oleh

Kemenakerkraf Dorong Pelaku Pariwisata Kembalikan Kepercayaan Wisatawan

-TRAVEL-1 views
Kemenparekraf Berharap Sektor Wisata Kembali Dipercaya Pasca Pandemi Virus Corona. (ist)

JAKARTA, sln70-news.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para pelaku pariwisata tanah air untuk terus mengembalikan kepercayaan wisatawan pasca pandemi Covid-19.

Sebab, mengembalikan kepercayaan wisatawan dianggap sebagai kunci sukses dalam upaya pemulihan sektor pariwisata di tanah air.
“Indonesia mengalami lack of trust of destination dari wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, sehingga kita harus berupaya bersama meningkatkan kepercayaan terhadap wisatawan,” kata Nia Niscaya, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf.

Nia Niscaya saat berbicara dalam bincang bisnis daring ASITA bertajuk “Sinergi ASITA dan Pemerintah Menyikapi Kebijakan New Normal Pariwisata Indonesia” mengatakan, penurunan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi akibat COVID-19 sebenarnya terjadi di seluruh negara di dunia.

BACA JUGA:  Pelaku Curanmor di Kos-kosan Jl STM Diringkus Korbannya

Di Indonesia, seiring dengan penanganan Covid-19 oleh pemerintah, sentimen dari sejumlah negara terhadap pasar Indonesia sudah mengalami pertumbuhan positif dari yang sebelumnya berada di zona merah atau di bawah 0 persen.

“Meski pada periode 9 hingga 16 Juni 2020 berdasarkan Sprinklr Analytic (social listening tools) sentimen sejumlah negara mulai terjadi peningkatan, tapi ini jangan lantas membuat kita cukup puas. Secara umum persepsi mereka masih sekitar 50 persen,” tambahnya.

BACA JUGA:  Polrestabes Dorong Pemko Medan Perbanyak CCTV

Dalam diskusi tersebut turut menghadirkan Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kosmas Harefa, Duta Besar LBPP RI untuk Singapura, Ngurah Swajaya, serta Duta Besar LBPP Indonesia untuk Laos, Pratito Soeharyo.

“Inilah pokok persoalan kalau bicara wisatawan. Kesuksesan Indonesia dalam penanganan Covid-19 ini bisa menjadi salah satu penilaian dalam pembentukan nation branding. Karena itu perlu sinergi dari ASITA juga perwakilan di negara-negara pasar untuk bagaimana meningkatkan kepercayaan wisatawan,” pungkas Nia.

sumber: poskota.coi.id