang baik dan benar, dan harus kita sadari bahwa saat ini ada pihak pihak tertentu yang secara sistematis ingin menjauhkan masyarakat khususnya generasi muda dari dunia politik dengan cara membangun isu isu negative tentang politik agar mereka dengan mudah bisa menguasai sumber daya negeri ini secara terus menerus.

Oleh karena itu sebagai generasi muda kita harus bangkit dan keluar dari pola pikir negative terhadap politik, jika kita ingin bangsa ini menjadi sejahtera maka kita sebagai anak anak muda harus berperan aktif dalam dunia politik serta bersikap kritis,cerdas dan berintegritas dalam mendorong system politik yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia agar mempersempit ruang para politikus jahat atau pengkhianat bangsa untuk mendapat kekuasaan. #LombaEsaiPolitik

Sumber:

https://www.qureta.com/post/menghapus-pandangan-negatif-pemuda-terhadap-politik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed