oleh

KKB yang Hadang-Tembaki TGPF Intan Jaya Diduga Kelompok Sabinus Waker

-NASIONAL-6 views
Foto: TGPF Intan Jaya (Saiman/detikcom)

JAYAPURA, sln70-news.com – Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan penyerangan dan penembakan terhadap rombongan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Intan Jaya dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang dipimpin Sabinus Waker. Sabinus merupakan adik Ayub Waker.

“Sabinus Waker sendiri merupakan adik dari Ayub Waker yang meninggal 2019 lalu,” kata Waterpauw, seperti dilansir Antara, Jumat (9/10/2020).

Waterpauw menuturkan, kelompok yang sebelumnya beroperasi di kawasan Tembagapura itu diketahui sejak akhir 2019 lalu sudah bergeser ke sekitar wilayah Kabupaten Intan Jaya. Waterpauw menyebut, kelompok yang memiliki senjata api 17 pucuk itu menamakan diri kelompok ‘kemabu’ dan beranggotakan 50 orang.

BACA JUGA:  Kemendagri Bakal Sanksi Daerah Tak Respons Permintaan Layanan Online

Meski ada serangan dari KKB, Waterpauw mengatakan belum berencana penambah personel untuk mengamankan investigasi yang dilakukan TGPF. Saat ini, pihaknya akan memaksimalkan personel yang ada lebih dulu.

“Kami maksimalkan personel yang ada karena fasilitas dan sarana yang ada di wilayah itu terbatas,” ujar Waterpauw.

Sebelumnya TGPF penembakan di Intan Jaya, Papua, ditembaki KKB. Rombongan dihadang dan ditembaki KKB usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Info sementara, benar terjadi penghadangan oleh KKB setelah laksanakan olah TKP di Hitadipa menuju Sugapa. Korban 1 militer dan 1 tim investigasi,” kata Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa kepada wartawan, Jumat (9/10).

BACA JUGA:  BPH Migas Akan Bekali PPNS Dengan Senjata Api

Penembakan terjadi di daerah Kampung Mamba Bawah, Distrik Hipadita, Intan Jaya, hari ini pukul 15.30 WIT. Saat itu TGPF sedang kembali dari Distrik Hitadipa menuju ke Sugapa.

Korban penembakan pertama adalah Satgas Apter Hitadipa, Sertu Faisal Akbar, yang mengalami luka tembak di pinggang dan dalam kondisi sadar. Satu korban lain ialah dosen UGM yang masuk ke dalam TGPF, Bambang Purwoko, yang saat ini juga dalam kondisi sadar. Bambang mengalami luka tembak di pergelangan kaki kiri dan pergelangan tangan kiri.

Kedua korban dirawat di RSUD Sugapa. Sementara rombongan TGPF sudah berada di lokasi yang aman.

sumber: news.detik.com