Ada Prostitusi Berkedok Layanan Pijat di Vampire Refleksiology Spa

MEDAN, sln70-news.com – Praktik prostitusi berkedok panti pijat di Vampire Refleksiology Spa, diduga menawarkan servis plus-plus untuk pria.

Salah satu tempat kusuk organ vital di Kota Medan itu ada di Jl Brigjen Katamso No.58T, Kel Aur, Kec Medan Kota, persisnya di belakang Bank BCA.

Tempat prostitusi terselubung ini menawarkan beragam paket dan buka setiap hari, mulai pukul 10.00 sampai 21.00 WIB.

Adapun harga yang ditawarkan kepada pengunjung, mulai harga normal dengan standar room Rp125 ribu, dengan layanan massage dan Vitalitas Massage (VM).

Sedangkan untuk VIP room Rp150 ribu dan suite room Rp200 ribu, dengan waktu yang diberikan selama 90 menit.

“Ada banyak pilihan paket. Dari paket biasa sampai paket komplet,”ujar sumber sln70-news.com, Jumat (29/12/2023)

BACA JUGA:  Enam Polisi Penganiaya Saksi Pembunuhan Ditahan Propam Poldasu

Dikatakannya, paket komplet menjadi yang paling mahal. Pengguna jasa esek-esek di tempat sana harus merogoh kocek sebesar Rp700 ribu, untuk paket dengan layanan lengkap itu.

“Terapist disana menawarkan praktik prostitusi. Jadi kita bisa langsung wikwik dengan terapistnya. Istilahnya paket full service,” ucap pria berbadan gempal itu.

Para pelanggan yang didominasi pria, diminta untuk menanggalkan semua pakaiannya tanpa terkecuali, setelah masuk ke dalam bilik atau kamar.

Mereka lalu dipijat oleh terapis perempuan yang dipilih. Belum genap satu jam, si terapis kemudian menawarkan jasa di luar standar dengan harga yang bervariasi.

BACA JUGA:  Jabatan Kasi Perencanaan Jaringan Pemanfaatan Air, Eko Pramasto Wardi Diduga Menyalahi Tupoksi

Lalu terapist meminta uang sebesar Rp500 ribu untuk bisa melakukan hubungan seksual, layaknya suami istri satu kali. “Modusnya sama, dengan embel-embel SOP dan di luar SOP,” jelasnya.

Dari harga standar yang diberikan oleh manajemen, dijelaskannya, si terapis hanya mendapatkan 30 persen saja.

“Ini di luar SOP. Nanti uangnya buat kami sendiri, tapi sebagian kita kasih ke manajemen,” sambungnya menirukan perkataan si terapis.

Peran Dinas Pariwisata Kota Medan sebagai leading sector pengawasan di Vampire Refleksiology Spa dipertanyakan.

Adry Ginting selaku Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata mengatakan, pihaknya akan segera membentuk tim. “Nanti kita Tim kan,” katanya. (Fajar)